<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-4867951779813451239</id><updated>2011-11-04T22:13:31.080-07:00</updated><category term='profesi'/><category term='pahlawan'/><category term='keakhwatan'/><category term='wanita'/><category term='buku'/><category term='momentum'/><category term='fiqh'/><category term='muslimah'/><category term='entrepreneur'/><category term='Ramadhan'/><category term='food'/><category term='kesehatan'/><category term='tips'/><category term='surat cinta'/><category term='cantik'/><category term='peran'/><category term='hadist'/><category term='teladan'/><category term='prestasi'/><category term='event'/><category term='keluarga'/><category term='ITB'/><category term='manfaat'/><category term='kartini'/><title type='text'>Girlsvaganza</title><subtitle type='html'>belajar menjadi muslimah sejati</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://annisaagamais.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4867951779813451239/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://annisaagamais.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Girlsvaganza</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12767896418878963158</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VBnHk8jfpH4/SK7FPWvBzYI/AAAAAAAAAAc/64dFbStiR44/S220/salman.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>32</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4867951779813451239.post-3377931936801837679</id><published>2010-12-25T12:28:00.000-08:00</published><updated>2010-12-25T13:01:34.207-08:00</updated><title type='text'>Waktu</title><content type='html'>Assalaamu'alaikum wr.wb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Annisaa2 tersayang, Alhamdulillah kita sudah memasuki tahun yang baru, yaitu 1432 H. Hari ini bertepatan dengan tanggal 20 Muharram 1432 H. Mari bersyukur karena masih diberikan kesempatan oleh Allah Swt. untuk hidup dan (insyaAllah) memberikan manfaat untuk orang-orang dan lingkungan di sekitar kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai generasi muda, terkadang kita mempunyai emosi yang masih naik-turun. Sering kita dengar seseorang, atau bahkan teman kita sendiri, berkeluh kesah mengenai waktu (masa). Misalnya saja "Wah gara2 hari ini hujan aku tidak jadi pergi.." atau "Yaah hujan" atau bahkan "Saya benci hari ini karena blablabla... ". Mungkin kedengarannya sepele dan hanyalah keluh kesah biasa, sampai-sampai kita tidak pernah ambil pusing tentang hal tersebut.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Tetapi, tahukah annisaa, bahwa:&lt;br /&gt;Diriwayatkan dari Abu Hurairah Radiyallahu anhu dari Rasulullah Shalallahu alaihi wassalam bahwa beliau bersabda: &lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;“Allah azza wa jalla berfirman, ‘Ibnu Adam telah  menyakiti-Ku! Mereka berkata, ‘Duhai sialnya masa!’ Janganlah  mengatakan: ‘Duhai sialnya masa,’ sebab Aku-lah Pencipta masa, Aku-lah  yang membolak-balikkan siang dan malam. Sekiranya Aku berkehendak,  niscaya Aku akan menggenggam keduanya (yakni menahan siang dan malam)!’” &lt;strong&gt;HR Bukhari&lt;/strong&gt; [4826,7491] dan &lt;strong&gt;Muslim&lt;/strong&gt; [2246][3]&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt; &lt;p&gt;Dalam riwayat lain disebutkan, “Mereka memaki masa.” Diriwayatkan dari jalur lain dengan lafazh:&lt;/p&gt; &lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;“Janganlah kalian memaki masa, karena Aku-lah Pencipta  masa. Siang dan malam adalah milik-Ku dan Aku-lah yang membolak-balikkan  keduanya. Dan Aku-lah yang mengangkat dan menurunkan raja-raja.” &lt;strong&gt;Shahih, HR Ahmad&lt;/strong&gt; [2/496]&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt; &lt;p&gt;Dari jalur lain, hadits ini diriwayatkan dengan lafazh: “Janganlah kalian mencaci masa, karena Allah-lah yang menciptakan masa.” (&lt;strong&gt;HR Muslim&lt;/strong&gt; [2246])  Dari jalur lainnya, hadits ini diriwayatkan dengan lafazh,&lt;/p&gt; &lt;blockquote&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;“Allah azza wa jalla berfirman, ‘Anak Adam mencela-Ku, ia  berkata, ‘Duhai sialnya masa!’ Padahal Aku-lah Pencipta masa, Aku-lah  Pencipta masa.” (&lt;strong&gt;Hasan, HR Ibnu Abi Ashim&lt;/strong&gt; dalam As-Sunnah [598])&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Dari penjelasan-penjelasan tersebut, tentu kita tidak ingin menghina ciptaan Allah Swt. dengan mengeluh atau bahkan mencaci waktu. Kita mengeluh, seakan-akan waktulah penyebab manfaat dan mudharat yang kita rasakan. Padahal hanya Allah-lah yang berkuasa atas waktu, dan menghina atau mencaci waktu berarti mencaci Penciptanya. naudzubillahi min dzalik...&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Jadi, ketimbang mencela waktu dan mendapat dosa, lebih baik kita hargai waktu dengan melakukan hal-hal yang berguna. Juga, sudah seharusnya kita memberitahu teman-teman kita yang terbiasa melakukan hal tersebut untuk berhenti. Memang benar sekarang adalah waktunya untuk mempunyai kebebasan berbicara. Ketapi ketika kebebasan itu malah jadi kebablasan, tentu saja bukan itu yang diharapkan.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt; Jika kita mendapat musibah, itu bukanlah salah waktu. Tetapi yang utama adalah, kita harusnya berusaha untuk menarik hikmah dari musibah yang terjadi,  makin mendekatkan diri pada  Allah Swt. , dan bersikap lebih bijak dalam menjalani hidup.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Waktu kita di dunia ini hanya sebentar. Sayang sekali kan, jika disia-siakan untuk berbuat dosa?&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Semoga hidup kita makin bermanfaat.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Mari tingkatkan semangat di tahun yang baru ini!&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;insyaAllah.. muslimah pasti bisa! :)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;wassalaam.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;A-team.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;sumber inspirasi: &lt;a href="http://jilbab.or.id/archives/615-larangan-mencaci-masa/"&gt;disini&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;bonus:&lt;a href="http://al-habib.info/islamic-calendar/islamic-calendar-ummulqura-2010.pdf"&gt; kalender Islam 1432 H dan masehi. &lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4867951779813451239-3377931936801837679?l=annisaagamais.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://annisaagamais.blogspot.com/feeds/3377931936801837679/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4867951779813451239&amp;postID=3377931936801837679' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4867951779813451239/posts/default/3377931936801837679'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4867951779813451239/posts/default/3377931936801837679'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://annisaagamais.blogspot.com/2010/12/waktu.html' title='Waktu'/><author><name>Girlsvaganza</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12767896418878963158</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VBnHk8jfpH4/SK7FPWvBzYI/AAAAAAAAAAc/64dFbStiR44/S220/salman.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4867951779813451239.post-5091073382784746713</id><published>2010-09-10T08:05:00.000-07:00</published><updated>2010-09-10T08:19:42.157-07:00</updated><title type='text'>idul fitri 1431 H</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(51, 0, 51);font-family:georgia;font-size:100%;"  &gt;Assalaamu'alaikum..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia; color: rgb(51, 0, 51);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Rasulullah SAW bersabda:&lt;br /&gt;&lt;em&gt;“Semua manusia (anak Adam) itu melakukan  kesalahan,dan sebaik-baik orang yang melakuan kesalahan itu adalah  orang-orang yang suka bertobat (minta maaf)” &lt;/em&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="font-size:100%;"&gt;(HR Tirmidzi)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 0, 51);font-family:georgia;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;Seperti yang disebutkan dalam hadist tersebut, kita pun sebagai manusia tak terkecuali, merupakan tempatnya salah dan dosa. Oleh karena itu, momentum idul fitri merupakan saat yang paling tepat untuk saling memaafkan. selain itu, momentum ini juga dapat dimanfaatkan untuk menjalin kembali tali silaturahim yang telah lama terlupakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk itu, kami A-team, mengucapkan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;blockquote style="color: rgb(51, 0, 51);"&gt;&lt;div  style="text-align: center; font-weight: bold; font-style: italic;font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Selamat Hari Raya Idul Fitri 1431 H.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Taqabbalallahu m&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;inna wa minkum, shiyamana wa shiyamakum.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Mohon maaf lahir batin...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div style="text-align: center; color: rgb(51, 0, 51);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 0, 51);font-family:georgia;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;Semoga, di hari ini  kita termasuk orang-orang yang kembali ke fitrah dan dapat memaafkan orang lain dengan ikhlas. &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 0, 51);font-size:100%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 0, 51);font-size:100%;" &gt;jangan lupakan semangat beribadah pada Bulan Ramadhan, dan jangan lupa untuk terus berkarya... &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 0, 51);font-size:100%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 0, 51);font-size:100%;" &gt;muslimah pasti bisa! &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 0, 51);font-size:100%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 0, 51);font-family:georgia;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4867951779813451239-5091073382784746713?l=annisaagamais.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://annisaagamais.blogspot.com/feeds/5091073382784746713/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4867951779813451239&amp;postID=5091073382784746713' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4867951779813451239/posts/default/5091073382784746713'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4867951779813451239/posts/default/5091073382784746713'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://annisaagamais.blogspot.com/2010/09/idul-fitri-1431-h.html' title='idul fitri 1431 H'/><author><name>Girlsvaganza</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12767896418878963158</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VBnHk8jfpH4/SK7FPWvBzYI/AAAAAAAAAAc/64dFbStiR44/S220/salman.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4867951779813451239.post-4405004559361052885</id><published>2010-08-12T07:40:00.000-07:00</published><updated>2010-08-12T09:06:38.598-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ramadhan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hadist'/><title type='text'>Welcoming Ramadhan</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 51, 51);"&gt;Assalaamu'alaikum, wr.wb.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 51, 51);"&gt;Annisaa2 tersayang, apa kabarnya di hari ke-2 Ramadhan ini?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 51, 51);"&gt;Semoga Allah Swt. selalu melimpahkan rahmat-Nya untuk kita semua. aamin.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 51, 51);"&gt;Sebelumnya kami mohon maaf karena baru sempat mengupdate blog ini sekarang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 51, 51);"&gt;Tapi semoga post dari kami dapat berguna, dalam jangka waktu yang lama walaupun datangnya terlambat. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 51, 51);"&gt;Dalam &lt;/span&gt;&lt;a style="color: rgb(0, 51, 51);" href="http://annisaagamais.blogspot.com/2008/10/rindu-ramadhan.html"&gt;post sebelumnya&lt;/a&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 51, 51);"&gt; tentang Ramadhan, telah dijelaskan tips-tips agar dapat beribadah di Bulan Ramadhan dengan maksimal. Untuk melengkapi post tersebut, berikut kami tampilkan hadist yang berkaitan dengan ibadah dan amal di Bulan Ramadhan, khususnya puasa, yaitu:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: rgb(0, 51, 51); text-align: justify;"&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Abu Hurairah r.a. berkata: Rasulullah saw. bersabda: Puasa itu bagaikan perisai (dinding), maka jangan berkata keji (rayuan) atau berlaku bodoh (menjerit-jerit) dan sebagainya. Dan jika ada orang yang mengajak berkelahi atau memaki hendaknya berkata: Aku puasa, aku puasa. Demi Allah yang jiwaku ada di tangan-Nya bau mulut orang yang sedang puasa itu lebih harum di sisi Allah dari bau kasturi (misik). Dia meninggalkan makan, minum, dan syahwatnya karena-Ku, puasa itu untuk-Ku dan Akulah yang akan memberi pahalanya, dan biasa tiap kebaikan sepuluh kali lipat gandanya. (Bukhari, Muslim).&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Dari Anas Ibnu Malik Radliyallaahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam bersabda&lt;span style="font-style: italic;"&gt;: &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0); font-style: italic;"&gt;“Makan sahurlah kalian, karena sesungguhnya dalam makan sahur itu ada berkahnya.” &lt;/span&gt;Muttafaq Alaihi.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul style="color: rgb(0, 51, 51); text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Menurut riwayat Hakim: &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-size:100%;" &gt;&lt;em&gt;“Barangsiapa yang berbuka pada saat puasa Ramadhan karena lupa, maka tak ada qodlo dan kafarat baginya.” Hadits Shahih.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 51, 51);"&gt;Selain tiga hadist yang disebutkan di atas, masih banyak hadist-hadist lain yang berkaitan dengan puasa. Agar annisaa sekalian tidak hanya merujuk pada satu sumber, yaitu blog ini, maka kami sengaja hanya menampilkan tiga hadist yang bersifat general yang berkaitan dengan puasa. Untuk itu, jika annisaa2 pada penasaran dengan hadist-hadist lain, ayo cari lebih banyak lagi, karena yakin deh, pasti manfaat sampai kapanpun. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 51, 51);"&gt;Ayo, tetap semangat, beribadah di  Bulan Ramadhan dengan hati yang ikhlas dan gembira!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 51, 51);"&gt;Semoga kita dapat memaksimalkan ibadah di Bulan Ramadhan ini, agar termasuk orang-orang yang beruntung. Aamin.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 51, 51);"&gt;Wassalamu'alaikum.wr.wb&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(0, 51, 51);"&gt;team blog annisaa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;nb: jangan lewatkan post kami yang berikutnya.. :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img style="color: rgb(0, 51, 51);" src="file:///C:/DOCUME%7E1/ASUSEE%7E1/LOCALS%7E1/Temp/moz-screenshot.png" alt="" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4867951779813451239-4405004559361052885?l=annisaagamais.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://annisaagamais.blogspot.com/feeds/4405004559361052885/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4867951779813451239&amp;postID=4405004559361052885' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4867951779813451239/posts/default/4405004559361052885'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4867951779813451239/posts/default/4405004559361052885'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://annisaagamais.blogspot.com/2010/08/welcoming-ramadhan.html' title='Welcoming Ramadhan'/><author><name>Girlsvaganza</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12767896418878963158</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VBnHk8jfpH4/SK7FPWvBzYI/AAAAAAAAAAc/64dFbStiR44/S220/salman.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4867951779813451239.post-2523632366395899528</id><published>2010-07-10T08:15:00.000-07:00</published><updated>2010-07-10T08:19:27.224-07:00</updated><title type='text'>tips mengisi waktu untuk wanita</title><content type='html'>&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Aslmlkm.wr.wb&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu mengatakan, “Tidak ada yang  lebih aku sesali daripada penyesalanku terhadap hari dimana ketika  matahari tenggelam sementara umurku berkurang tapi amalku tidak  bertambah.”&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Sesungguhnya umur manusia yang sebenarnya bukanlah usia yang  dilaluinya semenjak hari kelahiranyya hingga hari wafatnya, akan tetapi  umur yang sebenarnya adalah sekadar yang mana Allah menuliskan pada  kitab amalnya di sisi Allah yang berupa amal-amal shalih dan  perbuatan-perbuatan baik.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda,&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;“Tidak akan bergeser kedua kaki seorang hamba pada hari Kiamat  nanti sampai ia ditanya tentang empat perkara …”&lt;/em&gt; Diantaranya beliau  menyebutkan: &lt;em&gt;“dan tentang umurnya dihabiskan untuk apa.”&lt;/em&gt; [HR.  at-Tirmidzi]&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Jadi, kehidupan ini bukanlah sebagaimana yang anda bayangkan, yaitu  rutinitas harian, makan, minum, tidur, bermain, bercanda, bersenda  gurau, berhias, berbangga-bangga… karena itu adalah kehidupan  orang-orang yang lalai.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Akan tetapi sesungguhnya anda diciptakan untuk sesuatu dan tujuan  yang lebih luhur dari semua kesenangan itu, yaitu diciptakan untuk  beribadah kepada Allah semata, tidak ada sekutu bersama-Nya.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;h3 style="text-align: justify;"&gt;Hambatan-hambatan yang memalingkan wanita tanpa bisa memanfaatkan  waktunya dengan baik:&lt;/h3&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="nomer"&gt;1&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Panjang angan-angan dan menunda-nunda:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Setiap kali seseorang hendak melakukan sesuatu, setan mendatanginya dan  membujuknya dengan menunda-nunda, ia membisikkan: “Kerjakan besok saja  atau lusa ..” Begitulah, sehingga ia menggunakan waktunya sebatas  harapan tapi tidak melakukan apa yang telah diniatkannya.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Hapuslah sifat menunda-nunda itu dengan berbuat, bertekad, dan  berambisi.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="nomer"&gt;2&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Sibuk dengan perkara-perkara sepele, bahkan terkadang dengan  perkara-perkara yang haram:&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Di antara bentuk menyia-nyiakan waktu tanpa manfaat adalah:&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Membaca koran dan majalah vulgar, mendengar kaset yang haram  didengarkan, menonton sinetron, dan film-film amoral, berlama-lama dalam  berbicara lewat telepon, mencari tahu desain-desain pakaian baru,  sering pergi ke pasar.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Wahai wanita yang diberkahi… Gunakanlah waktu anda untuk membaca  buku-buku agama, kisah-kisah para nabi, membaca al-Qur’an … Niscaya akan  anda temukan keberkahan, kesucian, dan keterpeliharaan yang membahana  di rumah anda.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="nomer"&gt;3&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Panutan dan Teman yang Buruk:&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Sebagian wanita memandang kepada orang yang lebih sedikit  kemampuannya dalam memanfaatkan waktu, tidak memandang kepada orang yang  lebih baik darinya, sehingga akibatnya membanggakan dirinya karena  merasa bahwa si Fulanah lebih banyak menyia-nyiakan waktu, begitulah.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;" class="nomer"&gt;4&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Merasa kurang dan lemah:&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Adakalanya sebagian wanita ambisinya kuat dan mampu memanfaatkan  waktunya dengan baik, namun ia merendahkan dirinya sendiri, sehingga  setiap kali hendak melakukan suatu amal ia merasa bahwa ia kurang mampu  melakukannya.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Untuk mengatasinya adalah memohon pertokingan kepada Allah. Dan  hendaknya menyadari bahwa itu merupakan bisikan setan.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Kemudian hendaknya membesarkan jiwanya dan senantiasa melatihnya  sampai terbiasa dengan amal tersebut.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Allah Ta’ala berfirman,&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;“Dan orang-orang yang berjihad untuk (mencari keridhaan) Kami,  benar-benar akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami.”&lt;/em&gt;  [QS. Al-Ankabut: 69]&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;h3 style="text-align: justify;"&gt;Saran untuk anda:&lt;/h3&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Membuat program harian untuk memanfatkan setiap kesempatan di antara  peluang-peluang waktu anda sejak pagi hingga sore hari. Kemudian,  berusahalah untuk bisa memenuhi program-program tersebut semampunya  sehingga tidak ada waktu yang terlewati dengan sia-sia tanpa anda  sadari. “Sesungguhnya waktu itu, bila telah lewat, maka ia tidak akan  pernah kembali.”&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;Biasakanlah membaca dzikir-dzikir pagi dan sore.&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Karena makhluk yang paling dicintai Allah adalah yang lisannya  senantiasa basah karena berdzikir kepada Allah.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;h4 style="text-align: justify;"&gt;Dikutip dari “Aktsar min alf Jawab lil Mar’ah”, Edisi Indonesia  “Menjawab 1001 Problema Wanita – Lajnah Daimah lil Buhuts Al-Ilmiyah wal  Ifta’”, Khalid al-Husainan, Darul Haq, hal. 314-316&lt;/h4&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.shalihah.com/panduan-agama/nasehat/wanita-dan-kekosongan/comment-page-1#comment-161"&gt;sumber&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4867951779813451239-2523632366395899528?l=annisaagamais.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://annisaagamais.blogspot.com/feeds/2523632366395899528/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4867951779813451239&amp;postID=2523632366395899528' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4867951779813451239/posts/default/2523632366395899528'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4867951779813451239/posts/default/2523632366395899528'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://annisaagamais.blogspot.com/2010/07/tips-mengisi-waktu-untuk-wanita.html' title='tips mengisi waktu untuk wanita'/><author><name>Girlsvaganza</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12767896418878963158</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VBnHk8jfpH4/SK7FPWvBzYI/AAAAAAAAAAc/64dFbStiR44/S220/salman.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4867951779813451239.post-5173688353684144354</id><published>2010-04-20T06:31:00.000-07:00</published><updated>2010-04-20T07:18:16.249-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ITB'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='momentum'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kartini'/><title type='text'>kartinian,,,Let's RO(c)K the day!!!!</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;aslmlkm. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 102); font-weight: bold;font-family:georgia;" &gt;untuk memperingati hari kartini, 21 April 2010&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center; font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style=";font-family:georgia;font-size:180%;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 153);"&gt;mari kita nge-RO(c)K!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 51);font-family:georgia;" &gt;a.k.a make rok berjamaah untuk wanita-wanita ITB.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 204, 153);font-family:georgia;font-size:100%;"  &gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;*tambah eksis dan cantik adalah suatu konsekuensi. :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4867951779813451239-5173688353684144354?l=annisaagamais.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://annisaagamais.blogspot.com/feeds/5173688353684144354/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4867951779813451239&amp;postID=5173688353684144354' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4867951779813451239/posts/default/5173688353684144354'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4867951779813451239/posts/default/5173688353684144354'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://annisaagamais.blogspot.com/2010/04/karitinianlets-rock-day.html' title='kartinian,,,Let&apos;s RO(c)K the day!!!!'/><author><name>Girlsvaganza</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12767896418878963158</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VBnHk8jfpH4/SK7FPWvBzYI/AAAAAAAAAAc/64dFbStiR44/S220/salman.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4867951779813451239.post-68094929064519448</id><published>2010-04-20T06:08:00.000-07:00</published><updated>2010-04-20T06:31:11.428-07:00</updated><title type='text'>aku mencintaimu suamiku</title><content type='html'>ini copas dari facebook teman saya,,,hanya ingin berbagi,,,selamat membaca,,&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;bismillah,,&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;p class="MsoNormal" align="left" style="text-align:left;line-height:10.5pt"&gt;&lt;span style="font-size:8.5pt;font-family:&amp;quot;Tahoma&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;color:#333333"&gt;Cerita ini adalah kisah nyata… dimana perjalanan hidup ini ditulis oleh seorang istri dalam sebuah laptopnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bacalah, semoga kisah nyata ini menjadi pelajaran bagi kita semua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta itu butuh kesabaran…&lt;br /&gt;Sampai dimanakah kita harus bersabar menanti cinta kita???&lt;br /&gt;Hari itu.. aku dengannya berkomitmen untuk menjaga cinta kita..&lt;br /&gt;Aku menjadi perempuan yg paling bahagia…..&lt;br /&gt;Pernikahan kami sederhana namun meriah…..&lt;br /&gt;Ia menjadi pria yang sangat romantis pada waktu itu.&lt;br /&gt;Aku bersyukur menikah dengan seorang pria yang shaleh, pintar, tampan &amp;amp; mapan pula.&lt;br /&gt;Ketika kami berpacaran dia sudah sukses dalam karirnya.&lt;br /&gt;Kami akan berbulan madu di tanah suci, itu janjinya ketika kami berpacaran dulu..&lt;br /&gt;Dan setelah menikah, aku mengajaknya untuk umroh ke tanah suci….&lt;br /&gt;Aku sangat bahagia dengannya, dan dianya juga sangat memanjakan aku… sangat terlihat dari rasa cinta dan rasa sayangnya pada ku.&lt;br /&gt;Banyak orang yang bilang kami adalah pasangan yang serasi. Sangat terlihat sekali bagaimana suamiku memanjakanku. Dan aku bahagia menikah dengannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lima tahun berlalu sudah kami menjadi suami istri, sangat tak terasa waktu begitu cepat berjalan walaupun kami hanya hidup berdua saja karena sampai saat ini aku belum bisa memberikannya seorang malaikat kecil (bayi) di tengah keharmonisan rumah tangga kami.&lt;br /&gt;Karena dia anak lelaki satu-satunya dalam keluarganya, jadi aku harus berusaha untuk mendapatkan penerus generasi baginya.&lt;br /&gt;Alhamdulillah saat itu suamiku mendukungku…&lt;br /&gt;Ia mengaggap Allah belum mempercayai kami untuk menjaga titipan-NYA.&lt;br /&gt;Tapi keluarganya mulai resah. Dari awal kami menikah, ibu &amp;amp; adiknya tidak menyukaiku. Aku sering mendapat perlakuan yang tidak menyenangkan dari mereka, namun aku selalu berusaha menutupi hal itu dari suamiku…&lt;br /&gt;Didepan suami ku mereka berlaku sangat baik padaku, tapi dibelakang suami ku, aku dihina-hina oleh mereka…&lt;br /&gt;Pernah suatu ketika satu tahun usia pernikahan kami, suamiku mengalami kecelakaan, mobilnya hancur. Alhamdulillah suami ku selamat dari maut yang hampir membuat ku menjadi seorang janda itu.&lt;br /&gt;Ia dirawat dirumah sakit pada saat dia belum sadarkan diri setelah kecelakaan. Aku selalu menemaninya siang &amp;amp; malam sambil kubacakan ayat-ayat suci Al – Qur’an. Aku sibuk bolak-balik dari rumah sakit dan dari tempat aku melakukan aktivitas sosial ku, aku sibuk mengurus suamiku yang sakit karena kecelakaan.&lt;br /&gt;Namun saat ketika aku kembali ke rumah sakit setelah dari rumah kami, aku melihat di dalam kamarnya ada ibu, adik-adiknya dan teman-teman suamiku, dan disaat itu juga.. aku melihat ada seorang wanita yang sangat akrab mengobrol dengan ibu mertuaku. Mereka tertawa menghibur suamiku.&lt;br /&gt;Alhamdulillah suamiku ternyata sudah sadar, aku menangis ketika melihat suami ku sudah sadar, tapi aku tak boleh sedih di hadapannya.&lt;br /&gt;Kubuka pintu yang tertutup rapat itu sambil mengatakan, “Assalammu’alaikum” dan mereka menjawab salam ku. Aku berdiam sejenak di depan pintu dan mereka semua melihatku. Suamiku menatapku penuh manja, mungkin ia kangen padaku karena sudah 5 hari mata nya selalu tertutup.&lt;br /&gt;Tangannya melambai, mengisyaratkan aku untuk memegang tangannya erat. Setelah aku menghampirinya, kucium tangannya sambil berkata “Assalammu’alaikum”, ia pun menjawab salam ku dengan suaranya yg lirih namun penuh dengan cinta. Aku pun senyum melihat wajahnya.&lt;br /&gt;Lalu.. Ibu nya berbicara denganku …&lt;br /&gt;“Fis, kenalkan ini Desi teman Fikri”.&lt;br /&gt;Aku teringat cerita dari suamiku bahwa teman baiknya pernah mencintainya, perempuan itu bernama Desi dan dia sangat akrab dengan keluarga suamiku. Hingga akhirnya aku bertemu dengan orangnya juga. Aku pun langsung berjabat tangan dengannya, tak banyak aku bicara di dalam ruangan tersebut,aku tak mengerti apa yg mereka bicarakan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" align="left" style="text-align:left;line-height:10.5pt"&gt;&lt;span style="font-size:8.5pt;font-family:&amp;quot;Tahoma&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;color:#333333"&gt;&lt;br /&gt;Aku sibuk membersihkan &amp;amp; mengobati luka-luka di kepala suamiku, baru sebentar aku membersihkan mukanya, tiba-tiba adik ipar ku yang bernama Dian mengajakku keluar, ia minta ditemani ke kantin. Dan suamiku pun mengijinkannya. Kemudian aku pun menemaninya.&lt;br /&gt;Tapi ketika di luar adik ipar ku berkata, ”lebih baik kau pulang saja, ada kami yg menjaga abang disini. Kau istirahat saja. ”&lt;br /&gt;Anehnya, aku tak diperbolehkan berpamitan dengan suamiku dengan alasan abang harus banyak beristirahat dan karena psikologisnya masih labil. Aku berdebat dengannya mempertanyakan mengapa aku tidak diizinkan berpamitan dengan suamiku. Tapi tiba-tiba ibu mertuaku datang menghampiriku dan ia juga mengatakan hal yang sama. Nantinya dia akan memberi alasan pada suamiku mengapa aku pulang tak berpamitan padanya, toh suamiku selalu menurut apa kata ibunya, baik ibunya Salah ataupun Tidak, suamiku tetap saja membenarkannya. Akhirnya aku pun pergi meninggalkan rumah sakit itu dengan linangan air mata.&lt;br /&gt;Sejak saat itu aku tidak pernah diijinkan menjenguk suamiku sampai ia kembali dari rumah sakit. Dan aku hanya bisa menangis dalam kesendirianku. Menangis mengapa mereka sangat membenciku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari itu.. aku menangis tanpa sebab, yang ada di benakku aku takut kehilangannya, aku takut cintanya dibagi dengan yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi itu, pada saat aku membersihkan pekarangan rumah kami, suamiku memanggil ku ke taman belakang, ia baru saja selesai sarapan, ia mengajakku duduk di ayunan favorit kami sambil melihat ikan-ikan yang bertaburan di kolam air mancur itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku bertanya, ”Ada apa kamu memanggilku?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia berkata, ”Besok aku akan menjenguk keluargaku di Sabang”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku menjawab, ”Ia sayang.. aku tahu, aku sudah mengemasi barang-barang kamu di travel bag dan kamu sudah memeegang tiket bukan?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya tapi aku tak akan lama disana, cuma 3 minggu aku disana, aku juga sudah lama tidak bertemu dengan keluarga besarku sejak kita menikah dan aku akan pulang dengan mama ku”, jawabnya tegas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Mengapa baru sekarang bicara, aku pikir hanya seminggu saja kamu disana?“, tanya ku balik kepadanya penuh dengan rasa penasaran dan sedikit rasa kecewa karena ia baru memberitahukan rencana kepulanggannya itu, padahal aku telah bersusah payah mencarikan tiket pesawat untuknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Mama minta aku yang menemaninya saat pulang nanti”, jawabnya tegas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Sekarang aku ingin seharian dengan kamu karena nanti kita 3 minggu tidak bertemu, ya kan?”, lanjut nya lagi sambil memelukku dan mencium keningku. Hatiku sedih dengan keputusannya, tapi tak boleh aku tunjukkan pada nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahagianya aku dimanja dengan suami yang penuh dengan rasa sayang &amp;amp; cintanya walau terkadang ia bersikap kurang adil terhadapku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku hanya bisa tersenyum saja, padahal aku ingin bersama Suamiku, tapi karena keluarganya tidak menyukaiku hanya karena mereka cemburu padaku karena Suamiku sangat sayang padaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian aku memutuskan agar ia saja yg pergi dan kami juga harus berhemat dalam pengeluaran anggaran rumah tangga kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena ini acara sakral bagi keluarganya, jadi seluruh keluarganya harus komplit. Walaupun begitu, aku pun tetap tak akan diperdulikan oleh keluarganya harus datang ataupun tidak. Tidak hadir justru membuat mereka sangat senang dan aku pun tak mau membuat riuh keluarga ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam sebelum kepergiannya, aku menangis sambil membereskan keperluan yang akan dibawanya ke Sabang, ia menatapku dan menghapus airmata yang jatuh dipipiku, lalu aku peluk erat dirinya. Hati ini bergumam tak merelakan dia pergi seakan terjadi sesuatu, tapi aku tidak tahu apa yang akan terjadi. Aku hanya bisa menangis karena akan ditinggal pergi olehnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tidak pernah ditinggal pergi selama ini, karena kami selalu bersama-sama kemana pun ia pergi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" align="left" style="text-align:left;line-height:10.5pt"&gt;&lt;span style="font-size:8.5pt;font-family:&amp;quot;Tahoma&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;color:#333333"&gt;Apa mungkin aku sedih karena aku sendirian dan tidak memiliki teman, karena biasanya hanya pembantu sajalah teman mengobrolku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hati ini sedih akan di tinggal pergi olehnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai keesokan harinya, aku terus menangis.. menangisi kepergiannya. Aku tak tahu mengapa sesedih ini, perasaanku tak enak, tapi aku tak boleh berburuk sangka. Aku harus percaya apada suamiku. Dia pasti akan selalu menelponku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berjauhan dengan suamiku, aku merasa sangat tidak nyaman, aku merasa sendiri. Untunglah aku mempunyai kesibukan sebagai seorang aktivis, jadinya aku tak terlalu kesepian ditinggal pergi ke Sabang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat kami berhubungan jarak jauh, komunikasi kami memburuk dan aku pun jatuh sakit. Rahimku terasa sakit sekali seperti di lilit oleh tali. Tak tahan aku menahan rasa sakit dirahimku ini, sampai-sampai aku mengalami pendarahan. Aku dilarikan ke rumah sakit oleh adik laki-lakiku yang kebetulan menemaniku disana. Dokter memvonis aku terkena kanker mulut rahim stadium 3.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku menangis.. apa yang bisa aku banggakan lagi..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mertuaku akan semakin menghinaku, suamiku yang malang yang selalu berharap akan punya keturunan dari rahimku.. namun aku tak bisa memberikannya keturunan. Dan kemudian aku hanya bisa memeluk adikku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku kangen pada suamiku, aku selalu menunggu ia pulang dan bertanya-tanya, “kapankah ia segera pulang?” aku tak tahu..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara suamiku disana, aku tidak tahu mengapa ia selalu marah-marah jika menelponku. Bagaimana aku akan menceritakan kondisiku jika ia selalu marah-marah terhadapku..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih baik aku tutupi dulu tentang hal ini dan aku juga tak mau membuatnya khawatir selama ia berada di Sabang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih baik nanti saja ketika ia sudah pulang dari Sabang, aku akan cerita padanya. Setiap hari aku menanti suamiku pulang, hari demi hari aku hitung…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah 3 minggu suamiku di Sabang, malam itu ketika aku sedang melihat foto-foto kami, ponselku berbunyi menandakan ada sms yang masuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kubuka di inbox ponselku, ternyata dari suamiku yang sms.&lt;br /&gt;Ia menulis, “aku sudah beli tiket untuk pulang, aku pulangnya satu hari lagi, aku akan kabarin lagi”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya itu saja yang diinfokannya. Aku ingin marah, tapi aku pendam saja ego yang tidak baik ini. Hari yg aku tunggu pun tiba, aku menantinya di rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai seorang istri, aku pun berdandan yang cantik dan memakai parfum kesukaannya untuk menyambut suamiku pulang, dan nantinya aku juga akan menyelesaikan masalah komunikasi kami yg buruk akhir-akhir ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bel pun berbunyi, kubukakan pintu untuknya dan ia pun mengucap salam. Sebelum masuk, aku pegang tangannya kedepan teras namun ia tetap berdiri, aku membungkuk untuk melepaskan sepatu, kaos kaki dan kucuci kedua kakinya, aku tak mau ada syaithan yang masuk ke dalam rumah kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu akupun berdiri langsung mencium tangannya tapi apa reaksinya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masya Allah.. ia tidak mencium keningku, ia hanya diam dan langsung naik keruangan atas, kemudian mandi dan tidur tanpa bertanya kabarku..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku hanya berpikir, mungkin dia capek. Aku pun segera merapikan bawaan nya sampai aku pun tertidur. Malam menunjukkan 1/3 malam, mengingatkan aku pada tempat mengadu yaitu Allah, Sang Maha Pencipta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biasa nya kami selalu berjama’ah, tapi karena melihat nya tidur sangat pulas, aku tak tega membangunkannya. Aku hanya mengelus wajahnya dan aku cium keningnya, lalu aku sholat tahajud 8 rakaat plus witir 3 raka’at&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;Aku mendengar suara mobilnya, aku terbangun lalu aku melihat dirinya dari balkon kamar kami yang bersiap-siap untuk pergi. Lalu aku memanggilnya tapi ia tak mendengar. Kemudian aku ambil jilbabku dan aku berlari dari atas ke bawah tanpa memperdulikan darah yg bercecer dari rahimku untuk mengejarnya tapi ia begitu cepat pergi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku merasa ada yang aneh dengan suamiku. Ada apa dengan suamiku? Mengapa ia bersikap tidak biasa terhadapku?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tidak bisa diam begitu saja, firasatku mengatakan ada sesuatu. Saat itu juga aku langsung menelpon kerumah mertuaku dan kebetulan Dian yang mengangkat telponnya, aku bercerita dan aku bertanya apa yang sedang terjadi dengan suamiku. Dengan enteng ia menjawab, “Loe pikir aja sendiri!!!”. Telpon pun langsung terputus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada apa ini? Tanya hatiku penuh dalam kecemasan. Mengapa suamiku berubah setelah ia kembali dari kota kelahirannya. Mengapa ia tak mau berbicara padaku, apalagi memanjakan aku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semakin hari ia menjadi orang yang pendiam, seakan ia telah melepas tanggung jawabnya sebagai seorang suami. Kami hanya berbicara seperlunya saja, aku selalu diintrogasinya. Selalu bertanya aku dari mana dan mengapa pulang terlambat dan ia bertanya dengan nada yg keras. Suamiku telah berubah..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan yang membuat ku kaget, aku pernah dituduhnya berzina dengan mantan pacarku. Ingin rasanya aku menampar suamiku yang telah menuduhku serendah itu, tapi aku selalu ingat.. sebagaimana pun salahnya seorang suami, status suami tetap di atas para istri, itu pedoman yang aku pegang.&lt;br /&gt;Aku hanya berdo’a semoga suamiku sadar akan prilakunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;Dua tahun berlalu, suamiku tak kunjung berubah juga. Aku menangis setiap malam, lelah menanti seperti ini, kami seperti orang asing yang baru saja berkenalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemesraan yang kami ciptakan dulu telah sirna. Walaupun kondisinya tetap seperti itu, aku tetap merawatnya &amp;amp; menyiakan segala yang ia perlukan. Penyakitkupun masih aku simpan dengan baik dan sekalipun ia tak pernah bertanya perihal obat apa yang aku minum. Kebahagiaan ku telah sirna, harapan menjadi ibu pun telah aku pendam. Aku tak tahu kapan ini semua akan berakhir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersyukurlah.. aku punya penghasilan sendiri dari aktifitasku sebagai seorang guru ngaji, jadi aku tak perlu meminta uang padanya hanya untuk pengobatan kankerku. Aku pun hanya berobat semampuku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh.. suami yang dulu aku puja dan aku banggakan, sekarang telah menjadi orang asing bagiku, setiap aku bertanya ia selalu menyuruhku untuk berpikir sendiri. Tiba-tiba saja malam itu setelah makan malam usai, suamiku memanggilku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya, ada apa Yah!” sahutku dengan memanggil nama kesayangannya “Ayah”.&lt;br /&gt;“Lusa kita siap-siap ke Sabang ya.” Jawabnya tegas.&lt;br /&gt;“Ada apa? Mengapa?”, sahutku penuh dengan keheranan.&lt;br /&gt;Astaghfirullah.. suami ku yang dulu lembut tiba-tiba saja menjadi kasar, dia membentakku. Sehingga tak ada lagi kelanjutan diskusi antara kami.&lt;br /&gt;Dia mengatakan ”Kau ikut saja jangan banyak tanya!!”&lt;br /&gt;Lalu aku pun bersegera mengemasi barang-barang yang akan dibawa ke Sabang sambil menangis, sedih karena suamiku kini tak ku kenal lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lima tahun kami menikah dan sudah 2 tahun pula ia menjadi orang asing buatku. Ku lihat kamar kami yg dulu hangat penuh cinta yang dihiasi foto pernikahan kami, sekarang menjadi dingin.. sangat dingin dari batu es. Aku menangis dengan kebingungan ini. Ingin rasanya aku berontak berteriak, tapi aku tak bisa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suamiku tak suka dengan wanita yang kasar, ngomong dengan nada tinggi, suka membanting barang-barang. Dia bilang perbuatan itu menunjukkan sikap ketidakhormatan kepadanya. Aku hanya bisa bersabar menantinya bicara dan sabar mengobati penyakitku ini, dalam kesendirianku..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami telah sampai di Sabang, aku masih merasa lelah karena semalaman aku tidak tidur karena terus berpikir. Keluarga besarnya juga telah berkumpul disana, termasuk ibu &amp;amp; adik-adiknya. Aku tidak tahu ada acara apa ini..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku dan suamiku pun masuk ke kamar kami. Suamiku tak betah didalam kamar tua itu, ia pun langsung keluar bergabung dengan keluarga besarnya.&lt;br /&gt;Baru saja aku membongkar koper kami dan ingin memasukkannya ke dalam lemari tua yg berada di dekat pintu kamar, lemari tua yang telah ada sebelum suamiku lahir, tiba-tiba Tante Lia, tante yang sangat baik padaku memanggil ku untuk bersegera berkumpul diruang tengah, aku pun menuju ke ruang keluarga yang berada ditengah rumah besar itu, yang tampak seperti rumah zaman peninggalan belanda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian aku duduk disamping suamiku, dan suamiku menunduk penuh dengan kebisuan, aku tak berani bertanya padanya.&lt;br /&gt;Tiba-tiba saja neneknya, orang yang dianggap paling tua dan paling berhak atas semuanya, membuka pembicaraan.&lt;br /&gt;“Baiklah, karena kalian telah berkumpul, nenek ingin bicara dengan kau Fisha”. Neneknya berbicara sangat tegas, dengan sorot mata yang tajam.&lt;br /&gt;”Ada apa ya Nek?” sahutku dengan penuh tanya..&lt;br /&gt;Nenek pun menjawab, “Kau telah bergabung dengan keluarga kami hampir 8 tahun, sampai saat ini kami tak melihat tanda-tanda kehamilan yang sempurna sebab selama ini kau selalu keguguran!!“.&lt;br /&gt;Aku menangis.. untuk inikah aku diundang kemari? Untuk dihina ataukah dipisahkan dengan suamiku?&lt;br /&gt;“Sebenarnya kami sudah punya calon untuk Fikri, dari dulu.. sebelum kau menikah dengannya. Tapi Fikri anak yang keras kepala, tak mau di atur,dan akhirnya menikahlah ia dengan kau.” Neneknya berbicara sangat lantang, mungkin logat orang Sabang seperti itu semua. Aku hanya bisa tersenyum dan melihat wajah suamiku yang kosong matanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan aku dengar dari ibu mertuamu kau pun sudah berkenalan dengannya”, neneknya masih melanjutkan pembicaraan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan suamiku hanya terdiam saja, tapi aku lihat air matanya. Ingin aku peluk suamiku agar ia kuat dengan semua ini, tapi aku tak punya keberanian itu.&lt;br /&gt;Neneknya masih saja berbicara panjang lebar dan yang terakhir dari ucapannya dengan mimik wajah yang sangat menantang kemudian berkata, “kau maunya gimana? kau dimadu atau diceraikan?“&lt;br /&gt;MasyaAllah.. kuatkan hati ini.. aku ingin jatuh pingsan. Hati ini seakan remuk mendengarnya, hancur hatiku. Mengapa keluarganya bersikap seperti ini terhadapku..&lt;br /&gt;Aku selalu munutupi masalah ini dari kedua orang tuaku yang tinggal di pulau kayu, mereka mengira aku sangat bahagia 2 tahun belakangan ini.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" align="left" style="text-align:left;line-height:10.5pt"&gt;&lt;span style="font-size:8.5pt;font-family:&amp;quot;Tahoma&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;color:#333333"&gt;&lt;br /&gt;“Fish, jawab!.” Dengan tegas Ibunya langsung memintaku untuk menjawab.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" align="left" style="text-align:left;line-height:10.5pt"&gt;&lt;span style="font-size:8.5pt;font-family:&amp;quot;Tahoma&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;color:#333333"&gt;&lt;br /&gt;Aku langsung memegang tangan suamiku. Dengan tangan yang dingin dan gemetar aku menjawab dengan tegas.&lt;br /&gt;Walaupun aku tidak bisa berdiskusi dulu dengan imamku, tapi aku dapat berdiskusi dengannya melalui bathiniah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;‘’Untuk kebaikan dan masa depan keluarga ini, aku akan menyambut baik seorang wanita baru dirumah kami..”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu yang aku jawab, dengan kata lain aku rela cintaku dibagi. Dan pada saat itu juga suamiku memandangku dengan tetesan air mata, tapi air mataku tak sedikit pun menetes di hadapan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku lalu bertanya kepada suamiku, “Ayah siapakah yang akan menjadi sahabatku dirumah kita nanti, yah?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suamiku menjawab, ”Dia Desi!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku pun langsung menarik napas dan langsung berbicara, ”Kapan pernikahannya berlangsung? Apa yang harus saya siapkan dalam pernikahan ini Nek?.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayah mertuaku menjawab, “Pernikahannya 2 minggu lagi.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Baiklah kalo begitu saya akan menelpon pembantu di rumah, untuk menyuruhnya mengurus KK kami ke kelurahan besok”, setelah berbicara seperti itu aku permisi untuk pamit ke kamar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak tahan lagi.. air mata ini akan turun, aku berjalan sangat cepat, aku buka pintu kamar dan aku langsung duduk di tempat tidur. Ingin berteriak, tapi aku sendiri disini. Tak kuat rasanya menerima hal ini, cintaku telah dibagi. Sakit. Diiringi akutnya penyakitku..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah karena ini suamiku menjadi orang yang asing selama 2 tahun belakangan ini?&lt;br /&gt;Aku berjalan menuju ke meja rias, kubuka jilbabku, aku bercermin sambil bertanya-tanya, “sudah tidak cantikkah aku ini?“&lt;br /&gt;Ku ambil sisirku, aku menyisiri rambutku yang setiap hari rontok. Kulihat wajahku, ternyata aku memang sudah tidak cantik lagi, rambutku sudah hampir habis.. kepalaku sudah botak dibagian tengahnya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" align="left" style="text-align:left;line-height:10.5pt"&gt;&lt;span style="font-size:8.5pt;font-family:&amp;quot;Tahoma&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;color:#333333"&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba pintu kamar ini terbuka, ternyata suamiku yang datang, ia berdiri dibelakangku. Tak kuhapus air mata ini, akubersegera memandangnya dari cermin meja rias itu.&lt;br /&gt;Kami diam sejenak, lalu aku mulai pembicaraan, “terima kasih ayah, kamu memberi sahabat kepada ku. Jadi aku tak perlu sedih lagi saat ditinggal pergi kamu nanti! Iya kan?.”&lt;br /&gt;Suamiku mengangguk sambil melihat kepalaku tapi tak sedikitpun ia tersenyum dan bertanya kenapa rambutku rontok, dia hanya mengatakan jangan salah memakai shampo.&lt;br /&gt;Dalam hatiku bertanya, “mengapa ia sangat cuek?” dan ia sudah tak memanjakanku lagi. Lalu dia berkata, “sudah malam, kita istirahat yuk!“&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Aku sholat isya dulu baru aku tidur”, jawabku tenang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sholat dan dalam tidur aku menangis. Ku hitung mundur waktu, kapan aku akan berbagi suami dengannya. Aku pun ikut sibuk mengurusi pernikahan suamiku.&lt;br /&gt;Aku tak tahu kalau Desi orang Sabang juga. Sudahlah, ini mungkin takdirku. Aku ingin suamiku kembali seperti dulu, yang sangat memanjakan aku atas rasa sayang dan cintanya itu..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam sebelum hari pernikahan suamiku, aku menulis curahan hatiku di laptopku.&lt;br /&gt;Di laptop aku menulis saat-saat terakhirku melihat suamiku, aku marah pada suamiku yang telah menelantarkanku. Aku menangis melihat suamiku yang sedang tidur pulas, apa salahku? sampai ia berlaku sekejam itu kepadaku. Aku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;save di mydocument yang bertitle “Aku Mencintaimu Suamiku.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari pernikahan telah tiba, aku telah siap, tapi aku tak sanggup untuk keluar. Aku berdiri didekat jendela, aku melihat matahari, karena mungkin saja aku takkan bisa melihat sinarnya lagi. Aku berdiri sangat lama.. lalu suamiku yang telah siap dengan pakaian pengantinnya masuk dan berbicara padaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Apakah kamu sudah siap?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kuhapus airmata yang menetes diwajahku sambil berkata :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Nanti jika ia telah sah jadi istrimu, ketika kamu membawa ia masuk kedalam rumah ini, cucilah kakinya sebagaimana kamu mencuci kakiku dulu, lalu ketika kalian masuk ke dalam kamar pengantin bacakan do’a di ubun-ubunnya sebagaimana yang kamu lakukan padaku dulu. Lalu setelah itu..”, perkataanku terhenti karena tak sanggup aku meneruskan pembicaraan itu, aku ingin menagis meledak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba suamiku menjawab “Lalu apa Bunda?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku kaget mendengar kata itu, yang tadinya aku menunduk seketika aku langsung menatapnya dengan mata yang berbinar-binar…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Bisa kamu ulangi apa yang kamu ucapkan barusan?”, pintaku tuk menyakini bahwa kuping ini tidak salah mendengar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia mengangguk dan berkata, ”Baik bunda akan ayah ulangi, lalu apa bunda?”, sambil ia mengelus wajah dan menghapus airmataku, dia agak sedikit membungkuk karena dia sangat tinggi, aku hanya sedadanya saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia tersenyum sambil berkata, ”Kita lihat saja nanti ya!”. Dia memelukku dan berkata, “bunda adalah wanita yang paling kuat yang ayah temui selain mama”..&lt;br /&gt;Kemudian ia mencium keningku, aku langsung memeluknya erat dan berkata, “Ayah, apakah ini akan segera berakhir? Ayah kemana saja? Mengapa Ayah berubah? Aku kangen sama Ayah? Aku kangen belaian kasih sayang Ayah? Aku kangen dengan manjanya Ayah? Aku kesepian Ayah? Dan satu hal lagi yang harus Ayah tau, bahwa aku tidak pernah berzinah! Dulu.. waktu awal kita pacaran, aku memang belum bisa melupakannya, setelah 4 bulan bersama Ayah baru bisa aku terima, jika yang dihadapanku itu adalah lelaki yang aku cari. Bukan berarti aku pernah berzina Ayah.” Aku langsung bersujud di kakinya dan muncium kaki imamku sambil berkata, ”Aku minta maaf Ayah, telah membuatmu susah”.&lt;br /&gt;Saat itu juga, diangkatnya badanku.. ia hanya menangis.&lt;br /&gt;Ia memelukku sangat lama, 2 tahun aku menanti dirinya kembali. Tiba-tiba perutku sakit, ia menyadari bahwa ada yang tidak beres denganku dan ia bertanya, ”bunda baik-baik saja kan?” tanyanya dengan penuh khawatir.&lt;br /&gt;Aku pun menjawab, “bisa memeluk dan melihat kamu kembali seperti dulu itu sudah mebuatku baik, Yah. Aku hanya tak bisa bicara sekarang“. Karena dia akan menikah. Aku tak mau membuat dia khawatir. Dia harus khusyu menjalani acara prosesi akad nikah tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah tiba dimasjid, ijab-qabul pun dimulai. Aku duduk diseberang suamiku.&lt;br /&gt;Aku melihat suamiku duduk berdampingan dengan perempuan itu, membuat hati ini cemburu, ingin berteriak mengatakan, “Ayah jangan!!”, tapi aku ingat akan kondisiku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jantung ini berdebar kencang saat mendengar ijab-qabul tersebut. Begitu ijab-qabul selesai, aku menarik napas panjang. Tante Lia, tante yang baik itu, memelukku.. Dalam hati aku berusaha untuk menguatkan hati ini. Ya… aku kuat.&lt;br /&gt;Tak sanggup aku melihat mereka duduk bersanding dipelaminan. Orang-orang yang hadir di acara resepsi itu iba melihatku, mereka melihatku dengan tatapan sangat aneh, mungkin melihat wajahku yang selalu tersenyum, tapi dibalik itu.. hatiku menangis.&lt;br /&gt;Sampai dirumah, suamiku langsung masuk ke dalam rumah begitu saja. Tak mencuci kakinya. Aku sangat heran dengan perilakunya. Apa iya, dia tidak suka dengan pernikahan ini?&lt;br /&gt;Sementara itu Desi disambut hangat di dalam keluarga suamiku, tak seperti aku dahulu, yang di musuhi.&lt;br /&gt;Malam ini aku tak bisa tidur, bagaimana bisa? Suamiku akan tidur dengan perempuan yang sangat aku cemburui. Aku tak tahu apa yang sedang mereka lakukan didalam sana.&lt;br /&gt;Sepertiga malam pada saat aku ingin sholat lail aku keluar untuk berwudhu, lalu aku melihat ada lelaki yang mirip suamiku tidur disofa ruang tengah. Kudekati lalu kulihat. Masya Allah.. suamiku tak tidur dengan wanita itu, ia ternyata tidur disofa, aku duduk disofa itu sambil menghelus wajahnya yang lelah, tiba-tiba ia memegang tangan kiriku, tentu saja aku kaget.&lt;br /&gt;“Kamu datang ke sini, aku pun tahu”, ia berkata seperti itu. Aku tersenyum dan megajaknya sholat lail. Setelah sholat lail ia berkata, “maafkan aku, aku tak boleh menyakitimu, kamu menderita karena ego nya aku. Besok kita pulang ke Jakarta, biar Desi pulang dengan mama, papa dan juga adik-adikku”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku menatapnya dengan penuh keheranan. Tapi ia langsung mengajakku untuk istirahat. Saat tidur ia memelukku sangat erat. Aku tersenyum saja, sudah lama ini tidak terjadi. Ya Allah.. apakah Engkau akan menyuruh malaikat maut untuk mengambil nyawaku sekarang ini, karena aku telah merasakan kehadirannya saat ini. Tapi.. masih bisakah engkau ijinkan aku untuk merasakan kehangatan dari suamiku yang telah hilang selama 2 tahun ini..&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" align="left" style="text-align:left;line-height:10.5pt"&gt;&lt;span style="font-size:8.5pt;font-family:&amp;quot;Tahoma&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;color:#333333"&gt;Suamiku berbisik, “Bunda kok kurus?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku menangis dalam kebisuan. Pelukannya masih bisa aku rasakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku pun berkata, “Ayah kenapa tidak tidur dengan Desi?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Aku kangen sama kamu Bunda, aku tak mau menyakitimu lagi. Kamu sudah sering terluka oleh sikapku yang egois.” Dengan lembut suamiku menjawab seperti itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu suamiku berkata, ”Bun, Ayah minta maaf telah menelantarkan bunda.. Selama ayah di Sabang, ayah dengar kalau bunda tidak tulus mencintai ayah, bunda seperti mengejar sesuatu, seperti mengejar harta ayah dan satu lagi.. ayah pernah melihat sms bunda dengan mantan pacar bunda dimana isinya kalau bunda gak mau berbuat “seperti itu” dan tulisan seperti itu diberi tanda kutip (“seperti itu”). Ayah ingin ngomong tapi takut bunda tersinggung dan ayah berpikir kalau bunda pernah tidur dengannya sebelum bunda bertemu ayah, terus ayah dimarahi oleh keluarga ayah karena ayah terlalu memanjakan bunda..”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hati ini sakit ketika difitnah oleh suamiku, ketika tidak ada kepercayaan di dirinya, hanya karena omongan keluarganya yang tidak pernah melihat betapa tulusnya aku mencintai pasangan seumur hidupku ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku hanya menjawab, “Aku sudah ceritakan itu kan Yah.. Aku tidak pernah berzinah dan aku mencintaimu setulus hatiku, jika aku hanya mengejar hartamu, mengapa aku memilih kamu? Padahal banyak lelaki yang lebih mapan darimu waktu itu Yah.. Jika aku hanya mengejar hartamu, aku tak mungkin setiap hari menangis karena menderita mencintaimu..“&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entah aku harus bahagia atau aku harus sedih karena sahabatku sendirian dikamar pengantin itu. Malam itu, aku menyelesaikan masalahku dengan suamiku dan berusaha memaafkannya beserta sikap keluarganya juga.&lt;br /&gt;Karena aku tak mau mati dalam hati yang penuh dengan rasa benci.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keesokan harinya…&lt;br /&gt;Ketika aku ingin terbangun untuk mengambil wudhu, kepalaku pusing, rahimku sakit sekali.. aku mengalami pendarahan dan suamiku kaget bukan main, ia langsung menggendongku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku pun dilarikan ke rumah sakit..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari kejauhan aku mendengar suara zikir suamiku..&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" align="left" style="text-align:left;line-height:10.5pt"&gt;&lt;span style="font-size:8.5pt;font-family:&amp;quot;Tahoma&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;color:#333333"&gt;Aku merasakan tanganku basah..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika kubuka mata ini, kulihat wajah suamiku penuh dengan rasa kekhawatiran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia menggenggam tanganku dengan erat.. Dan mengatakan, ”Bunda, Ayah minta maaf…”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkali-kali ia mengucapkan hal itu. Dalam hatiku, apa ia tahu apa yang terjadi padaku?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku berkata dengan suara yang lirih, ”Yah, bunda ingin pulang.. bunda ingin bertemu kedua orang tua bunda, anterin bunda kesana ya, Yah..”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ayah jangan berubah lagi ya! Janji ya, Yah… !!! Bunda sayang banget sama Ayah.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba saja kakiku sakit sangat sakit, sakitnya semakin keatas, kakiku sudah tak bisa bergerak lagi.. aku tak kuat lagi memegang tangan suamiku. Kulihat wajahnya yang tampan, berlinang air mata.&lt;br /&gt;Sebelum mata ini tertutup, kulafazkan kalimat syahadat dan ditutup dengan kalimat tahlil.&lt;br /&gt;Aku bahagia melihat suamiku punya pengganti diriku..&lt;br /&gt;Aku bahagia selalu melayaninya dalam suka dan duka..&lt;br /&gt;Menemaninya dalam ketika ia mengalami kesulitan dari kami pacaran sampai kami menikah.&lt;br /&gt;Aku bahagia bersuamikan dia. Dia adalah nafasku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk Ibu mertuaku : “Maafkan aku telah hadir didalam kehidupan anakmu sampai aku hidup didalam hati anakmu. Ketahuilah Ma.. dari dulu aku selalu berdo’a agar Mama merestui hubungan kami.&lt;br /&gt;Mengapa engkau fitnah diriku didepan suamiku, apa engkau punya buktinya Ma?&lt;br /&gt;Mengapa engkau sangat cemburu padaku Ma?&lt;br /&gt;Fikri tetap milikmu Ma, aku tak pernah menyuruhnya untuk durhaka kepadamu, dari dulu aku selalu mengerti apa yang kamu inginkan dari anakmu, tapi mengapa kau benci diriku.. Dengan Desi kau sangat baik tetapi denganku menantumu kau bersikap sebaliknya..”&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" align="left" style="text-align:left;line-height:10.5pt"&gt;&lt;span style="font-size:8.5pt;font-family:&amp;quot;Tahoma&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;color:#333333"&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah ku buka laptop, kubaca curhatan istriku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;=====================================================&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayah, mengapa keluargamu sangat membenciku?&lt;br /&gt;Aku dihina oleh mereka ayah..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa mereka bisa baik terhadapku pada saat ada dirimu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernah suatu ketika aku bertemu Dian di jalan, aku menegurnya karena dia adik iparku tapi aku disambut dengan wajah ketidaksukaannya. Sangat terlihat Ayah..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi ketika engkau bersamaku, Dian sangat baik, sangat manis dan ia memanggilku dengan panggilan yang sangat menghormatiku. Mengapa seperti itu ayah ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tak bisa berbicara tentang ini padamu, karena aku tahu kamu pasti membela adikmu, tak ada gunanya Yah..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku diusir dari rumah sakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tak boleh merawat suamiku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku cemburu pada Desi yang sangat akrab dengan mertuaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiap hari ia datang ke rumah sakit bersama mertuaku.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" align="left" style="text-align:left;line-height:10.5pt"&gt;&lt;span style="font-size:8.5pt;font-family:&amp;quot;Tahoma&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;color:#333333"&gt;Aku sangat marah..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika aku membicarakan hal ini pada suamiku, ia akan pasti membela Desi dan&lt;br /&gt;ibunya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tak mau sakit hati lagi..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah kuatkan aku, maafkan aku..&lt;br /&gt;Engkau Maha Adil..&lt;br /&gt;Berilah keadilan ini padaku, Ya Allah..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayah sudah berubah, ayah sudah tak sayang lagi pada ku..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku berusaha untuk mandiri ayah, aku tak akan bermanja-manja lagi padamu..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku kuat ayah dalam kesakitan ini..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lihatlah ayah, aku kuat walaupun penyakit kanker ini terus menyerangku..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku bisa melakukan ini semua sendiri ayah..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Besok suamiku akan menikah dengan perempuan itu. Perempuan yang aku benci, yang aku cemburui, tapi aku tak boleh egois, ini untuk kebahagian keluarga suamiku. Aku harus sadar diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayah, sebenarnya aku tak mau diduakan olehmu..&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" align="left" style="text-align:left;line-height:10.5pt"&gt;&lt;span style="font-size:8.5pt;font-family:&amp;quot;Tahoma&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;color:#333333"&gt;Mengapa harus Desi yang menjadi sahabatku?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayah.. aku masih tak rela..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi aku harus ikhlas menerimanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi nanti suamiku melangsungkan pernikahan keduanya. Semoga saja aku masih punya waktu untuk melihatnya tersenyum untukku. Aku ingin sekali merasakan kasih sayangnya yang terakhir. Sebelum ajal ini menjemputku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;''Ayah.. aku kangen Ayah..''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;=====================================================&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;’’Dan kini aku telah membawamu ke orang tuamu, Bunda..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku akan mengunjungimu sebulan sekali bersama Desi di Pulau Kayu ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku akan selalu membawakanmu bunga mawar yang berwana pink yang mencerminkan keceriaan hatimu yang sakit tertusuk duri.’’&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bunda tetap cantik, selalu tersenyum disaat tidur..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bunda akan selalu hidup dihati ayah..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bunda.. Desi tak sepertimu, yang tidak pernah marah..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Desi sangat berbeda denganmu, ia tak pernah membersihkan telingaku, rambutku tak pernah di creambathnya, kakiku pun tak pernah dicucinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayah menyesal telah menelantarkanmu selama 2 tahun, kamu sakit pun aku tak perduli, hidup dalam kesendirianmu..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seandainya Ayah tak menelantarkan Bunda, mungkin Ayah masih bisa tidur dengan belaian tangan Bunda yang halus..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang Ayah sadar, bahwa ayah sangat membutuhkan bunda..&lt;br /&gt;Bunda.. kamu wanita yang paling tegar yang pernah kutemui..&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" align="left" style="text-align:left;line-height:10.5pt"&gt;&lt;span style="font-size:8.5pt;font-family:&amp;quot;Tahoma&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;mso-fareast-font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;color:#333333"&gt;Aku menyesal telah asik dalam ke-egoanku..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bunda.. maafkan aku.. Bunda tidur tetap manis. Senyum manjamu terlihat di tidurmu yang panjang..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;’’Maafkan aku, tak bisa bersikap adil dan membahagiakanmu, aku selalu meng-iyakan apa kata ibuku, karena aku takut menjadi anak durhaka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maafkan aku ketika kau di fitnah oleh keluargaku, aku percaya begitu saja..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Bunda akan mendapat pengganti ayah di surga sana?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Bunda tetap menanti ayah disana? Tetap setia dialam sana?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tunggulah Ayah disana Bunda..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bisakan? Seperti Bunda menunggu ayah di sini.. Aku mohon..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;’’Ayah Sayang Bunda….’’&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4867951779813451239-68094929064519448?l=annisaagamais.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://annisaagamais.blogspot.com/feeds/68094929064519448/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4867951779813451239&amp;postID=68094929064519448' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4867951779813451239/posts/default/68094929064519448'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4867951779813451239/posts/default/68094929064519448'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://annisaagamais.blogspot.com/2010/04/aku-mencintaimu-suamiku.html' title='aku mencintaimu suamiku'/><author><name>Girlsvaganza</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12767896418878963158</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VBnHk8jfpH4/SK7FPWvBzYI/AAAAAAAAAAc/64dFbStiR44/S220/salman.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4867951779813451239.post-4713413328754862124</id><published>2009-11-30T04:25:00.000-08:00</published><updated>2009-11-30T05:05:17.150-08:00</updated><title type='text'>Akhwat Memakai Kaos Kaki, Haruskah?</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;    &lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#990000;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;Banyak muslimah bertanya-tanya tentang keharusan memakai kaos kaki. Mungkin sekilas terlihat sepele, tapi klo dilihat-lihat lagi kaki termasuk aurat lho! So, &lt;span style="font-style:italic;"&gt;pentingkah kaos kaki bagi muslimah&lt;/span&gt;?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;    &lt;span style="color:#000099;"&gt; K.H.E. Abdurahman mengatakan, ”&lt;strong&gt;Aurat itu memberi isyarat akan adanya sesuatu yang berharga, menarik dan mengundang nafsu orang untuk mengganggunya&lt;/strong&gt;. Oleh karena itu, bila pertahanan yang melindunginya tidak kuat (penutup aurat), tentulah simpanan yang berharga itu mudah dicuri atau dirampas orang”. (Risalah kecil, tahun 1969).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;    &lt;span style="color:#990000;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;em&gt;Bagaimana dengan batasan aurat itu sendiri&lt;/em&gt;? Setiap jengkal dari anggota tubuh wanita memiliki daya tarik yang sangat kuat. Untuk itu, wanita diperintahkan untuk menutup seluruh tubuhnya, kecuali wajah dan telapak tangan, seperti diterangkan:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;وَلاَ يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلاَّ مَا ظَهَرَمِنْهَا, وَلْيَضْرِبْنَ بِخُمُورِهِنَّ عَلَى جُيُوبِهِنَّ&lt;br /&gt;    &lt;span style="color:#000099;"&gt;…Dan janganlah mereka (kaum mukminat) menampakkan perhiasaanya melainkan yang biasa nampak daripadanya, dan hendaklah mereka menutupi dada-dada mereka… An-Nur : 31&lt;br /&gt;Agar lebih jelas, dalam hadis diterangkan:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;    &lt;span style="color:#000000;"&gt; Dari Ummu Salamah, ia berkata, ”Rasulullah saw. bersabda, ’Sesungguhnya perempuan itu apabila telah mengalami haid tidak boleh terlihat daripadanya melainkan ini dan ini, beliau berisyarat kepada wajah dan kedua telapak tangannya.” H.R. Abu Daud. &lt;br /&gt;Hadis lainnya :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;    &lt;span style="color:#000099;"&gt;“Sesungguhnya Ummu Salamah bertanya kepada Nabi “Bolehkah seorang wanita shalat dengan mengenakan baju kurung dan khimar (kain penutup kepala) dan tidak memakai izar (kain sejenis sarung)? Nabi menjawab, “&lt;strong&gt;(Boleh) bila keadaaan baju kurung itu menutupi kedua kakinya.&lt;/strong&gt;” H.R. Abu Daud&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;    &lt;span style="color:#6600cc;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;Sementara itu, dalam Quran surat An-Nur : 31 diterangkan dengan tegas dan jelas, bahwa &lt;strong&gt;menutup aurat itu wajib hukumnya dan haram memperlihatkannya&lt;/strong&gt;. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;     &lt;span style="color:#000099;"&gt;Namun sebagian dari ulama, seperti Al-Ahnaf mengatakan bahwa &lt;strong&gt;kaki wanita bukan termasuk aurat karena hajat mereka untuk berjalan dan melakukan banyak aktifitasnya&lt;/strong&gt;. Menurut mereka, tidak masalah terlihat sedikit bagian kaki wanita bahkan dalam shalat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;     &lt;span style="color:#000000;"&gt;Maka kita harus maklum bahwa meski kaki termasuk aurat yang wajib ditutup, namun tidak semua ulama sepakat tentang kewajiban untuk menutupnya. Para wanita dari kalangan yang menganut mazhab ini terbiasa shalat tanpa harus tertutup kakinya. Mereka juga tidak mewajibkan para wanita untuk memakai kaos kaki dalam tampil di luar rumahnya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;     &lt;span style="color:#000099;"&gt;Jadi,,, bisa ditarik kesimpulan kan? &lt;/span&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;Sesungguhnya memakai kaos kaki tidak diharuskan, asal muslimah bisa menutup auratnya, termasuk salah satunya adalah kaki. ;) &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#000099;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4867951779813451239-4713413328754862124?l=annisaagamais.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://annisaagamais.blogspot.com/feeds/4713413328754862124/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4867951779813451239&amp;postID=4713413328754862124' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4867951779813451239/posts/default/4713413328754862124'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4867951779813451239/posts/default/4713413328754862124'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://annisaagamais.blogspot.com/2009/11/akhwat-memakai-kaos-kaki-haruskah.html' title='Akhwat Memakai Kaos Kaki, Haruskah?'/><author><name>Girlsvaganza</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12767896418878963158</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VBnHk8jfpH4/SK7FPWvBzYI/AAAAAAAAAAc/64dFbStiR44/S220/salman.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4867951779813451239.post-6062439103911054330</id><published>2009-11-29T19:25:00.000-08:00</published><updated>2009-11-29T19:32:00.218-08:00</updated><title type='text'>akhwat jadi pemimpin lembaga??</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(153, 51, 153);"&gt;pernah lihat pemimpin perempuan? sebutlah megawati soekarno putri, presiden perempuan pertama di Indonesia. Atau pemimpin2 perempuan lain  yang anti kenal. Lalu, bagaimana pandangan Islam mengenai fenomena ini?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5Cakses%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;link rel="themeData" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5Cakses%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx"&gt;&lt;link rel="colorSchemeMapping" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5Cakses%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:trackmoves/&gt;   &lt;w:trackformatting/&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:donotpromoteqf/&gt;   &lt;w:lidthemeother&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:lidthemeasian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:lidthemecomplexscript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;    &lt;w:splitpgbreakandparamark/&gt;    &lt;w:dontvertaligncellwithsp/&gt;    &lt;w:dontbreakconstrainedforcedtables/&gt;    &lt;w:dontvertalignintxbx/&gt;    &lt;w:word11kerningpairs/&gt;    &lt;w:cachedcolbalance/&gt;    &lt;w:usefelayout/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;   &lt;m:mathpr&gt;    &lt;m:mathfont val="Cambria Math"&gt;    &lt;m:brkbin val="before"&gt;    &lt;m:brkbinsub val="--"&gt;    &lt;m:smallfrac val="off"&gt;    &lt;m:dispdef/&gt;    &lt;m:lmargin val="0"&gt;    &lt;m:rmargin val="0"&gt;    &lt;m:defjc val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent val="1440"&gt;    &lt;m:intlim val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim val="undOvr"&gt;   &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" defunhidewhenused="true" defsemihidden="true" defqformat="false" defpriority="99" latentstylecount="267"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="0" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Normal"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="heading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="35" qformat="true" name="caption"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="10" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" name="Default Paragraph Font"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="11" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtitle"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="22" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Strong"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="20" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="59" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Table Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Placeholder Text"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="No Spacing"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Revision"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="34" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="List Paragraph"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="29" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="30" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="19" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="21" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="31" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="32" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="33" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Book Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="37" name="Bibliography"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" qformat="true" name="TOC Heading"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:"MS Mincho"; 	panose-1:2 2 6 9 4 2 5 8 3 4; 	mso-font-alt:"ＭＳ 明朝"; 	mso-font-charset:128; 	mso-generic-font-family:modern; 	mso-font-pitch:fixed; 	mso-font-signature:-1610612033 1757936891 16 0 131231 0;} @font-face 	{font-family:"Cambria Math"; 	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-1610611985 1107304683 0 0 159 0;} @font-face 	{font-family:"Arial Narrow"; 	panose-1:2 11 6 6 2 2 2 3 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:swiss; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:647 2048 0 0 159 0;} @font-face 	{font-family:"\@MS Mincho"; 	panose-1:2 2 6 9 4 2 5 8 3 4; 	mso-font-charset:128; 	mso-generic-font-family:modern; 	mso-font-pitch:fixed; 	mso-font-signature:-1610612033 1757936891 16 0 131231 0;} @font-face 	{font-family:"Arabic Transparent"; 	mso-font-alt:"Times New Roman"; 	mso-font-charset:178; 	mso-generic-font-family:auto; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:8193 0 0 0 64 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	margin:0in; 	margin-bottom:.0001pt; 	text-align:justify; 	text-justify:inter-ideograph; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:8.0pt; 	mso-bidi-font-size:12.0pt; 	font-family:"Arial Narrow","sans-serif"; 	mso-fareast-font-family:"MS Mincho"; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-language:JA;} p.JawabanChar, li.JawabanChar, div.JawabanChar 	{mso-style-name:"Jawaban Char"; 	mso-style-update:auto; 	mso-style-unhide:no; 	margin:0in; 	margin-bottom:.0001pt; 	text-align:justify; 	text-justify:inter-ideograph; 	text-indent:11.35pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	mso-bidi-font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman","serif"; 	mso-fareast-font-family:"MS Mincho"; 	mso-fareast-language:JA; 	mso-bidi-font-weight:bold;} p.subChar, li.subChar, div.subChar 	{mso-style-name:"sub Char"; 	mso-style-update:auto; 	mso-style-unhide:no; 	mso-style-parent:"Jawaban Char"; 	margin-top:6.0pt; 	margin-right:0in; 	margin-bottom:0in; 	margin-left:.25in; 	margin-bottom:.0001pt; 	text-indent:-.25in; 	mso-pagination:widow-orphan; 	tab-stops:.25in; 	font-size:11.0pt; 	mso-bidi-font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman","serif"; 	mso-fareast-font-family:"MS Mincho"; 	mso-fareast-language:JA; 	font-weight:bold;} p.terjemahChar, li.terjemahChar, div.terjemahChar 	{mso-style-name:"terjemah Char"; 	mso-style-update:auto; 	mso-style-unhide:no; 	mso-style-parent:"Jawaban Char"; 	margin-top:6.0pt; 	margin-right:0in; 	margin-bottom:6.0pt; 	margin-left:0in; 	text-align:justify; 	text-justify:inter-ideograph; 	mso-pagination:widow-orphan; 	direction:rtl; 	unicode-bidi:embed; 	font-size:12.0pt; 	mso-bidi-font-size:14.0pt; 	font-family:"Times New Roman","serif"; 	mso-fareast-font-family:"MS Mincho"; 	mso-bidi-font-family:"Arabic Transparent"; 	mso-fareast-language:JA; 	mso-bidi-font-weight:bold; 	font-style:italic; 	mso-bidi-font-style:normal;} p.StyleJustified, li.StyleJustified, div.StyleJustified 	{mso-style-name:"Style عربية + Justified"; 	mso-style-update:auto; 	mso-style-unhide:no; 	margin-top:6.0pt; 	margin-right:0in; 	margin-bottom:6.0pt; 	margin-left:0in; 	text-align:justify; 	text-justify:inter-ideograph; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:16.0pt; 	font-family:"Arabic Transparent"; 	mso-ascii-font-family:"Arabic Transparent"; 	mso-fareast-font-family:"MS Mincho"; 	mso-hansi-font-family:"Arabic Transparent"; 	mso-fareast-language:JA; 	mso-no-proof:yes;} p.StyleterjemahChar, li.StyleterjemahChar, div.StyleterjemahChar 	{mso-style-name:"Style terjemah Char +"; 	mso-style-unhide:no; 	mso-style-parent:"terjemah Char"; 	margin-top:6.0pt; 	margin-right:0in; 	margin-bottom:6.0pt; 	margin-left:0in; 	text-align:justify; 	text-justify:inter-ideograph; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	mso-bidi-font-size:14.0pt; 	font-family:"Times New Roman","serif"; 	mso-fareast-font-family:"MS Mincho"; 	mso-bidi-font-family:"Arabic Transparent"; 	mso-fareast-language:JA; 	mso-bidi-font-weight:bold; 	font-style:italic; 	mso-bidi-font-style:normal;} .MsoChpDefault 	{mso-style-type:export-only; 	mso-default-props:yes; 	font-size:10.0pt; 	mso-ansi-font-size:10.0pt; 	mso-bidi-font-size:10.0pt; 	mso-fareast-font-family:"MS Mincho";} @page Section1 	{size:8.5in 11.0in; 	margin:1.0in 1.0in 1.0in 1.0in; 	mso-header-margin:.5in; 	mso-footer-margin:.5in; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman","serif";} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Dalam kondisi normal, yang seharusnya tampil di depan umum dan memimpin suatu lembaga yang bersifat umum, yang terdiri dari kaum lelaki dan kaum wanita adalah laki-laki. Dalam kondisi tertentu, yakni adanya kebutuhan obyektif baik dalam sekala umum atau dalam ruang lingkup khusus dan tidak ada yang dapat melakukannya selain wanita yang bersangkutan, ia&lt;span style="color: rgb(153, 51, 153);"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 153);"&gt;boleh&lt;/span&gt; tampil untuk memimpin lembaga tersebut dengan &lt;span style="color: rgb(153, 51, 153);"&gt;tetap memperhatian ketentuan-ketentuan Islam&lt;/span&gt;, yaitu: &lt;/span&gt;  &lt;p class="subChar"&gt;1. Mengenakan Pakaian yang Menutup Aurat &lt;/p&gt;  &lt;p class="StyleJustified" dir="rtl" style="text-align: justify; direction: rtl; unicode-bidi: embed;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="AR-SA"&gt;يَاأَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ لِأَزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَاءِ الْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِنْ جَلاَبِيبِهِنَّ ذَلِكَ أَدْنَى أَنْ يُعْرَفْنَ فَلاَ يُؤْذَيْنَ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَحِيمًا&lt;/span&gt;&lt;span dir="ltr" style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="StyleterjemahChar"&gt;Hai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang-oarang beriman, hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya keseluruh tubuh mereka”(QS Al Ahzaab 59). &lt;/p&gt;  &lt;p class="subChar"&gt;2. Tidak Tabarruj atau Memamerkan Perhiasan dan Kecantikan &lt;/p&gt;  &lt;p class="StyleterjemahChar"&gt;”Janganlah memamerkan perhiasan seperti orang jahiliyah yang pertama” (QS Al Ahzaab 33) &lt;/p&gt;  &lt;p class="subChar"&gt;3. Tidak Melunakkan, Memerdukan atau Mendesahkan Suara &lt;/p&gt;  &lt;p class="StyleterjemahChar"&gt;"Janganlah kamu tunduk dalam berbicara (melunakkan dan memerdukan suara atau sikap yang sejenis) sehingga berkeinginanlah orang yang ada penyakit dalam hatinya, dan ucapkanlah perkataan yang baik” (QS Al Ahzaab 32). &lt;/p&gt;  &lt;p class="subChar"&gt;4. Menjaga Pandangan. &lt;/p&gt;  &lt;p class="terjemahChar" dir="rtl"&gt;&lt;span dir="ltr"  style="font-size:85%;"&gt;"Katakanlah pada orang-orang laki-laki beriman: Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka sesungguhnya Allah maha mengetahui apa yang mereka perbuat. Dan katakanlah kepada wanita-wanita yang beriman: Hendaklah mereka menahan pandangannya dan Memelihara kemaluannya ........"(QS An Nuur 30-&lt;/span&gt;&lt;span dir="ltr"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;31)&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="subChar"&gt;5. Aman dari Fitnah.&lt;/p&gt;  &lt;p class="JawabanChar"&gt;Hal ini sudah merupakan ijma‘ ulama. &lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4867951779813451239-6062439103911054330?l=annisaagamais.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://annisaagamais.blogspot.com/feeds/6062439103911054330/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4867951779813451239&amp;postID=6062439103911054330' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4867951779813451239/posts/default/6062439103911054330'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4867951779813451239/posts/default/6062439103911054330'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://annisaagamais.blogspot.com/2009/11/akhwat-jadi-pemimpin-lembaga.html' title='akhwat jadi pemimpin lembaga??'/><author><name>Girlsvaganza</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12767896418878963158</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VBnHk8jfpH4/SK7FPWvBzYI/AAAAAAAAAAc/64dFbStiR44/S220/salman.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4867951779813451239.post-1469405174212023551</id><published>2009-07-23T04:10:00.000-07:00</published><updated>2009-07-23T04:11:54.096-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='muslimah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='peran'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='profesi'/><title type='text'>Muslimah dan Profesinya</title><content type='html'>Tak perlu bosan rasanya membahas tentang wanita. Bukannya narsis atau mengistimewakan terhadap laki-laki. Tapi memang wanita sering dijadikan objek&lt;span style="font-style: italic;"&gt; 'brain washing'&lt;/span&gt; dari pemikiran-pemikiran&lt;span style="font-style: italic;"&gt; liberalism&lt;/span&gt; dan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;feminism&lt;/span&gt;. Termasuk tentang profesi atau peran wanita dalam kehidupan bermasyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jauh sebelum gerakan emansipasi wanita berhembus, Islam telah lama mengangkat persamaan derajat antara manusia. Meskipun berbeda suku, bangsa, bahasa, laki-laki atau perempuan, semua sama di mata Tuhan. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Why? Because the real value of a human being is Taqwa. Taqwa means : God consciousness, fear of Allah, righteousness.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa diantara kamu.”(QS, al-Hujurat [49]: 13)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;then why Taqwa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Berbekallah, dan sesungguhnya &lt;em&gt;sebaik&lt;/em&gt;-&lt;em&gt;baik&lt;/em&gt; bekal adalah &lt;em&gt;taqwa&lt;/em&gt;. Dan bertaqwalah kepada-Ku, hai &lt;em&gt;orang&lt;/em&gt;-&lt;em&gt;orang&lt;/em&gt; yang berakal.” (&lt;em&gt;QS&lt;/em&gt;. Al Baqarah : 197)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah ayat diatas diakhiri dengan menyapa orang-orang yang berakal. Jadi seseorang harus berpikir lagi :Apa gunanya ia berbekal? Memang kemana dia akan pergi sehingga harus berbekal? Lalu apa hubungannya dengan berusaha menjadi orang yang sama atau lebih tinggi derajatnya dari orang lain?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi Jelas. Bukan gender pembeda derajatnya. Siapa paling taqwa, dia paling tinggi. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;It's just like a game. Who has collected the hugest poin, he get the highest level.&lt;/span&gt; Adil kan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;So, does Islam allow Us (woman) to work as man work?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;The answer is Islam deeply honors woman.&lt;/span&gt; Islam sangat menghargai, memuliakan wanita ;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;I mean Islam doesn't forbidd woman to work as a sailor, bussinessman, company leader, engineer, etc.&lt;/span&gt; Dan kembali lagi bahwa islam menghargai wanita, sehingga melindungi wanita dari berbagai fitnah. Sederhananya, wanita punya 2 peranan besar:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Family Manager&lt;/span&gt; ( Istri dan Ibu)&lt;br /&gt;Ini kewajiban, nggak bisa diganti oleh laki-laki. Soalnya nggak ada kan pria yang bisa hamil dan melahirkan? :) &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Househusband&lt;/span&gt; yang sempat dicoba beberapa keluarga di Amerika juga ternyata bermasalah. OK kalau ada yang bilang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;man is good caregiver&lt;/span&gt;. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;But I think commonly they aren't as well as woman care to their children.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Juga karena hal yang paling pertama yang diminta pertanggungjawaban oleh Allah dari seorang wanita adalah mengenai suami dan anak-anaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Society Mover&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;wanita itu penggerak masyarakat. Realita : Megawati mampu menggerakkan jutaan orang di partainya. Terlepas dari profil partainya, dengan berbekal kharisma Sang Ayah, dia punya kekuatan menggerakkan massa. Meskipun mungkin pengaruh SBY lebih besar untuk menggerakkan massa dan memenangkan pemilu tahun ini ;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh lain, Aisyah r.a. mampu menggerakkan ummat dalam Perang Jamal, sekali lagi terlepas dari alasan terjadinya perang. yang jelas beliau punya peran dalam menyadarkan ummat dan membuat mereka tergerak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lihat, ternyata secara psikologis wanita berperan besar disana.&lt;br /&gt;Di balik layar pun, Khadijah adalah motivator sejati Rasulullah SAW. Disaat pertama mendapat wahyu, khadijahlah yang memberi dukungan dan semangat. Sehingga Rasulullah mau bergerak dan menggerakkan ummat untuk berislam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam realita, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;society mover&lt;/span&gt; itu bisa sebagai pengurus lembaga masyarakat,majelis Ta'lim,PKK,NGO, wirausaha,legislatif pemerintah, eksekutif (karyawati, PNS, guru), Istri RT/RW, Istri Presiden juga :D, dan banyak lagi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Intinya adalah dia bisa berkontribusi dan berprestasi untuk kemashlahatan ummat dengan menghindari mudharat2 yang ada. Hindari profesi yang mengharuskan berpindah agama, melepas jilbab atau mengumbar aurat. Juga profesi yang menyebabkan kita sibuk tak punya waktu sedikitpun untuk mengurus anak/keluarga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kalau bisa jadi pebisnis lewat internetan di rumah, sambil ngurus anak, kenapa enggak?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Jadi anggota legislatif yang sukses juga membina anaknya jadi hafidz Quran kenapa enggak?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Jadi pengurus LSM  yang anaknya juara Olympiade fisika Internasional, kenapa enggak?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang penting, dahulukan mendidik anak dan keluarga, baru mendidik lingkungan/masyarakat. Karena kalau semua anak di semua rumah dididik dengan baik oleh Ibu-ibunya yang cerdas, maka otomatis masyarakatnya juga cerdas :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, ada banyak pilihan profesi untuk para Muslimah di Dunia. ^__^&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber : mujahidah90.blogspot.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4867951779813451239-1469405174212023551?l=annisaagamais.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://annisaagamais.blogspot.com/feeds/1469405174212023551/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4867951779813451239&amp;postID=1469405174212023551' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4867951779813451239/posts/default/1469405174212023551'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4867951779813451239/posts/default/1469405174212023551'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://annisaagamais.blogspot.com/2009/07/muslimah-dan-profesinya.html' title='Muslimah dan Profesinya'/><author><name>Girlsvaganza</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12767896418878963158</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VBnHk8jfpH4/SK7FPWvBzYI/AAAAAAAAAAc/64dFbStiR44/S220/salman.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4867951779813451239.post-3573301105113960576</id><published>2009-04-03T05:24:00.000-07:00</published><updated>2009-04-03T06:02:01.057-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='muslimah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tips'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cantik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='manfaat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kesehatan'/><title type='text'>6 Tips Cantik ala Muslimah</title><content type='html'>Muslimah, diamnya saja cantik dengan ia menjaga aurat dan akhlaknya. Tapi agar kecantikan itu terjaga, ada beberapa tips untuk kamu ^^ :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1. Agar wajah selalu segar, berseri-seri dan cantik:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Cuci muka minimal 5 kali sehari, yaitu dengan air wudhu. Jangan langsung dikeringkan oleh handuk, biarkan menetes dan kering sendiri. Lalu ambillah sajadah, shalat, berdzikir, dan berdo'a.&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_VBnHk8jfpH4/SdYDMzbvQMI/AAAAAAAAABg/BwpJpuoFlQY/s1600-h/wudhu.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 88px; height: 88px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_VBnHk8jfpH4/SdYDMzbvQMI/AAAAAAAAABg/BwpJpuoFlQY/s320/wudhu.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5320443528284684482" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2. Untuk menghilangkan stress (salah satu penyebab kerut di wajah) :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Perbanyaklah 'olah raga'. Jika tidak ada waktu untuk pergi ke studio fitness, spot-gym, dan lain-lain. Cukup dengan memperbanyak sholat. Dengan sholat berarti kita menggerakan seluruh tubuh. Konsultasikan semua keluh kesah kita pada Zat Yang Maha Tahu -Allah SWT dengan dzikir dan do'a-.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_VBnHk8jfpH4/SdYDr2vTGEI/AAAAAAAAABo/vP5pNck7ilQ/s1600-h/a1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 119px; height: 119px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_VBnHk8jfpH4/SdYDr2vTGEI/AAAAAAAAABo/vP5pNck7ilQ/s320/a1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5320444061747976258" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;3. Untuk pelembab, agar awet muda:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Gunakanlah senyum. Tidak hanya di bibir tapi di hati juga. Katakan pada diri sendiri, kamu adalah cantik dan tidak memerlukan segala macam operasi plastik. Tidak lupa membisikan 'kata kunci' setiap bercermin, "Allahuma kamma hassanta khalgii fahassin khulqii" (Ya Allah sebagaimana engkau telah memperindah kejadianku, maka perindah pula ahlaq ku). (HR Ahmad).&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_VBnHk8jfpH4/SdYEuTtAFvI/AAAAAAAAACA/e3VgLEgJEvM/s1600-h/a4.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 85px; height: 112px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_VBnHk8jfpH4/SdYEuTtAFvI/AAAAAAAAACA/e3VgLEgJEvM/s320/a4.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5320445203394336498" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;4. Untuk mendapatkan bibir cantik:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Bisikan kalimat-kalimat Allah, tidak berkata bohong, atau menyakiti hati orang lain, tidak dipakai menyombongkan diri atau takabur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;5. Agar tubuh langsing:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Lakukan diet yang teratur yaitu dengan berpuasa seminggu 2 kali, Senin dan Kamis. Jika kuat, lebih bagus lagi berpuasa seperti nabi Daud AS. Makanlah makanan halal, perbanyak sayuran, buah-buahan, air putih.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_VBnHk8jfpH4/SdYGNJbUEzI/AAAAAAAAACI/lABuyIOn60c/s1600-h/a5.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 118px; height: 118px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_VBnHk8jfpH4/SdYGNJbUEzI/AAAAAAAAACI/lABuyIOn60c/s320/a5.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5320446832723366706" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;6. Untuk mengembangkan diri:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sebarkan salam dan sapaan. Dengan demikian kita akan banyak dikenal dan disayangi.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_VBnHk8jfpH4/SdYICMPd5pI/AAAAAAAAACQ/kqMDI5vjV4I/s1600-h/a6.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 120px; height: 120px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_VBnHk8jfpH4/SdYICMPd5pI/AAAAAAAAACQ/kqMDI5vjV4I/s320/a6.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5320448843523679890" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4867951779813451239-3573301105113960576?l=annisaagamais.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://annisaagamais.blogspot.com/feeds/3573301105113960576/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4867951779813451239&amp;postID=3573301105113960576' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4867951779813451239/posts/default/3573301105113960576'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4867951779813451239/posts/default/3573301105113960576'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://annisaagamais.blogspot.com/2009/04/6-tips-cantik-ala-muslimah.html' title='6 Tips Cantik ala Muslimah'/><author><name>Girlsvaganza</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12767896418878963158</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VBnHk8jfpH4/SK7FPWvBzYI/AAAAAAAAAAc/64dFbStiR44/S220/salman.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_VBnHk8jfpH4/SdYDMzbvQMI/AAAAAAAAABg/BwpJpuoFlQY/s72-c/wudhu.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4867951779813451239.post-2601572213803927142</id><published>2009-03-18T22:40:00.000-07:00</published><updated>2009-03-18T22:44:36.180-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kesehatan'/><title type='text'>SADARI YUK!!!</title><content type='html'>Sehat adalah salah satu nikmat yang patut disyukuri. Terkadang kita lupa untuk mensyukuri nikmat ini hingga datangnya sakit. Ketika sakit, barulah kita menyesali nikmatnya hidup sebagai orang sehat. Dan tak hanya ikhwan, akhwat pun tentunya ingin hidup sehat agar bisa beraktivitas dengan optimal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artikel kesehatan kali ini akan membahas mengenai kanker payudara. Di Indonesia, kanker ini menduduki peringkat kedua terbanyak setelah kanker rahim. Kebanyakan para penderita kanker ini baru mengetahui setelah stadium lanjut sehingga tidak dapat tertolong. Lain halnya jika kita mengetahuinya dalam stadium dini, pengobatan tentunya akan lebih mudah diberikan dan penderita dapat tertolong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, gimana caranya kita tahu kalau ada sel-sel kanker dalam payudara kita??? Kita berdoa aja dulu mudah-mudahan payudara kita baik-baik aja. Tapi, jangan sampai kita terjebak sampai di situ. Untuk mencegah atau mengobati dalam stadium dini, tentunya kita harus tahu ciri-ciri dari kanker payudara ini.  Namun, sabar dulu yak, perjalanan kita akan dimulai dari mengenali payudara kita sendiri dulu OK!!!! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Payudara terdiri dari tiga unsur, yaitu kelenjar air susu, saluran kelenjar dan jaringan penunjang payudara yang mengikat kelenjar-kelenjar menjadi satu kesatuan. Keseluruhan payudara dibungkus oleh kulit. Saluran kelenjar akan bermuara pada puting susu yang berada di tengah daerah kulit yang berwarna gelap (areola). Kanker payudara merupakan keganasan yang berasal dari kelenjar, saluran kelenjar dan jaringan penunjang payudara (tidak termasuk kulit payudara). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Payudara memiliki bagian-bagian (lingkungan) yang kalau diraba terasa berbeda-beda. Sisi atas agak ke samping (dekat ketiak) cenderung terasa bergumpal-gumpal besar. Payudara bagian bawah terasa seperti hamparan pasir atau kerikil. Sedang bagian di bawah puting susu terasa seperti sekumpulan biji-bijian yang besar. Kadang ada juga gumpalan yang menyerupai sebuah mangkuk. Kondisi ini bisa berbeda pada tiap wanita. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kanker ini memiliki 3 tahap pertumbuhan yaitu inisiasi, promosi, dan proliferasi. Inisiasi adalah tahap terjadinya perubahan dalam sel-sel di payudara. Pada tahap ini, sel kanker bisa kembali menjadi normal. Promosi yaitu tahap dimana sel tersebut tidak kembali  menjadi normal yang dapat disebabkan oleh berbagai factor internal dan factor lingkungan. Selanjutnya pada tahap proliferasi, sel kanker akan menyebar ke kelenjar getah bening regional (daerah ketiak) lalu menuju pembuluh darah. Melalui pembuluh darah, sel kanker akan berhenti dan menyebar di salah satu organ. Jika fungsi organ tersebut berubah, maka dapat menimbulkan kematian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyebab dari kenker payudara belum diketahui secara pasti. Tapi, agar kita bisa lebih waspada, berikut ini akan ditampilkan factor-faktor yang beresiko tinggi terkena kanker payudara:&lt;br /&gt;  *Wanita berumur di atas 40 tahun yang tidak mempunyai anak.&lt;br /&gt;  *Wanita yang mempunyai anak pertama pada umur 35 tahun.&lt;br /&gt;  *Wanita yang tidak kawin.&lt;br /&gt;  *Menarche lebih dini (di bawah 10 tahun).&lt;br /&gt;  *Menopause yang lambat.&lt;br /&gt;  *Mengalami trauma pada payudara.&lt;br /&gt;  *Wanita di atas 25 tahun yang keluarganya pernah menderita kanker payudara.&lt;br /&gt;  *Tidak menyusui.&lt;br /&gt;  *Pernah operasi payudara atau alat reproduksinya.&lt;br /&gt;  *Perbah mendapat obat hormonal yang lama.&lt;br /&gt;  *Cenderung kelebihan berat badan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penderita kanker payudara akan menunjukan gejala yang bervariasi misalnya perubahan bentuk/ besar payudara, puting susu yang tertarik ke dalam, adanya bentuk mirip koreng/ eksema yang menahun pada puting susu, bentuk seperti kulit jeruk yang berkeriput pada payudara, keluar cairan tidak normal dari puting susu yang berupa nanah, darah, cairan encer atau keluar air susu pada ibu yang tidak hamil atau tidak sedang menyusui, dan terdapat luka yang tak sembuh-sembuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SADARI atau Pemeriksaan Payudara Sendiri ini dapat menjadi langkah awal dalam mengetahui kanker payudara. Tindakan ini sangat penting karena sekitar 85% benjolan di payudara ditemukan oleh penderita sendiri. SADARI biasanya dilakukan saat 5 atau 7 hari setelah menstruasi karena pada saat itu payudara sedang dalam kondisi lunak. Langkah-langkah SADARI adalah:&lt;br /&gt;(1)Pemeriksaan di depan cermin. &lt;br /&gt;Berdirilah seperti biasa di depan cermin, dan dengan menanggalkan pakaian atas perhatikanlah kesimetrisan kedua payudara Anda. Lalu angkat kedua lengan Anda melewati kepala. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(2)Pemeriksaan raba pada posisi berdiri. &lt;br /&gt;Untuk melakukan pemeriksaan pada payudara sebelah kanan, angkat lengan kanan anda ke belakang kepala, lalu gunakan jari-jari tangan kiri untuk melakukan pemeriksaan. Lakukan langkah-langkah sebaliknya untuk memeriksa payudara sebelah kiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(3)Pemeriksaan raba pada saat berbaring. &lt;br /&gt;Berbaringlah di atas permukaan yang keras. Saat melakukan pemeriksaan pada payudara kanan, letakkan bantal di bawah pundak kanan. Kemudian letakkan lengan kanan di belakang kepala. Ratakan jari-jari tangan kiri pada payudara kanan, dan tekan secara lembut dengan gerakan memutar searah jarum jam. Mulailah pada bagian paling puncak dari payudara kanan (posisi jam 12), kemudian bergerak ke arah jam 10 dan seterusnya, sampai kembali ke posisi jam 12. Setelah itu, pindahkan jari-jari Anda kira-kira 2 cm mendekati puting. Teruskan gerakan memutar seperti sebelumnya hingga seluruh bagian payudara, termasuk puting selesai diperiksa. Lakukan hal yang sama pada payudara sebelah kiri.&lt;br /&gt;Teknik SADARI yang benar harus menggunakan buku jari dari ketiga jari tengah Anda, bukan ujung jari. Anda sangat dianjurkan untuk mengulang-ulang gerakan melingkar dengan buku jari yang disertai dengan sedikit penekanan dengan kekuatan yang berbeda-beda. Pertama-tama dilakukan dengan tekanan ringan untuk meraba adanya benjolan di dekat permukaan kulit, yang kedua dengan tekanan sedang untuk meraba adanya benjolan di tengah-tengah jaringan payudara, yang ketiga dengan tekanan cukup kuat untuk merasakan adanya benjolan di dasar payudara, dekat dengan tulang dada/iga. Namun penekanan yang berlebihan dapat menyebabkan tekanan pada tulang rusuk dan akan terasa seperti benjolan. Untuk memudahkan dalam meraba, dapat digunakan lotion agar lebih licin atau menggunakan sabun saat mandi. Jangan lupa juga untuk meraba di daerah ketiak dan daerah sekitar payudara untuk melihat apakah terdapat sebaran dari kanker payudara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mencegah lebih baik daripada mengobati. Kalimat tadi merupakan pepatah lama yang telah kita kenal semenjak SD. Mencegah kanker payudara??? Suatu langkah yang bijak jika kita dapat mencegah kanker berbahaya ini. Namun sayangnya, tidak ada langkah absolute yang dapat benar2 mencegah kanker ini. Pola hidup sehat dan menghindari stress adalah salah satu sarana untuk menghambat penyebaran sel kanker dan memperpanjang usia harapan hidup. Banyak mengkonsumsi sayuran dan buah-buahan bisa menurunkan resiko kanker payudara karena makanan nabati ini mengandung antioksidan yang dapat mencegah kerusakan sel yang dapat menyebabkan kanker. Dari suatu penelitian yang dipimpin oleh David J. Hunter, M. D., Direktur Harvard Center for Cancer Prevention di Boston, menunjukkan bahwa lemak tak jenuh tunggal seperti minyak zaitun bisa melindungi kita dari kanker payudara, sedangkan lemak jenuh seperti terdapat di dalam daging dan mentega bisa meningkatkan risiko kenker payudara. Sementara itu, dari penelitian tahun 1997 yang diterbitkan melalui jurnal The Lancet bahwa konsumsi kedelai dalam jumlah banyak yang mengandung senyawa fitoestrogen akan menurunkan resioko kanker payudara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sehat itu penting lho! Jadi mau nunggu apa lagi? Yuk, mulai sekarang kita rajin periksa payudara sendiri dan menjalani hidup dengan pola hidup yang sehat. SADARI YUKKK!!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4867951779813451239-2601572213803927142?l=annisaagamais.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://annisaagamais.blogspot.com/feeds/2601572213803927142/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4867951779813451239&amp;postID=2601572213803927142' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4867951779813451239/posts/default/2601572213803927142'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4867951779813451239/posts/default/2601572213803927142'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://annisaagamais.blogspot.com/2009/03/sadari-yuk.html' title='SADARI YUK!!!'/><author><name>Girlsvaganza</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12767896418878963158</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VBnHk8jfpH4/SK7FPWvBzYI/AAAAAAAAAAc/64dFbStiR44/S220/salman.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4867951779813451239.post-2681778349176134336</id><published>2009-03-12T09:20:00.000-07:00</published><updated>2009-03-12T09:21:40.779-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='event'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='keluarga'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='muslimah'/><title type='text'>IMOOTS 13 Maret 2009</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="background-color: rgb(255, 192, 192); color: rgb(0, 0, 0);" &gt;Rumah tangga yang baik itu, ada komunikasi, saling percaya dan terbuka, perhatian satu sama lain, saling berbagi rasa baik suka maupun duka. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="background-color: rgb(255, 192, 192); color: rgb(0, 0, 0);" &gt; [Raihan TA 07]&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="background-color: rgb(223, 255, 191);"&gt;Dalam rumah tangga yang baik, ada orang tua yang teladan, pemahaman ilmu agama luas beserta pelaksanaannya. kekeluargaan yang dekat, terbuka dengan saling menghormati dan menghargai. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="background-color: rgb(223, 255, 191);"&gt;[Fazlur, Ketua HMTL]&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 64, 159);font-size:100%;" &gt;Bagaimana meneladani Rasulullah dalam rumah tangga?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 64, 159);font-size:100%;" &gt;Sebelum berniat berumah tangga, apa yang harus disiapkan agar seindah rumah tangga Rasulullah?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 64, 159);font-size:100%;" &gt;Seperti apa sih kisah rumah tangga Rasulullah dengan 'Aisyah?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 64, 159);font-size:100%;" &gt;temukan jawabannya di....&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 64, 159);font-size:100%;" &gt;Talkshow interaktif :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="background-color: rgb(223, 191, 255);font-size:130%;" &gt;Interactive Muslimah Only On The Spot&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="background-color: rgb(223, 191, 255); color: rgb(255, 255, 255);font-size:180%;" &gt;IMOOTS (baca : Imuts)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="background-color: rgb(255, 191, 255);font-size:130%;" &gt;"Kehidupan Rumah Tangga Rasulullah dengan 'Aisyah"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 255, 255); background-color: rgb(255, 0, 127);font-size:130%;" &gt;Jum'at, 13 Maret 2009&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 255, 255); background-color: rgb(255, 0, 127);font-size:130%;" &gt;Pukul 11.00-13.00&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 255, 255); background-color: rgb(255, 0, 127);font-size:130%;" &gt;Selasar Planologi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 64, 159);font-size:130%;" &gt;feat:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 64, 159);font-size:130%;" &gt;Teh Anni TL'04&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 64, 159);font-size:130%;" &gt;( status: just married ^^)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 0, 127);"&gt;Organized by:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 0, 127);"&gt;GARIS, FSI-GD, KAMIL, KMMP, KISR&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 0, 127);"&gt;Annisaa GAMAIS ITB&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 127);font-size:180%;" &gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Free!!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 0, 127);font-size:180%;" &gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;++ Nonton 'n Snack&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:180%;color:#bf00bf;"&gt;Don't Miss It!&lt;/span&gt;&lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/tsmileys2/03.gif" alt=";)" width="18" height="18" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4867951779813451239-2681778349176134336?l=annisaagamais.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://annisaagamais.blogspot.com/feeds/2681778349176134336/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4867951779813451239&amp;postID=2681778349176134336' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4867951779813451239/posts/default/2681778349176134336'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4867951779813451239/posts/default/2681778349176134336'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://annisaagamais.blogspot.com/2009/03/imoots-13-maret-2009.html' title='IMOOTS 13 Maret 2009'/><author><name>Girlsvaganza</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12767896418878963158</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VBnHk8jfpH4/SK7FPWvBzYI/AAAAAAAAAAc/64dFbStiR44/S220/salman.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4867951779813451239.post-3469007585793144320</id><published>2009-03-03T08:02:00.000-08:00</published><updated>2009-03-03T08:07:11.582-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='event'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='muslimah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='buku'/><title type='text'>Annisaa Week news</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_VBnHk8jfpH4/Sa1VCxfbD2I/AAAAAAAAABQ/xsWyWKeFWcI/s1600-h/a-week1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 150px; height: 112px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_VBnHk8jfpH4/Sa1VCxfbD2I/AAAAAAAAABQ/xsWyWKeFWcI/s320/a-week1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5308993041872916322" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;ITB, I'm In Love!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;BANDUNG, itb.ac.id - Pada masa remaja akhir, tentunya perasaan menyukai seseorang muslimah terhadap seorang muslim akan semakin berkembang. Namun, masalah percintaan ini harus dijaga seperti yang telah disyariatkan dalam agama Islam. Bagaimana dengan masalah percintaan mahasiswa zaman sekarang ? Untuk itu lah, pada hari Sabtu (21/02/09) bertempat di Galeri I Campus Center Timur ITB diadakan talkshow yang berjudul "ITB I'm in Love" yang termasuk dalam rangkaian acara Annisaa Week 09 yang diadakan oleh Gamais ITB tanggal 17-21 Februari 2009. Hadir sebagai pembicara dalam talkshow kali ini adalah Asma Nadia (penulis novel), Fitri Arianti (psikolog LMS), dan Ghaida Tsuraya (FI'06).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Teori Segitiga Cinta yang dipaparkan oleh Fitri, ada 3 hal utama yang menimbulkan rasa cinta, yaitu : passion (hasrat), intimacy (keakraban), dan commitment (komitmen). Dalam hal keakraban, Fitri mengatakan bahwa ikatan cinta paling kuat itu adalah ikatan cinta antara ibu dan anak. Hal tersebut dibuktikan dengan tertulisnya di dalam Al Qur'an bahwa salah satu tanda kiamat adalah ketika seorang ibu lupa pada anaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sela-sela talkshow, peserta dihibur dengan penampilan nasyid dari Teknik Informatika '07. Kemudian, dalam acara ini, diresmikanlah Sekolah Muslimah yang didirikan oleh Gamais ITB bekerjasama dengan Majelis Ta'lim Salman. Dalam sekolah yang terdiri dari 8 pertemuan ini, para muslimah akan diajarkan untuk menjahit, memasak, dan hal-hal kewanitaan lainnya. Tujuan didirikannya Sekolah Muslimah adalah untuk membentuk pribadi muslimah sesuai ajaran dalam Al Qur'an, memfasilitasi kebutuhan para wanita, dan membangun kesadaran akan pentingnya peran wanita dalam sebuah peradaban.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Talkshow dilanjutkan dengan pembicara Asma Nadia, seorang penulis novel islami. Menurut beliau, cinta itu tidak dilarang, namun ada toleransi, batasan, dan penempatannya. Selama rutinitas tidak terganggu, tidak mengubah pencapaian dan tidak mengarah pada maksiat, rasa cinta itu boleh dipelihara. Tetapi bila dirasakan sudah tidak dapat menjaga hati dari perasaan cinta terhadap lawan jenis, sebaiknya menikah lah untuk menghindari zinah, dengan syarat sudah mendapat restu dari kedua orangtua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, Ghaida Tsuraya, mahasiswi ITB jurusan Fisika yang juga putri dari Aa' Gym, berbagi pengalaman atas keputusannya untuk menikah muda November 2008 lalu. Ghaida mengaku bahwa pernikahan yang ia lakukan ini karena untuk menjaga hatinya dari zinah pra-nikah yang kerap kali terjadi pada remaja. Ghaida merasa setelah menikah tidak ada yang berubah dari keseharian, selain sudah dapat mencintai seseorang yang telah mendampingi hidupnya tanpa takut dosa lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rangkaian acara ditutup dengan pembagian hadiah bagi para pemenang lomba. Dalam Annisaa Week 09 ini, terdapat berbagai macam lomba, yaitu: lomba kreativitas jilbab, lomba memasak, self beauty makeover, dan lomba rajut, yang berlangsung pada tanggal 17-20 Februari 2009 dengan peserta tidak hanya dari kalangan mahasiswa ITB saja.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Jilbab Traveler : Berjilbab nggak berarti kamu nggak bisa keliling dunia !&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_VBnHk8jfpH4/Sa1VMI9HLiI/AAAAAAAAABY/sFpeyX4MOg0/s1600-h/a-week+2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 90px; height: 113px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_VBnHk8jfpH4/Sa1VMI9HLiI/AAAAAAAAABY/sFpeyX4MOg0/s320/a-week+2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5308993202790280738" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Asma Nadia, penulis novel islami yang kerap kali memenangkan berbagai penghargaan di dunia sastra, kebetulan saat ini baru meluncurkan buku cetakan perdana Asma Nadia Publishing House yang berjudul "Jilbab Traveler". Buku tersebut berisi tentang perjalanan-perjalanan teman-teman Isma -panggilan akrab Asma Nadia- ke Negara-negara asing yang mayoritas penduduknya non-muslim. Terdapat tips-tips, objek wisata yang dapat dikunjungi, dan beberapa kalimat dalam bahasa asing yang biasa digunakan dalam perjalanan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Saya sengaja mengajak teman-teman saya untuk membukukan pengalaman mereka selama berada di luar negeri. Pendapat orang-orang di luar sana (luar negeri) yang ditemui dengan para pemakai jilbab, ternyata tidak negatif. Bahkan, selama perjalanan, mereka tidak menemukan hambatan dikarenakan mereka memakai jilbab", kata Isma saat menceritakan isi bukunya. Oleh karena itu, melalui buku ini, Isma ingin berbagi pengalaman dan tips-tips untuk para pemakai jilbab yang akan berperjalanan ke luar negeri.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4867951779813451239-3469007585793144320?l=annisaagamais.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://annisaagamais.blogspot.com/feeds/3469007585793144320/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4867951779813451239&amp;postID=3469007585793144320' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4867951779813451239/posts/default/3469007585793144320'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4867951779813451239/posts/default/3469007585793144320'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://annisaagamais.blogspot.com/2009/03/annisaa-week-news.html' title='Annisaa Week news'/><author><name>Girlsvaganza</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12767896418878963158</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VBnHk8jfpH4/SK7FPWvBzYI/AAAAAAAAAAc/64dFbStiR44/S220/salman.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_VBnHk8jfpH4/Sa1VCxfbD2I/AAAAAAAAABQ/xsWyWKeFWcI/s72-c/a-week1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4867951779813451239.post-45965911195029624</id><published>2009-03-02T06:48:00.000-08:00</published><updated>2009-03-02T06:49:16.660-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='event'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='keakhwatan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='muslimah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='fiqh'/><title type='text'>Muslimah School</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: 130%;"&gt;Gimana sih wanita bersuci dengan benar?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: 130%;"&gt;Ada nggak sih Bidadari Dunia?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 130%;"&gt;Kalau anak ITB ingin pinter masak, belajar dimana yah...?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 130%;"&gt;Apa sih peran wanita untuk membangun Dunia??&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Temukan jawabannya disini..!!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Annisaa GAMAIS ITB dan Majelis Ta'lim Salman ITB mempersembahkan:&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-size: 180%;"&gt;Muslimah School&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;"Muslimah Bangun Dunia, Gapai Cita, Sadar Peran"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;6 Maret-24 April 2009&lt;br /&gt;Tiap Jumat, 15.45-17.45 WIB&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;8 kali pertemuan intensif, dengan pakar kemuslimahan kita kupas tuntas tentang:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita Membangun Peradaban&lt;br /&gt;Fiqh: Bersuci&lt;br /&gt;Ibu...&lt;br /&gt;Fiqh : Darah&lt;br /&gt;4 Bidadari Dunia Penghuni Syurga&lt;br /&gt;Fiqh: Aurat Wanita&lt;br /&gt;Aku Pandai Memasak&lt;br /&gt;Muslimah Bertaqwa dan Cerdas&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Fasilitas :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;kelas nyaman ( GSS E Salman ITB)&lt;br /&gt;handout materi&lt;br /&gt;sertifikat&lt;br /&gt;materi apikatif&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Join with Us!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;daftar langsung&lt;/span&gt;: stand dekat tempat wudhu akhwat di Salman&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;atau ketik&lt;/span&gt;: Nama_NIM_No.HP, ke 081393537007&lt;br /&gt;Sampai 5 Maret 2009!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Investasi:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;CUMA Rp.30.000&lt;/span&gt; untuk &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;8 pertemuan&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4867951779813451239-45965911195029624?l=annisaagamais.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://annisaagamais.blogspot.com/feeds/45965911195029624/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4867951779813451239&amp;postID=45965911195029624' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4867951779813451239/posts/default/45965911195029624'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4867951779813451239/posts/default/45965911195029624'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://annisaagamais.blogspot.com/2009/03/muslimah-school.html' title='Muslimah School'/><author><name>Girlsvaganza</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12767896418878963158</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VBnHk8jfpH4/SK7FPWvBzYI/AAAAAAAAAAc/64dFbStiR44/S220/salman.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4867951779813451239.post-702334711274835610</id><published>2009-02-06T08:42:00.000-08:00</published><updated>2009-02-08T06:42:18.201-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='event'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='muslimah'/><title type='text'>Annisaa Week 09</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 153); font-weight: bold;"&gt;ANNISAA WEEK (A Week) 2009&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 153);"&gt;17-21 Februari 2009&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 153); font-weight: bold;"&gt;Selasa : " Kecantikan"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 153);"&gt;Lomba Self beauty Make Over&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 153);"&gt;Lomba kreativitas jilbab&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 153); font-weight: bold;"&gt;Rabu: "Kuliner"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 153);"&gt;Lomba Smart Cooking&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 153); font-weight: bold;"&gt;Kamis: "Keterampilan"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 153);"&gt;Lomba Merajut&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 153); font-weight: bold;"&gt;Jumat : "Ketangguhan"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 153);"&gt;Lomba Permainan Rakyat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 153); font-weight: bold;"&gt;Sabtu : Talkshow "ITB, I'm in Love"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 153);"&gt;What is Love&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 153);"&gt;Islamic View of Love&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 153);"&gt;How to appreciate Love&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 153);"&gt;Manajemen hati&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 153);"&gt;How to see Valentine&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 153); font-weight: bold;"&gt;Feat:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 153);"&gt;Nety Heryawan, Ibu Gubernur Jabar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 153);"&gt;Asma Nadia, Penulis buku muslimah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 153);"&gt;Fitri Arianti, Psikolog muslimah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 153);"&gt;Ghaida Tsurayya, Muslimah ITB&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 153);"&gt;MC: Kamelia, runner up Muslimah Teladan Nasional&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 153); font-weight: bold;"&gt;HTM : Rp. 25.000,-&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 153);"&gt;[paket kosmetik WARDAH, notebook muslimah keren, sertifikat, snack]&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Limitted Place!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Talkshow @ Auditorium CC Timur&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Bazaar + Lomba @ Lap. CC Timur&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;p:colorscheme colors="#ffffff,#000000,#808080,#000000,#bbe0e3,#333399,#009999,#99cc00"&gt;&lt;/p:colorscheme&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;CP: Ari sita (085697217035)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daftarkan nama, prodi,phone kamu di blog ini:&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div face="georgia" style="text-align: center;"&gt;&lt;p:colorscheme colors="#ffffff,#000000,#808080,#000000,#bbe0e3,#333399,#009999,#99cc00"&gt;&lt;div shape="_x0000_s1026" class="O"&gt;&lt;p:colorscheme colors="#ffffff,#000000,#808080,#000000,#bbe0e3,#333399,#009999,#99cc00"&gt;  &lt;/p:colorscheme&gt;  &lt;/div&gt;&lt;/p:colorscheme&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4867951779813451239-702334711274835610?l=annisaagamais.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://annisaagamais.blogspot.com/feeds/702334711274835610/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4867951779813451239&amp;postID=702334711274835610' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4867951779813451239/posts/default/702334711274835610'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4867951779813451239/posts/default/702334711274835610'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://annisaagamais.blogspot.com/2009/02/annisaa-week-09.html' title='Annisaa Week 09'/><author><name>Girlsvaganza</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12767896418878963158</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VBnHk8jfpH4/SK7FPWvBzYI/AAAAAAAAAAc/64dFbStiR44/S220/salman.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4867951779813451239.post-4582645683795646797</id><published>2009-02-06T04:41:00.000-08:00</published><updated>2009-02-06T04:56:43.552-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='event'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='entrepreneur'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='muslimah'/><title type='text'>Wanna be Entrepreneur? Don't miss it!</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-size: 130%;"&gt;Bingung&lt;/span&gt; mikir &lt;span style="font-size: 130%;"&gt;udah lulus mau kerja dimana&lt;/span&gt;?&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;Jangan bingung, jadi &lt;span style="font-size: 180%;"&gt;Entrepreneur&lt;/span&gt; aja!&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;Masih bingung, &lt;span style="font-size: 130%;"&gt;gimana cara jadi Entrepreneur&lt;/span&gt;?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;uang bulanan aja masih dikirim orang tua...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;Makanya, ikutan acara ini deh!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-size: 130%;"&gt;Dijamin&lt;/span&gt; pasti dapat banyak ilmu,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-size: 130%;"&gt;langsung dari para pengusaha muslimah sukses&lt;/span&gt;, insya Allah. Ikut ya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;Seminar "Muslimah Goes to Entrepreneur"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sabtu, 7 Februari 2009&lt;br /&gt;Pukul 8.00-12.00 WIB&lt;br /&gt;Ruang 26 Campus Center Barat ITB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Featuring:&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Betty Y. Sundari&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;[Penulis buku &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Muslimah Goes to CEO&lt;/span&gt;]&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Nurhayati Subakat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;[Pengusaha &lt;span style="font-style: italic;"&gt;WARDAH&lt;/span&gt; Kosmetik]&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Feny Mustafa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;[Pengusaha &lt;span style="font-style: italic;"&gt;SHAFIRA&lt;/span&gt;]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HTM : 20.000 Only!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fasilitas:&lt;br /&gt;Buku Muslimah Goes to CEO&lt;br /&gt;Sertifikat&lt;br /&gt;Snack&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contact:&lt;br /&gt;Sari &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 130%;"&gt;081572032917&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Don't Miss It :)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4867951779813451239-4582645683795646797?l=annisaagamais.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://annisaagamais.blogspot.com/feeds/4582645683795646797/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4867951779813451239&amp;postID=4582645683795646797' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4867951779813451239/posts/default/4582645683795646797'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4867951779813451239/posts/default/4582645683795646797'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://annisaagamais.blogspot.com/2009/02/wanna-be-entrepreneur-dont-miss-it.html' title='Wanna be Entrepreneur? Don&apos;t miss it!'/><author><name>Girlsvaganza</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12767896418878963158</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VBnHk8jfpH4/SK7FPWvBzYI/AAAAAAAAAAc/64dFbStiR44/S220/salman.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4867951779813451239.post-3675298491597317446</id><published>2009-02-05T06:30:00.000-08:00</published><updated>2009-02-05T06:31:31.529-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='keakhwatan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='teladan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='muslimah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='wanita'/><title type='text'>Teladan : Hindun binti 'Uthbah</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt;Beliau adalah Hindun binti 'Uthbah bin Robi'ah bin Abdi Syams bin Abdi Manaf al-Umawiyah al-Qurasyiyah . Ibunya bernama Shafiyyah binti Umayyah bin Haritsah bin al-Auqashi bin Murah bin Hilal bin Falih bin Dzikwan bin Tsa'labah bin Bahtah bin Salim. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt; Hindun adalah seorang wanita yang memiliki sifat yang luhur di antara wanita-wanita di Arab. Dia adalah wanita yang fasih bicaranya, pemberani, kuat, dan berjiwa besar, seorang pemikir, penyair, dan seorang wanita yang bijak, beliau telah mengangkat kemuliaan dirinya dan nasabnya. Putra beliau yang bernama Mu'awiyah binti Abi Sofyan bercerita tentang beliau, " Ibuku adalah wanita yang sangat berbahaya di masa Jahiliyah dan di dalam Islam menjadi seorang wanita yang mulia dan baik." &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt; Imam Ibnu Abdil Barr berkata tentang Hindun,"Beliau adalah seorang wanita yang berjiwa besar dan memiliki kehormatan."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt; Ayahandanya menikahkan beliau dengan Fakihah binti Mughirah al-Makhzumi dan darinyalah beliau melahirkan dua anak kemudian setelah itu keduanya cerai. Beliau berkata kepada kedua orang tuanya, "Aku adalah wanita yang memiliki hak, maka janganglah menikahkan diriku dengan seorang laki-laki sebelum menawarkannya kepadaku." Orang tuanya berkata, "Itu terserah kamu."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt; Pada suatu hari orang tuanya berkata kepadanya, "Sesungguhnya ada dua orang laki-laki dari kaummu sendiri yang datang melamarmu, aku tidak akan menyebutkan nama salah satu di antara mereka sebelum aku sebutkan ciri-ciri mereka kepadamu. Adapun yang satu adalah seorang yang terhormat, terpandang kemuliaannya, engkau dapat mempengaruhinya karena kebodohannya, halus perangainya, pandai bergaul, penurut, jika kamu mengikutinya, maka dia akan mengikutimu, jika kamu menyimpang maka dia tetap bersama kamu, kamu dapat mengurus hartanya dan cukuplah kekurangannya engkau tutup dengan kecerdasanmu."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt; Adapun yang kedua, dia memiliki kehormatan, nasab dan kecerdasan yang tulen, gesit geraknya, berwibawa keluarganya, dia dapat mengatur keluarganya sedangkan keluarganya tunduk kepadanya, ia akan memberi kemudahan bagi mereka untuk mengikutinya, jika mereka menjauhinya itu adalah aib bagi mereka, memiliki semangat yang tinggi dan amat cepat terbangnya (lincah), kecil perutnya, jika lapar itu sudah biasa, jika berdebat tak dapat dikalahkan. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt; Ayahnya berkata, "Telah aku jelaskan kepadamu perihal mereka berdua," Hindun berkata: "Adapun laki-laki yang pertama, dia adalah tuan yang akan lenyap kemuliaannya, akan membinasakan isteri jika kelak dia tak dapat menjaga untuk senantiasa berlemah lembut dengannya setelah tadinya menolaknya, dia akan merendahkan diri dibawah lambung isterinya, jika menghasilkan keturunan menjadi anak yang bodoh, jika melahirkan maka menjadi salah karenanya."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt; Kemudian Hindun melanjutkan, "Urungkanlah laki-laki tersebut dariku dan tidak usah engkau sebutkan namanya kepadaku." &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt; Adapun yang satunya kelak menjadi suami yang memiliki kemerdekaan yang sebenarnya, sesungguhnya aku tertarik dengan kepribadiaannya dan aku menjadi isterinya, karena aku akan dapat bergaul dengannya dengan kesetiaanku dan sedikit kekuranganku, dan sesungguhnya dilihat dari segi nasab antara aku dengannya maka alangkah pantasnya dan tiada penghalang bagi kami untuk berumah tangga, melindungi hakikat kecantikan yang sebenarnya tanpa perwakilan dan perantara tatkala berbincang-bincang, siapakah laki-laki tersebut?"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt; Berkatalah ayahnya yang bernama Utbah, "Dia adalah Abu Sufyan bin Harb." Hindun berkata, "Nikahkanlah aku dengannya, namun jangan tergesa-gesa seperti orang yang "beser", jangan pula mendiktenya seperti api di tungku dan memintalah pilihan kepada Allah di langit agar memilihkan untukmu dengan ilmu-Nya terhadap qadha." &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt; Begitulah, kita melihat bagaimana Hindun menghadapi kesulitan, dia angkat kepalanya ke atas puncak, dia tidak mau menikah dengan baik-baik, akan tetapi nantinya suaminya hanya menjadi boneka yang dia permainkan seenaknya, akan tetapi dia menghendaki seoang suami yang memiliki kepribadian, mulia dan kuat, sehingga suami tersebut dapat menjadi pendamping dirinya, bukan dirinya yang menjadi pendamping suaminya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt; Hindun menjalani kehidupan rumah tangganya bersama Abu Sufyan, dan kita melihat bahwa semangat Hindun untuk mendapatkan kemuliaan lebih besar dari sekedar keinginannya dalam menumpahkan syahwat seorang laki-laki terhadap wanita. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt; Dia memiliki ambisi yang serius terhadap sesuatu yang dia yakini bahwa dirinya mampu. Di antara bukti yang menunjukkan hal itu adalah bahwa suatu ketika orang-orang melihatnya sedang bersama putranya yang bernama Mu'awiyah, maka ketika itu orang-orang sama bergumam, "Jika anak ini sudah besar, kelak akan memimpin kaumnya."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt; Pujian tersebut tidak membesarkan hatinya, bahkan dengan rasa tidak puas dan ingin lebih dari itu dia berkata, "Celakalah dia jika hanya menjadi pemimpin kaumnya saja." &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt; Ketika terjadi perang Badar al-Kubra terbunuhlah dalam peperangan tersebut ayah Hindun dan pamannya yang bernama Syaibah dan saudaranya yang bernama al-Walid. Maka tumbuhlah dihati Hindun rasa dendam yang membara, ketika di pasar Ukazh dia bertemu dengan al-Khansa' yang bertanya kepadanya, "Apa yang membuatmu menangis wahai Hindun?", Maka dia menjawab: &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt; Aku menangis karena rasa sakitnya dua luka &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt; Menjaga keduanya dari perusak yang akan membinasakannya &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt; Aku menangis karena ayahku Utbah yang telah berbuat baik&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt; Duhai celakanya….ketahuilah &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt; Juga karena Syaibah yang telah menjaga yang patut untuk dibela&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt; Mereka itulah keluarga yang mulia di atas rata-rata keluarga&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt; Di saat kewibawaan mulai tumbuh berlipat ganda. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt; Ketika perang Uhud, Hindun bin Utbah memainkan peranan sebagai juru perang yang handal, yang mana dia keluar bersama kaum musyrikin Qurasy dan ketika itu pemimpin mereka adalah suaminya, yakni Abu Sufyan, Hindun memberikan semangat berperang kepada orang-orang Qurasy bersama wanita musyrikin lainnya sambil memukul rebana dan bersyair: &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt; Kami adalah wanita-wanita jalanan &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt; Yang berjalan membawa bantal yang empuk &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt; Jika kalian maju kami peluk&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt; Jika kalian lari akan kami cerai&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt; Dia juga mengulang-ulang syair:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt; Wahai Bani Abdi Daar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt; Wahai para pejuang &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt; Pukullah dengan segala senjata yang tajam &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt; Pada masa itu Hindun tertulis dalam lembaran yang hitam kelam yang tak pernah dilupakan oleh sejarah. Lembaran tersebut berupa perlakuannya terhadap bapak dari para syuhada' dan penghulunya, yakni Hamzah bin Abdil Muthallib. Dia telah memerintahkan kepada al-Wahsy bin Harb, budaknya, dengan menjanjikan kemerdekaan bagi dirinya jika mampu membunuh Hamzah dan membalas dendamnya, senantiasa berkobar api permusuhan di dadanya dan dia berkata, "Wahai Abu Dasmah obatilah aku…sembuhkanlah luka hatiku." &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt; Ucapan tersebut tidaklah mengherankan keluar dari mulut seorang yang menyimpan dendam kesumat, akan tetapi yang tidak dapat diterima adalah perlakuannya yang tidak wajar terhadap mayat pahlawan yang syahid --yang telah dibunuh di luar batas kewajaran dengan memotong hidung dan kedua telinganya, kemudian merobek perutnya serta mengambil jantungnya lalu dikunyahnya, hanya saja ia tidak kuasa untuk menelannya maka diludahkan kembali, kemudian dia naik ke atas bukit dengan rasa puas, lalu berteriak dengan suara lantang: &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt; Telah Kami balas kekalahan kami di perang Badar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt; Perang demi perang terus berkobar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt; Tiada bersabar diriku atas kematian Utbah ayahku&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt; Tidak juga saudara dan pamanku&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt; Telah kuobati luka hatiku dan telah kutebus nadzarku &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt; Wahsyi telah hilangkan rasa haus di hatiku &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt; Terima kasihku kepada Wahsy terhadap umurku&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt; Hingga terkelupas dagingku di dalam kuburku. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt; Hindun juga berkata:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt; Telah terobati dendamku terhadap Hamzah di perang Uhud&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt; Hingga kuambil jantungnya dengan merobek perutnya &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt; Sirna sudah rasa sakit di hati&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt; Dari kegundahan yang tiada berperi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt; Begitulah, hingga Hindun mendapatkan gelar yang cukup mengganggunya yang terus terngiang-ngiang di telinganya seteleh keislamannya, yaitu julukan "Aklatul Akbad" (Wanita pemakan jantung). Hindun terus menerus dengan kesombongan dan kebanggaan jahiliyahnya hingga kalimat Allah berjaya dan terjadi hari kemenanagan yang nyata (Fathul Makkah). Takdir Allah SWT agar pahlawan jahiliyah wanita berubah menjadi pahlawan Islam wanita. Pada malam penaklukan Mekah dan tatkala Fathu Makkah Abu Sofyan bin Harb kembali bersama Rasulullah saw sebagai seorang Muslim dan dia berteriak lantang: "Wahai orang-orang Qurasy ketahuilah sesungguhnya aku telah masuk Islam, maka masuk Islamlah kalian! Sesungguhnya Muhammad telah datang kepada kalian dengan sesuatu yang tidak mungkin kalian hadapi, barangsiapa yang masuk ke dalam rumah Abu Sofyan maka dia selamat." &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt; Maka berdirilah Hindun dan memegang jambangnya seraya berkata, "Seburuk-buruk pemimpin kaum adalah engkau… wahai penduduk Mekah berperanglah kalian, alangkah buruknya pemimpin kaum ini."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt; Abu Sofyan berkata, "Celakalah kalian… janganlah kalian terperdaya dengan ocehannya, sungguh Muhammad telah datang dengan membawa kekuatan yang tidak mungkin kalian hadapi, barangsiapa yang masuk ke rumah Abu Sofyan, maka dia aman. Mereka berkata: "Semoga Allah membinasakanmu, mana cukup rumahm untuk menampung kami?" Kemudian dia berkata, " Barang siapa yang menutup pintunya maka dia aman dan barang siapa masuk masjid maka dia aman. "Kemudian ketika itu orang-orang berpencar ada yang masuk ke dalam rumah dan adap pula yang masuk ke dalam masjid. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt; Pada hari kedua setelah Fathu Makkah Hindun berkata kepada suaminya, Abu Sofyan, "Aku ingin mengikuti Muhammad, maka bawalah aku menghadapnya."Abu Sufyan berkata," Sungguh aku melihat kemarin kamu benci dengan perkataan tersebut?" Berkata Hindun, "Demi Allah aku belum pernah melihat Allah disembah dengan sebenar-benarnya di dalam masjid sebagaimana yang aku lihat kemarin malam, demi Allah kemarin malam aku melihat orang-orang tidak melakukan selain salat dengan berdiri, rukuk, dan bersujud." &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt; Abu Sufyan berkata kepadanya, " Sesungguhnya engkau telah banyak berbuat salah, maka pergilah kamu bersama laki-laki dari kaummu. "Maka Hindun pergi menemui Utsman bin Affan kemudian keduanya menghadap Rasulullah saw yang ketika itu bersamaan pula dengan para wanita. Setelah dia minta izin dan diizinkan masuk, maka dia masuk dengan menggunakan cadar lantaran takut atas apa yang telah ia perbuat terhadap Hamzah, dia takut kalau-kalau Rasulullah akan membalas perbuatan tersebut. Hindun berkata: "Wahai Rasulullah, alhamdulillah yang telah memenangkan dien yang telah dipilih-Nya sehingga bermanfaat bagiku semoga Allah merahmati anda wahai Muhammad, sesungguhnya aku adalah wanita yang telah beriman kepada Allah, membenarkan Rasul-Nya," Setelah itu Hindun membuka cadarnya seraya berkata, "Saya adalah Hindun bin Uthbah."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt; Rasulullah saw bersabda, "Selamat datang untukmu." &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt; Hindun berkata, "Demi Allah dahulu tiada di muka bumi ini suatu kaum yang paling aku sukai untuk mendapat kehinaan melainkan kamu, akan tetapi sekarang tiada di muka bumi ini suatu kaum yang paling aku sukai untuk mendapatkan kemuliaan melainkan kaummu." &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt; Maka Nabi saw bersabda, "Dan lebih dari itu." Kemudian beliau membacakan Alquran kepada para wanita tersebut dan membai'at mereka. Hindun berkata di tengah-tengah mereka, "Wahai Rasulullah haruskah kami menjabat tanganmu?" Kemudian Nabi saw bersabda:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt; "Sesungguhnya aku tidak berjabat tangan dengan wanita dan bahwasanya perkataanku kepada seratus wanita sama sebagaimana kepada seorang wanita." &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt; Selanjutnya Rasulullah saw bersabda, "Apakah kalian membai'atku untuk tidak menyekutukan Allah dengan sesuatu pun?" Hindun berkata, "Demi Allah sesungguhnya anda telah meminta dari kami apa yang tidak anda minta dari kaum laki-laki, kami akan menerima dan melaksanakannya." &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt; Kemudian Nabi melanjutkan, "Dan janganlah kalian mencuri."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt; Hindun berkata, "Wahai Rasulullah saw sesungguhnya Abu Sofyan adalah suami yang bakhil, maka apakah boleh bagiku untuk mengambil makanannya tanpa seijinnya?" Maka Rasulullah saw memberikan rukhsah baginya untuk kurma basah dan tidak memberikan rukhsah untuk kurma kering." &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt; Rasulullah saw melanjutkan, "Dan janganlah kalian berzina." &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt; Hindun berkata, "Mungkinkah seorang wanita merdeka berzina?"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt; Nabi melanjutkan, "Dan janganlah kalian membunuh anak-anak kalian."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt; Hindun menjawab, "Sungguh telah kami pelihara mereka sejak kecil kemudian kalian telah membunuhnya di perang Badar tatkala dewasa, maka engkau lebih tahu akan hal itu, begitu pula mereka (para sahabat)." Maka ketika itu Umar bin Khattab tertawa mendengar perkataan Hindun tersebut, hingga lama sekali. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt; Kemudian Rasulullah saw bersabda, "Dan janganlah berbuat dusta yang diada-adakan antara tangan dan kaki kalian." &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt; Hindun berkata, "Demi Allah sesungguhnya kedustaan itu amatlah buruk."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt; Nabi saw melanjutkan, "Dan janganlah kalian mendurhakaiku dalam urusan yang baik."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt; Hindun menyahut, "Tidaklah kami akan duduk di majelis ini jika hendak mendurhakai anda dalam urusan yang makruf." &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt; Begitulah sikap Hindun di hadapan Rasulullah saw dengan kepribadiaannya yang kuat dan keimanannya yang tulus berdialog, bertanya dan mengulang-ulangnya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt; Tatkala Hindun pulang ke rumahnya, langsung menuju patung-patung di rumahnya dan menghancurkannya dengan sebuah kapak besar hingga berkeping-keping seraya berkata, "Dahulu kami tertipu olehmu… dahulu kami tertipu olehmu." &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt; Hari-hari berlalu dan semakin bertambahlah pengetahuan Hindun dalam masalah keimanan, sehingga membawa dirinya untuk berjihad menyertai kaum Muslimin. Beliau bersama suaminya, yakni Abu Sufyan menyertai perang Yarmuk yang terkenal itu, hingga mendapatkan luka yang serius, beliau juga memompa semangat kaum Muslimin untuk memerangi Romawi dengan mengatakan, "Percepatkalah kematian mereka dengan pedang kalian wahai kaum Muslimin."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt; Hindun juga turut meriwayatkan dari Nabi dan begitu pula putra beliau Mu'awiyah binti Abi Sofyan meriwayatkan dari beliau dan Aisyah Ummul Mukminin. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt; Pada tahun ke-14 Hijrah wafatlah Hindun binti Utbah. Selamat jalan Hindun, wanita yang kuat!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;"&gt; &lt;small&gt;sumber: remasindo.cjb.net&lt;/small&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4867951779813451239-3675298491597317446?l=annisaagamais.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://annisaagamais.blogspot.com/feeds/3675298491597317446/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4867951779813451239&amp;postID=3675298491597317446' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4867951779813451239/posts/default/3675298491597317446'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4867951779813451239/posts/default/3675298491597317446'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://annisaagamais.blogspot.com/2009/02/teladan-hindun-binti-uthbah.html' title='Teladan : Hindun binti &apos;Uthbah'/><author><name>Girlsvaganza</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12767896418878963158</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VBnHk8jfpH4/SK7FPWvBzYI/AAAAAAAAAAc/64dFbStiR44/S220/salman.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4867951779813451239.post-3792315973462262496</id><published>2009-02-05T06:19:00.000-08:00</published><updated>2009-02-05T06:25:19.887-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='muslimah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='prestasi'/><title type='text'>Pemilihan Muslimah Teladan</title><content type='html'>&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;Jaringan Muslimah Se-Bandung Raya (Jarmusda)-Forum Silaturahim Lembaga Dakwah Kampus (FSLDK) menyelenggarakan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pemilihan Muslimah Teladan (PMT)-Bandung&lt;/span&gt;, yang berlangsung dua hari berturut-turut. Menurut Koordinator Jarmusda sekaligus mahasiswi Teknik Informatika Institut Teknologi Telkom (IT Telkom) 2004, Diah Pudi Langgeni,&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt; &lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;“&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Penyeleksian muslimah teladan tidak asal, melainkan peserta harus melalui serangkaian tes. Proses seleksi tersebut meliputi tes kecerdasan, wawasan, kreativitas, tilawah dan kemampuan berbicara di depan publik&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;,”&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Alasannya, &lt;span id="more-1312"&gt;&lt;/span&gt;tujuan acara PMT sendiri adalah mengajak muslimah muda untuk mengembangkan potensinya, sekaligus mencari sosok yang dapat menjadi teladan bagi muslimah lainnya. Seorang muslimah teladan harus memiliki kesehatan rohaniyah, jasmaniyah, intelektualitas dan perilaku yang baik.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Serangkaian tes tersebut telah dilaksanakan di GSS Salman Institut Teknologi Bandung (ITB), Sabtu (17/1). Sedangkan pengumuman pemenang diselenggarakan di GSG IT Telkom, Minggu (18/1).&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Dari proses seleksi tersebut, akhirnya muncul nama &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kamelia S.M. (Mahasiswi ITB) &lt;/span&gt;sebagai &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Muslimah Teladan juara I se-Bandung&lt;/span&gt;; Lida Maulida (Mahasiswi Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati) sebagai juara II dan Yeyen Hamidah (Mahasiswi UIN Sunan Gunung Djati) sebagai juara III. Sedangkan peserta yang berhasil mendapatkan kesempatan untuk mengikuti Forum dan Pelatihan Muslimah se-Indonesia di Surabaya adalah Eva Nur Hazizah (Mahasiswi IT Telkom) dan Yeyen Hamidah .&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Para finalis muslimah teladan tersebut kemudian diikutsertakan kembali pada Pemilihan Muslimah Teladan Tingkat Nasional yang diselenggarakan di Universitas Airlangga (UNAIR).&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Alhamdulillah, Kamelia terpilih sebagai &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;runner-up Pemilihan Muslimah Teladan Tingkat Nasional&lt;/span&gt;. Sedangkan Pemenang utamanya berasal dari Padang. Para mahasiswi yang dinobatkan menjadi Muslimah Teladan Nasional, akan direkomendasikan duta muslimah Indonesia dalam berbagai kegiatan sosial.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Barakallah, &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kamelia FKK 2006&lt;/span&gt; yang terpilih sebagai Duta Muslimah Indonesia. Semoga bisa membawa manfaat lebih kedepannya... ^__^&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4867951779813451239-3792315973462262496?l=annisaagamais.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://annisaagamais.blogspot.com/feeds/3792315973462262496/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4867951779813451239&amp;postID=3792315973462262496' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4867951779813451239/posts/default/3792315973462262496'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4867951779813451239/posts/default/3792315973462262496'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://annisaagamais.blogspot.com/2009/02/pemilihan-muslimah-teladan.html' title='Pemilihan Muslimah Teladan'/><author><name>Girlsvaganza</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12767896418878963158</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VBnHk8jfpH4/SK7FPWvBzYI/AAAAAAAAAAc/64dFbStiR44/S220/salman.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4867951779813451239.post-1594276644458940079</id><published>2009-02-05T06:02:00.000-08:00</published><updated>2009-02-05T06:06:02.515-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cantik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='wanita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='food'/><title type='text'>DO YOU LIKE CHOCOLATE?</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Coklat? Siapa sih yang ga suka? Apalagi bila ia dikemas dalam ice cream, snack atau permen, wuiih... yang batangan juga ga kalah enak lho, hehe... Ehm.....jangan keburu ngiler ya, baca terus! Bagi sebagian kalangan, coklat dipakai sebagai tanda atau simbol untuk menyatakan cinta, kasih sayang, atau sekedar untuk memberikan perhatian lebih bagi orang-orang tertentu, terutama pada bulan Februari ini. Tapi kamu-kamu ga ikutan Val Day kan?!. Kalo masih ikutan, kamu kudu baca dulu dech artikel di halaman depan. Ok, tetep stay chun ya...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt; Allah SWT menciptakan alam dan berbagai tumbuhan yang dapat dimanfaatkan oleh manusia, Allah SWT berfirman, ”Dialah yang menjadikan bumi sebagai hamparan bagimu, dan langit sebagai atap, dan Dia menurunkan air hujan dari langit, lalu Dia menghasilkan dengan hujan itu segala buah-buahan sebagai rezeki untukmukarena itu janganlah kamu mengadakan sekutu-sekutu bagi Allah, padahal kamu mengetahui.” (TQS. Al Baqarah: 22). Begitu juga dengan hewan, Allah SWT berfirman, ”an diantara binatang ternak itu ada yang dijadikan untuk kendaraan, dan ada yang disembelih. Makanlah dari rezeki yang telah diberikan Allah kepadamu, dan janganlah mengikuti langkah-langkah syaithan. Sesungguhnya syaithan itu musuh yang nyata bagimu.” (TQS. Al An’am: 142) &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt; Nah, coklat termasuk dalam salah satu ciptaan Allah, yang ternyata mengandung manfaat cukup besar bagi manusia. Apalagi bila kita mampu menyajikannya menjadi makanan yang lezat, halal lagi. Namun, meski rasanya yang cukup menggiurkan, ada juga lho sebagian orang yang memilih untuk tidak mengkonsumsi coklat, sampae-sampe mengharamkan makan coklat, dengan alasan takut gemuk, jerawatan, dan sebagainya. Eit, ga boleh lho mengharamkan apa-apa yang dihalalkan oleh Allah. Lha terus, gimana donk? Sebetulnya kita tidak perlu terlalu khawatir gitu kali, karena coklat telah terbukti memiliki pengaruh positif bagi kesehatan tubuh kita, disamping rasanya yang begitu lezat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt; Kata coklat yang dalam bahasa Inggrisnya disebut ”chocolate” berasal dari bahasa Indian Meksiko yang merupakan gabungan dari kata choco (busa) dan atl (air); atau dari bahasa Maya ”xocoatl”; atau ”cacahuatl” dari bahasa suku Aztec yang memiliki arti cairan hangat atau pahit. Dahulu, minuman coklat ini tergolong minuman bergengsi yang hanya bisa diminum oleh orang kaya saja. Bahkan masyarakat di Semenanjung Yucatan, sebuah daerah tropis Meksiko Selatan menggunakannya sebagai alat tukar atau pengganti uang. Namun seiring dengan semakin maju dan canggihnya teknologi, coklat tidak hanya menjadi minuman tetapi juga snack yang disukai oleh semua orang, tidak hanya anak-anak. Selain itu, coklat juga dijadikan sebagai bahan dasar dari berbagai macam kue, tart, dan sebagainya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt; Seperti kita ketahui, banyak mitos yang menyatakan bahwa coklat adalah salah satu penyebab utama kegemukan. Banyak diantara kita, bahkan menjadi coklat fobia. Padahal jika kita tahu, sebenarnya coklat bisa menjadi sobat yang baik bagi kita, kapanpun dan dimanapun tanpa kita takut dihantui kegemukan. Ga percaya? Liat aja kandungan dan fungsi zat-zat yang terkandung dalam coklat. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt; Yang pertama, karbohidrat yang dibentuk oleh senyawa kimia dalam coklat menghasilkan serotonin, yang membantu stimulasi otak sehingga kita merasa santai dan tenang. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt; Kedua, antioksidan yang dapat membantu mencegah serangan jantung dan mempertahankan daya tahan tubuh. Menurut Dr. Mauro Serafini dari National Institute for Food and Nutrition Research di Roma (Italia), coklat hitam (bukan coklat putih ato coklat susu) mengandung antioksidan dalam jumlah banyak, yang mampu menangkal radikal bebas dan melindungi sel-sel hati dari kerusakan. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt; Ketiga, kalsium dan magnesium yang dibutuhkan oleh tubuh kita. Meskipun terkadang coklat kurang bagus untuk gigi, namun coklat baik untuk dikonsumsi dalam jumlah kecil dan secara teratur. Sebuah studi menunjukkan bahwa coklat baik juga untuk mendukung pertumbuhan tulang dan proses penyembuhan. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt; Keempat, asam stearat dalam lemak coklat membuat lemak coklat tidak sejahat lemak hewani. Lemak ini terbukti bagus untuk kesehatan jantung dan mencegah kanker. Di dalam lemak coklat juga ada polifenol, yang bisa mencegah masuknya bakteri penyebab jerawat pada kulit wajah. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt; Lima, katekin yaitu sejenis antioksidan yang dapat mencegah penuaan dini. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt; Enam, theobromine dan caffein yang memberikan energi bagi tubuh. Menurut para ahli, theobromine ini dapat dapat mencegah batuk. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt; Tujuh, flavanol, sejenis antioksidan yang dapat melacak dan menghancurkan kimia berbahaya dalam tubuh yang menyebabkan penuaan dan berpotensi pada penyakit serius. Dan disinyalir dapat mencegah tekanan darah tinggi dan melindungi kita dari stroke karena coklat dapat mencegah pembekuan darah (salah satu penyebab stroke).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt; Dan masih banyak lagi manfaat coklat yang lain. So gals, jangan pernah menyalahkan coklat sebagai penyebab kegemukan atau penyebab jerawat. Faktanya tidak ada salah satupun makanan yang dapat menyebabkan kegemukan, tetapi seberapa banyak jumlah yang dikonsumsi, itulah yang memberikan kontribusi terhadap kegemukan. Namun hati-hati gals, karena produk coklat ga selamanya aman buat tubuh kita. Karena ada campuran yang digunakan dalam produk-produk coklat yang bisa membuat gemuk. Misalnya bahan pemanis dan penambah kaya rasa seperti gula, susu dan mentega yang bisa memberikan efek kurang baik bila dikonsumsi berlebihan. Menurut American Dietetic Association, semakin murni coklat yang kita konsumsi maka akan semakin besar keuntungan yang kita peroleh, misalnya cocoa powder. Berikut ini adalah beberapa coklat yang bagus untuk dikonsumsi : Dark chocolate (coklat hitam), Frozen yogurt (yogurt coklat), Chocolate puddings, Hot chocolate (coklat panas dengan minim gula), Pure chocolate (coklat murni), Chocolate chips dan lain-lain. Intinya, semakin murni coklatnya, semakin baik.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt; So gals, dari rentetan manfaat coklat di atas, apakah kita masih memilih untuk melewatkan manfaat coklat ini? Karena solusinya mudah saja, makanlah coklat tetapi dengan memilih coklat murni atau dark coklat. Selain itu, bagi yang rentan menderita batu ginjal, jangan lupa minum air putih yang banyak setelah mengkonsumsi coklat Tapi gals, perlu digaris bawahi yang tebel, konsumsi coklatnya dalam takaran yang wajar aja, jangan berlebihan, agar tetap cantik dan awet muda, serta terhindar dari berbagai penyakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(dari: &lt;a href="http://www.islamuda.com/"&gt;islamuda&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4867951779813451239-1594276644458940079?l=annisaagamais.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://annisaagamais.blogspot.com/feeds/1594276644458940079/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4867951779813451239&amp;postID=1594276644458940079' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4867951779813451239/posts/default/1594276644458940079'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4867951779813451239/posts/default/1594276644458940079'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://annisaagamais.blogspot.com/2009/02/do-you-like-chocholate.html' title='DO YOU LIKE CHOCOLATE?'/><author><name>Girlsvaganza</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12767896418878963158</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VBnHk8jfpH4/SK7FPWvBzYI/AAAAAAAAAAc/64dFbStiR44/S220/salman.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4867951779813451239.post-4288899580121063378</id><published>2009-02-05T04:59:00.000-08:00</published><updated>2009-02-05T06:32:55.481-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='muslimah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='wanita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='peran'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pahlawan'/><title type='text'>Wanita bagi Pahlawan</title><content type='html'>&lt;p style="text-align: justify;"&gt;(dari blog kepala Gamais: &lt;a href="http://pastipanji.wordpress.com/"&gt;Panji&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Oleh : M. Anis Matta, Lc*&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Dibalik setiap pahlawan besar selalu ada seorang wanita agung. Begitu kata pepatah Arab. Wanita agung itu biasanya satu dari dua, atau dua-duanya sekaligus; sang ibu atau sang istri.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Pepatah itu merupakan hikmah psiko-sejarah yang menjelaskan sebagian dari latar belakang kebesaran seorang pahlawan. Bahwa karya-karya besar seorang pahlawan lahir ketika seluruh energi didalam dirinya bersinergi dengan momentum diluar dirinya; tumpah ruah bagai banjir besar yang tidak terbendung. Dan tiba-tiba sebuah sosok telah hadir dalam ruang sejarah dengan tenang dan ajek.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Apa yang telah dijelaskan oleh hikmah psiko-sejarah itu adalah sumber energi bagi para pahlawan; wanita adalah salah satunya. Wanita bagi banyak pahlawan adalah penyangga spiritual, sandaran emosional; dari sana mereka mendapat ketenangan dan kegairahan, kenyamanan dan keberanian, keamanan dan kekuatan. Laki-laki menumpahkan energi di luar rumah, dan mengumpulkannya lagi didalam rumahnya.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Kekuatan besar yang dimiliki para wanita yang mendampingi para pahlawan adalah kelembutan, kesetiaan, cinta dan kasih sayang. Kekuatan itu sering dilukiskan seperti dermaga tempat kita menambatkan kapal, atau pohon rindang tempat sang musafir berteduh. Tapi kekuatan emosi itu sesungguhnya merupakan padang jiwa yang luas dan nyaman, tempat kita menumpahkan sisi kepolosan dan kekanakan kita, tempat kita bermain dengan lugu dan riang, saat kita melepaskan kelemahan-kelemahan kita dengan aman, saat kita merasa bukan siapa-siapa, saat kita menjadi bocah besar. Karena di tempat dan saat seperti itulah para pahlawan kita menyedot energi jiwa mereka.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Itu sebabnya Umar bin Khattab mengatakan, “Jadilah engkau bocah di depan istrimu, tapi berubahlah menjadi lelaki perkasa ketika keadaan memanggilmu’. Kekanakan dan keperkasaan, kepolosan dan kematangan, saat lemah dan saat berani, saat bermain dan saat berkarya, adalah ambivalensi-ambivalensi kejiwaan yang justru berguna menciptakan keseimbangan emosional dalam diri para pahlawan.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;“Saya selamanya ingin menjadi bocah besar yang polos.” kata Sayyid Quthub. Para pahlawan selalu mengenang saat-saat indah ketika ia berada dalam pangkuan ibunya, dan selamanya ingin begitu ketika terbaring dalam pangkuan istrinya.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Siapakah yang pertama kali ditemui Rasulullah SAW setelah menerima wahyu pertama dan merasakan ketakutan luar biasa? Khadijah! Maka ketika Rasulullah ditawari untuk menikah setelah Khadijah wafat, beliau mengatakan; “Dan siapakah wanita yang sanggup menggantikan peran Khadijah?”&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Itulah keajaiban dari kesederhanaan. Kesederhanaan yang sebenarnya adalah keagungan; kelembutan, kesetiaan, cinta an kasih sayang. Itulah keajaiban wanita.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4867951779813451239-4288899580121063378?l=annisaagamais.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://annisaagamais.blogspot.com/feeds/4288899580121063378/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4867951779813451239&amp;postID=4288899580121063378' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4867951779813451239/posts/default/4288899580121063378'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4867951779813451239/posts/default/4288899580121063378'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://annisaagamais.blogspot.com/2009/02/wanita-bagi-pahlawan.html' title='Wanita bagi Pahlawan'/><author><name>Girlsvaganza</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12767896418878963158</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VBnHk8jfpH4/SK7FPWvBzYI/AAAAAAAAAAc/64dFbStiR44/S220/salman.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4867951779813451239.post-8046121991384154524</id><published>2008-12-11T09:15:00.000-08:00</published><updated>2009-02-04T18:57:36.236-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='keakhwatan'/><title type='text'>Akhwat Sejati dan Ruang Besar Tantangan Da'wah</title><content type='html'>&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Tantangan Ruang Besar Dakwah Akhwat&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Dalam buku Ummatuna baina Qarnain, DR Yusuf Al-Qarahawi menyebutkan sejumlah kegagalan kaum muslimin sepanjang abad 20. Salah satunya adalah kegagalan dalam masalah perempuan. Kita terjebak pada 2 sikap ekstrim, berlebihan dan ceroboh atau antara dua kejahiliahan. Sebagian kaum muslimin mengekang kaum hawa; mereka dilarang mengendarai kendaraan atau bekerja di luar rumah, memasung hak-hak politik perempuan bahkan ada di suatu negeri, kaum perempuan tidak memiliki hak pilih dalam PEMILU apalagi mencalonkan diri sebagai anggota parlemen. Anehnya pemasungan hak perempuan itu dilakukan atas nama Islam dan hukum syariah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Di sisi lain, realitas ekstrim berbeda muncul ke permukaan yakni pembebasan perempuan yang berlebihan dari kaum liberalis muslim. Mereka sangat bersemnagat meniru budaya Barat dan mengikuti filsafat liberalisme mereka tanpa seleksi. Ideologi mereka berkembang pesat dalam berbagai hal; cara berfikir, berperilaku, mode pakaian , kosmetik, hubungan lawan jenis, pertunangan dan perkawinan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Fenomena ini memabawa akhwat di dua jalan berliku yang taja. Di sini pula kemudian akhwat mujahidah harus menajamkan pandangan atas permasalahan ummat Islam; masalah yang sangat krusial dan multidimensi. Dakwah dalam pandangan para akhwat harus jauh menembus batas tembok-tembok rumah mungil yang asri. Pandangan akan tantangan ruang besar dakwah juga harus menembus batas-batas kekinian. Para akhwat tidak boleh merasa puas dengan keadaan rumah yang nampak aman. Ia harus jauh memikirkan bagaimana kehidupan nak-anaknya kelak. Ia harus menjamin keselamatan akhlak dan kondisi masyarakat saat anaknya tumbuh dewasa.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Para akhwat harus jeli melihat kewajiban dan perannya yang multidimensi. Ia tidak boleh terjebak dalam satu sisi yang ditawarkan “ingin bebas” atau “ketergantungan”. Akhwat harus ampu memandang permasalahan amanah dakwah tidak sebatas membina keluarga saja, tetapi juga masyarakat secara umum.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Masalah Kesiapan Akhwat&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Oleh karena itu dibutuhkan kesiapan para akhwat untuk menjalani peran mereka yang multidimensi. Ustdzah Nursanita Nasution, ME memberikan gambaran seperti apa bentuk kesiapan yang dibutuhkan:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Pertama, kesiapan pribadi saat menghadapi gejolak kehidupan. Ini kesiapan yang paling sederhana tapi mendasar. Bagaimana akhwat bisa disebut atngguh jika ia labil saat menghadapi gejolak diri. Apalagi jika kemudian jatuh ke dalam arus-arus negatif yang membahayakan. Setiap manisia dihadirkan berbagai cobaan dan ujian. Tinggal cara menyikapinya. Para akhwat yang tanngguh tentunya harus selalu menemukan formula penyelesaian dari etipa masalah. Para akhwat harus sadar bahwa mereka memiliki banyak tiang untuk berpegangan, banyak telinga untuk mendengar permasalah dan banyak tangan yang akan menolong. Selama ia masih berpegang pada ikatan kuat komunitas, maka sebenarnya tidak ada masalah yang tidak bisa diselesaikan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Kedua, siap dari segi pemikiran. Maksudnya, mengusahakan agar pendapatnya bisa diterima masyarakat. Bahkan tidak sekedar merespon tapi mempercayakan setiap masalah untuk dipecahkan oleh kader dakwah. Sebagaimana firman Allah, “Maka demi Tuhanmu, mereka (pada hakekatnya) tidak beriman hingga mereka menjadikan kamu hakim dalam perkara yang mereka peselisihkan, kemudian mereka tidak merasa keberatan dalam hati mereka terhadap putusan yang kamu berikan dan menerima dengan sepenuhnya.”(QS An-Nisaa : 65).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Karakter Utama akhwat Sejati&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Akhirnya dibutuhkan sosok akhwat yang mampu menanggung beban berat peran dakwah. Dimana sejumlah karakter yang diidamkan dakwah terwujud dalam diri para akhwat mujahidah. Karakter tersebut antara lain :&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Kepribadian yang kuat; pribadi yang kuat tak lain adalah wujud dari tertanamnya nilai-nilai Syakhsiyah Islamiyah yang dalam. Sebab wujud keimanan dan ketaqwaan selalu menghasilkan kepribadian manusia yang utuh. Sempurna antara ucapan dan perbuatan. Seseorang ayng memiliki pribadi yang kuat pasti akan menjadi keteladanan bagi orang lain.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Keberanian dan kepercayaan diri. Buah utama dari keimanan adalah keberanian dan kepercayaan diri penuh. Seorang akhwat yang memiliki sifat ini tidak akan gentar dan takut menghadapi berbagai kritik dan cemooh yang menimpa. Apabula saat pilihan itu sudah tepat menurut Islam, ia senantiasa kokoh tanpa ragu kala harus membuat keputusan-keputusan penting.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Berpikir rasional dan sistematik, memiliki kemampuan intelektual dalam mengkritik, mengevaluasi, membangun, menantang dan memilih. Kemampuan ini terbangun umumnya jika terbiasa dalam iklim tandzim (organisasi) yang rapi. Seluruh kemampuan dalam segi aqliyah terbentuk seiring perkembangan dan pengalaman yan ia raih bersama gerakan dakwah. Ia paham benar mana prioritas, mana asesoris. Yang mana esensi, yang mana bungkus. Ia memahami konsep gerakan dakwah secara komprehensif bukan juz’iyah. Pada saat harus mengkritik, ia sampaikan mana yang membangun dan membuang yang kontraproduktif.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Kemandirian. Di sinilah kemudian wujud utuh ketangguhan seorang akhwat sejati diuji. Sebab kemandirian adalah tujuan pembinaan diri. Murobbi, mentor, pembina, guru tidak lain adalah stimulus dan pemberi inspirasi atas setiap gerak dan ucap saat kita sendiri. Bukan orang lain. Jadi, kemandirian harus menjadi karakter yang terbangun dalam diri kader dakwah. Tidak ada pilihan untuk menjadi cengeng! Wallahu a’lam.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Semoga kita, terutama yang membaca tulisan ini berusaha menjadi akhwat dambaan ummat yang tidak hanya mensholehkan diri sendiri dan keluarga tapi juga berkontribusi dalam kesholehan sosial (masyarakat) terutama bagi kaum kita (hawa).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;(Taken from Majalah Al- Izzah Edisi 10/Th.4/Nov 2004 M, ditulis o/Fatma pada 3juni 2007)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4867951779813451239-8046121991384154524?l=annisaagamais.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://annisaagamais.blogspot.com/feeds/8046121991384154524/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4867951779813451239&amp;postID=8046121991384154524' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4867951779813451239/posts/default/8046121991384154524'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4867951779813451239/posts/default/8046121991384154524'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://annisaagamais.blogspot.com/2008/12/akhwat-sejati-dan-ruang-besar-tantangan.html' title='Akhwat Sejati dan Ruang Besar Tantangan Da&apos;wah'/><author><name>Girlsvaganza</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12767896418878963158</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VBnHk8jfpH4/SK7FPWvBzYI/AAAAAAAAAAc/64dFbStiR44/S220/salman.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4867951779813451239.post-1357296659568598585</id><published>2008-12-11T08:46:00.000-08:00</published><updated>2008-12-11T08:58:47.172-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='surat cinta'/><title type='text'>Surat Cinta tuk Muslimah ITB</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Dear Muslimah Institut Terbaik Bangsa,,,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga Engkaulah wanita paling bahagia dengan curahan kasih sayang Allah. Sebab tak ada 1 tarikan nafas pun yang kau hembuskan melainkan ada takdir yang dijalankanNya padamu, maka tunduklah pada Allah dalam setiap keadaan... &lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"...Sesungguhnya Aku tidak akan menyiakan amal orang-orang yang beramal shalih diantara kamu, baik laki=laki maupun perempuan" QS 3: 195&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudariku,&lt;br /&gt;Pandangilah hidup ini dengan tatapan optimis. Hidup adalah anugerah dan hidup hanya ada 1 kali saja, mak terimalah hadiah dari Rabb kita ini deangan senang dan jangan sia-siakan. Sambut pagi dengan basmallah dan senyum ceriamu. Sambut malam dengan hening dzikirmu. Kaulah inspirsi dan pemancar energi positif bagi lingkunganmu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudariku,&lt;br /&gt;Keselamatan agama dan kehormatan dirimu jauh lebih berharga dibandingkan berlian 603 karat sekalipun. Cerdasnya engaku calon ibu pendidik generasi penerus bangsa adalah lebih penting dari konferensi tingkat tinggi sekalipun. Sungguh tak ada kesenangan dunia yang bertahan lama, namun jika kita mengejar ridha Allah maka kesenangan akhir lah yang akan kita dapatkan selama-lamanya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;style&gt;nitions */  @font-face  {font-family:Georgia;  panose-1:2 4 5 2 5 4 5 2 3 3;  mso-font-charset:0;  mso-generic-font-family:roman;  mso-font-pitch:variable;  mso-font-signature:647 0 0 0 159 0;} @font-face  {font-family:"\0022";  panose-1:0 0 0 0 0 0 0 0 0 0;  mso-font-alt:"Times New Roman";  mso-font-charset:0;  mso-generic-font-family:roman;  mso-font-format:other;  mso-font-pitch:auto;  mso-font-signature:0 0 0 0 0 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal  {mso-style-parent:"";  margin:0in;  margin-bottom:.0001pt;  mso-pagination:widow-orphan;  font-size:12.0pt;  font-family:"Times New Roman";  mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} @page Section1  {size:8.5in 11.0in;  margin:1.0in 1.25in 1.0in 1.25in;  mso-header-margin:.5in;  mso-footer-margin:.5in;  mso-paper-source:0;} div.Section1  {page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable  {mso-style-name:"Table Normal";  mso-tstyle-rowband-size:0;  mso-tstyle-colband-size:0;  mso-style-noshow:yes;  mso-style-parent:"";  mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt;  mso-para-margin:0in;  mso-para-margin-bottom:.0001pt;  mso-pagination:widow-orphan;  font-size:10.0pt;  font-family:"Times New Roman";  mso-ansi-language:#0400;  mso-fareast-language:#0400;  mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;p class="MsoNormal" style=";font-family:georgia;" &gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;"katakanlah, kesenangan dunia hanya sebentar dan akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang bertaqwa, dan kamu tidak dianiaya sedikitpun" QS 4:77&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style=";font-family:georgia;" &gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style=";font-family:georgia;" &gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Kami yang berusaha mencintaimu karena Allah,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style=";font-family:georgia;" &gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Annisaa GAMAIS ITB&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4867951779813451239-1357296659568598585?l=annisaagamais.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://annisaagamais.blogspot.com/feeds/1357296659568598585/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4867951779813451239&amp;postID=1357296659568598585' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4867951779813451239/posts/default/1357296659568598585'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4867951779813451239/posts/default/1357296659568598585'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://annisaagamais.blogspot.com/2008/12/surat-cinta-tuk-muslimah-itb.html' title='Surat Cinta tuk Muslimah ITB'/><author><name>Girlsvaganza</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12767896418878963158</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VBnHk8jfpH4/SK7FPWvBzYI/AAAAAAAAAAc/64dFbStiR44/S220/salman.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4867951779813451239.post-4779985911020684606</id><published>2008-10-27T05:12:00.000-07:00</published><updated>2008-10-27T06:03:28.683-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='manfaat'/><title type='text'>pusaran manfaat</title><content type='html'>"Kemusliman kita semestinya menjadi pusaran-pusaran manfaat, yang orang lain dan kehidupan sekitar menaruh harapan besar pada jati diri kemusliman kita"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Muslimah yang dicintai Allah, ketika kita mengaku sebagai muslim(ah) maka satu hal yang akan ditanyakan kepada kita. Kemanfaatan apa yang bisa kita berikan kepada orang lain dan kehidupan sekitar kita? karena betapa banyak nikmat Allah yang diberikan kepada kita, potensi-potensi besar yang ada dalam diri kita. Maka itu semua dimaksudkan agar kita menjadi orang yang bermanfaat.&lt;br /&gt;Mulai dari akal kita. isilah ia dengan ilmu-ilmu Allah, ilmu-ilmu yang bermanfaat dan menambah keimanan kita, kemudian sebarkan dan ajarkan ilmu tersebut kepada orang lain. Maka bermanfaatlah ilmu tersebut.&lt;br /&gt;Kemudian lisan kita. Ketika ada teman kita yang lupa dan tidak sengaja bermaksiat, maka tegurlah ia dengan perkataan yang lembut dan penuh hikmah, ingatkanlah ia. Ketika teman kita bersedih, hiburlah ia dengan kata-kata pembangkit semangat. Maka bermanfaatlah lisan kita.&lt;br /&gt;Bagaimana dengan tangan kita. Ibu kita di rumah terlalu letih untuk mengurus rumah sendiri, maka bantulah pekerjaan ibu di rumah. Kita menulis hal-hal yang baik, ilmu-ilmu yang positif, itujuga menjadi manfaat bagi orang lain.&lt;br /&gt;Wah, masih banyak kemanfaatan yang bisa kita berikan kepada orang lain. Apalagi seorang wanita, biasanya adalah yang paling besar pengorbanannya. Lihat saja bagaimana ibu sangat penting dan mulia, dengan manfaat yang begitu besar pada anaknya, yang timbul dari rasa kasih dan sayangnya. Ibu adalah pusaran pengharapan bagi anaknya. Maka jadilah pusaran kebaikan bagi orang disekitar kita. ^__^&lt;br /&gt;Jadilah orang yang terbaik, seperti sabda Rasulullah SAW, " Sebaik-baik manusia, yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya"&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4867951779813451239-4779985911020684606?l=annisaagamais.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://annisaagamais.blogspot.com/feeds/4779985911020684606/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4867951779813451239&amp;postID=4779985911020684606' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4867951779813451239/posts/default/4779985911020684606'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4867951779813451239/posts/default/4779985911020684606'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://annisaagamais.blogspot.com/2008/10/pusaran-manfaat.html' title='pusaran manfaat'/><author><name>Girlsvaganza</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12767896418878963158</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VBnHk8jfpH4/SK7FPWvBzYI/AAAAAAAAAAc/64dFbStiR44/S220/salman.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4867951779813451239.post-7916484577866925757</id><published>2008-10-16T06:45:00.000-07:00</published><updated>2008-10-16T07:19:05.241-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ramadhan'/><title type='text'>Rindu Ramadhan</title><content type='html'>Girls, nggak kerasa ya Ramadhan tahun ini sudah berlalu? Beruntunglah orang yang untung, merugilah orang yang rugi, atas amalan-amalannya selama bulan Ramadhan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beruntunglah orang-orang yang berpuasa menahan lapar dan dahaganya, menjaga lisan, hati, jiwa dan seluruh anggota tubuhnya dari maksiat. Beruntunglah orang-orang yang menginfakkan hartanya, mensucikan hartanya. Beruntunglah orang-orang yang membaca, menghafalkan, merenungkan dan mengamalkan Al-Qur'an. Beruntunglah orang-orang yang mendekatkan diri kepada Allah dan keimanannya meningkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para muslimah yang dicintai Allah SWT, seorang muslim telah menjalani program penuh suplai nutrisi bagi hati, charge energi bagi keimanan dalam ruh, serta penyucian jiwa dan hartanya selama satu bulan Ramadhan. Kalau dalam ilmu kaderisasi, katanya untuk membiasakan suatu kebiasaan baik (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;good habbit&lt;/span&gt;), butuh waktu yang optimum selama 1 bulan penuh. Maka ketika kita telah meraih banyak kebaikan demi kebaikan di dalam 1 bulan ini, hal itu perlu kita pertahankan, bahkan kita tingkatkan pada 11 bulan selanjutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang telah merasakan kelezatan dan kenikmatan beramal shalih pada bulan ini, tak sepantasnya jika harus kembali pada pahitnya dosa dan kemaksiatan setelah itu. Ingatlah saudariku, diantara diterimanya amal shalih,adalah Allah SWT akan menolongmu untuk melakukan lebih banyak lagi amal kebaikan dan melakukannya dengan kontinyu (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;istiqomah&lt;/span&gt;).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut saran-saran agar kita dapat merealisasikan hal tersebut:&lt;br /&gt;1. Jangan sekali-sekali menunda shalat fardhu lima waktu&lt;br /&gt;2. Berikan perhatian khusus pada shalat shubuh&lt;br /&gt;3. Usahakan rutin membaca Al-Qur'an setiap hari, meskipun beberapa ayat saja&lt;br /&gt;4. Perbanyak dzikir, tafakkur, tadabbur, istighfar dan berdo'a, tunduk pada Allah SWT&lt;br /&gt;5. Lakukan shalat malam dengan konsisten, meski hanya sebentar&lt;br /&gt;6. Hindari gossip, adu domba dan membicarakan aib orang lain&lt;br /&gt;7. Bersihkan hati dari dengki&lt;br /&gt;8. Berikan satu tanganmu untuk mencintai orang lain, dan tangan yang lainnya untuk menolong orang yang membutuhkan&lt;br /&gt;9. Bersedekahlah dengan ikhlas (seribu rupiah tanpa ikhlas lebih tak bernilai dibandingkan sejuta rupiah dengan ikhlas ^_^ )&lt;br /&gt;10. Pererat hubungan dengan keluarga, sahabat dan teman-teman (terutama yang selalu mengajak kepada kebaikan dan mengingatkan pada Allah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga kita selalu merindukan Ramadhan selanjutnya, dimana setiap Ramadhan kita adalah Ramadhan yang istimewa, yang mengubah akhlak kita menuju ketaatan pada Allah SWT, semakin menjadi pribadi yang lebih baik, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;because life must be dynamic, moving forward, right&lt;/span&gt;? ^__^&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4867951779813451239-7916484577866925757?l=annisaagamais.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://annisaagamais.blogspot.com/feeds/7916484577866925757/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4867951779813451239&amp;postID=7916484577866925757' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4867951779813451239/posts/default/7916484577866925757'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4867951779813451239/posts/default/7916484577866925757'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://annisaagamais.blogspot.com/2008/10/rindu-ramadhan.html' title='Rindu Ramadhan'/><author><name>Girlsvaganza</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12767896418878963158</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VBnHk8jfpH4/SK7FPWvBzYI/AAAAAAAAAAc/64dFbStiR44/S220/salman.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4867951779813451239.post-3094198148224956462</id><published>2008-10-13T07:07:00.000-07:00</published><updated>2008-10-13T07:31:01.218-07:00</updated><title type='text'>cahaya di atas cahaya</title><content type='html'>&lt;span style="font-family: georgia;"&gt;&lt;span style="font-family: georgia;"&gt;&lt;span style="font-family: lucida grande;"&gt;"Allah adalah(ibarat) cahaya langit dan bumi. Perumpamaan cahayaNya adalah ibarat misykat. Dalam misykat itu ada pelita. Pelita itu di dalam kaca. Kaca itu laksana bintang berkilau. Dinyalakan dengan minyak dari pohon yang di berkahi pohon zaytun yang bukan di timur atau di barat, yang minyaknya saja hampir-hampir menyala dengan sendirinya, walau tiada api yang menyentuhnya. Cahaya diatas cahaya. Allah menuntun kepada cahayaNya, siapa saja yang Dia kehendaki. Dan Allah membuat perumpamaan bagi manusia. Sungguh Allah Mengetahui segala sesuatu." [Q.S.An Nuur:35]&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4867951779813451239-3094198148224956462?l=annisaagamais.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://annisaagamais.blogspot.com/feeds/3094198148224956462/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4867951779813451239&amp;postID=3094198148224956462' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4867951779813451239/posts/default/3094198148224956462'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4867951779813451239/posts/default/3094198148224956462'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://annisaagamais.blogspot.com/2008/10/cahaya-di-atas-cahaya.html' title='cahaya di atas cahaya'/><author><name>Girlsvaganza</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12767896418878963158</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VBnHk8jfpH4/SK7FPWvBzYI/AAAAAAAAAAc/64dFbStiR44/S220/salman.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4867951779813451239.post-5245903827810213507</id><published>2008-06-11T19:48:00.000-07:00</published><updated>2008-06-11T19:49:42.089-07:00</updated><title type='text'>Trik Memelihara Iman</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(255, 204, 255);"&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 204, 204);"&gt;Iman seorang manusia dapat naik dan turun. Iman perlu dijaga agar kita tidak sampai lengah terhadap godaan syetan. Iman layaknya pohon yang harus dijaga agar tetap subu dan kokoh, meskipun di musim kemarau sekalipun. Maka dari itu, perlu disiram air dan diberi pupuk agar tetap subur. Begitu pula dengan iman, siraman rohani agar tetap kuat. Berikut ini trik agar iman tetap kuat:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 204, 204);"&gt;1.  Muhasabatunnafsi, yaitu melakukan introspeksi diri. Mengidentifikasi apa saja kelemahan, kekurangan, dan kesalahan kita, lalu diperbaiki dengan sungguh-sungguh.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 204, 204);"&gt;2.  Riyadhah rhiyah, yaitu dengan membiasakan amalan-amalan sunnah seperti shaum sunnah, salat Dhuha, salat Tahajjud,dan amalan-amalan lain yang dapat menyuburkan ruhiyah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 204, 204);"&gt;3.  Tadabbur Al-Quran, yaitu membaca, memahami, menghayati, serta mengamalkan Al-Quran. Rasulullah saw pernah bersabda,”Sebaik-baik dari kalian adalah yang mempelajari Al-Qur’an, kemudian mengajarkannya.” (H.R. Bukhari)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 204, 204);"&gt;4.  Dzikrullah (banyak mengingat Allah). Dengan mengingat Allah, hati akan menjadi tentram. Ketentraman itu terasa dari jiwa ihsan, yaitu merasakan Allah selalu melihatnya sehinggga setiap aktivitas senantiasa ada dalam tataran fitrahnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 204, 204);"&gt;5.  Memperbanyak doa. Doa merupakan kekuatan orang muslim. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 204, 204);"&gt;6.  Mencintai fakir miskin dan anak yatim. Abu Hurairah r.a. bercerita, seseorang melaporkan kepada Rasulullah saw. tentang kegersangan qalbu yang dialami. Beliau menegaskan,” Bila engkau mau menghidupkan qalbumu, beri makanlah orang-orang miskin dan cintai anak yatim.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 204, 204);"&gt;Demikianlah trik agar iman kita tetap kuat. Bisa dicoba nih, triknya biar iman kita kuat dan Insya Allah bertambah kuat. Mau???&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4867951779813451239-5245903827810213507?l=annisaagamais.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://annisaagamais.blogspot.com/feeds/5245903827810213507/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4867951779813451239&amp;postID=5245903827810213507' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4867951779813451239/posts/default/5245903827810213507'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4867951779813451239/posts/default/5245903827810213507'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://annisaagamais.blogspot.com/2008/06/trik-memelihara-iman.html' title='Trik Memelihara Iman'/><author><name>Girlsvaganza</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12767896418878963158</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VBnHk8jfpH4/SK7FPWvBzYI/AAAAAAAAAAc/64dFbStiR44/S220/salman.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4867951779813451239.post-3883140420408230177</id><published>2008-06-11T19:41:00.000-07:00</published><updated>2008-06-11T19:47:24.580-07:00</updated><title type='text'>Ketika Yahudi Menunggu Subuh KIta</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;        Apa sih yang kita kerjakan di waktu subuh? Nyiapin buat kuliah? Atau olahraga terus nyantap sarapan pagi? Tapi sudahkah kita solat subuh berjamaah?&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;           &lt;/span&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Ada&lt;/st1:City&gt; cerita menarik dari Ustadz Syamsi Ali dari &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:state st="on"&gt;New York&lt;/st1:State&gt;&lt;/st1:place&gt;. Ustadz yang sudah tinggal lama di jantung komunitas Yahudi dunia ini pernah menyaksikan satu acara yang menghadirkan dua rabbi. Salah satu rabbi Yahudi pernah mengatakan bahwa sholat Jum’at harus diwaspadai karena sangat bias dijadikan satu wadah untuk bergerak dalam melakukan perlawanan terhadap Yahudi.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;           &lt;/span&gt;Bisa jadi, kecemasan Yahudi seperti ni yang dicemaskan banyak pemmpin sekuler dunia di mana masjid-masjid yang berdiri di wilayah mereka. Mereka pun memasang kamera pengintai yang dapat mengawasi isi khutbah para khatib.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;           &lt;/span&gt;Mendengar pembicaraaan rabbi pertama, rabbi kedua tertawa lantas berkata,”Janganlah takut, Saudaraku. Sholat Jum’at janganlah kita jadikan ukuran bahwa umat Islam sudah bersatu. Sholat Jum’at bukan pertanda bahwa mereka sudah bersatu, walau mereka biasanya memenuhi masjid di waktu siang. Walau jumlah mereka banyak, tapi sebenarnya mereka tercerai-berai.”&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;        &lt;/span&gt;Rabbi pertama lantas bingung dan bertanya, “Jika demikian, apa yang bisa kita jadikan tolok ukur bahwa mereka sudah bersatu-padu dan apa tanda-tanda bahwa mereka segera menghancurkan kita?”&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;          &lt;/span&gt;Rabbi kedua terhenyak dan kemudian dengan perlahan-seolah takut didengar orang-rabbi kedua berbisik,”Sholat Jum’at memang tidak bisa kita jadikan tolok ukur kekuatan mereka. Satu-satunya yang bisa kita jadikan tolok ukur , satu-satunya yang harus kita waspadai, satu-satunya yang harus kita cemaskan adalah jika orang-orang Islam itu sudah melaksanakan sholat Subuh berjamaah sebanyak mereka menunaikan sholat Jum’at. Bila sholat Subuh mereka sudah memenuhi masjid-masjid seperti halnya sholat Jum’at, maka barulah itu tanda-tanda akan datangnya kehancuran bagi kita. Di hari itu kita wajib waspada."&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;            Saudariku, betapa pentingnya shalat Subuh bagi seorang muslim. Tapi amat disayangkan bila shalat Subuh tidak dijadikan awal kekuatan kita sebagai seorang muslim. Dan amat disayangkan pula karena yang mengetahui kekuatan kita yang sebenarnya adalah bangsa Yahudi bukan muslim. Karenanya kita tidak dapat mengukur kekuatan kita sendiri, padahal di luar sana banyak musuh-musuh Islam yang menginginkan kehancuran Islam.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Wallahu 'alam&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4867951779813451239-3883140420408230177?l=annisaagamais.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://annisaagamais.blogspot.com/feeds/3883140420408230177/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4867951779813451239&amp;postID=3883140420408230177' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4867951779813451239/posts/default/3883140420408230177'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4867951779813451239/posts/default/3883140420408230177'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://annisaagamais.blogspot.com/2008/06/ketika-yahudi-menunggu-subuh-kita.html' title='Ketika Yahudi Menunggu Subuh KIta'/><author><name>Girlsvaganza</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12767896418878963158</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VBnHk8jfpH4/SK7FPWvBzYI/AAAAAAAAAAc/64dFbStiR44/S220/salman.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4867951779813451239.post-7997815727084952227</id><published>2008-05-22T06:09:00.000-07:00</published><updated>2008-05-23T05:05:21.474-07:00</updated><title type='text'>Refleksi Kebangkitan Nasional</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;20 Mei 2008, Indonesia memperingati 100 tahun hari kebangkitannya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;Meski ada yang berbeda pendapat bahwa bukan tahun 1908 saat berdirinya Budi Utomo kita bangkit, namun sejak berdirinya Sarekat Dagang Islam tahun 1905. Rasanya bukan itu pointnya. Sekarang kita sama-sama mengetahui kondisi bangsa yang tak kian maju ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;Kenapa tak maju-maju? Karena bangsa ini bahkan belum berdiri. Berarti belum sepenuhnya bangkit dari tidur panjangnya. Artinya juga kita masih terlena dengan dongeng kerajaan yang kaya raya yang baru dilepas oleh penjajah. Bangsa ini sebenarnya masih terjajah. Ruang politik dunianya masih dikontrol negara adidaya, seperti boneka mainan saja. Sumber daya alamnya yang terkenal melimpah ruah, sebenarnya tak sedikitpun mampu menjawab permasalahan kelaparan dan kemiskinan rakyatnya. Karena aset-aset berharganya telah dijajah pihak asing, yang tentu saja tak pernah memikirkan kesulitan rakyat dari negri yang dijajahnya. Ditambah lagi krisis pemimpin bangsa yang bersih, tegas, adil dan amanah. Bangsa ini sudah terpuruk, maka janganlah kita menambah kehancurannya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;Yang mengerikan untuk dibayangkan adalah bila para wanita justru menjadi penyebab kehancuran peradaban. Karena, bayangkan bila para wanita negeri ini justru stress dan tak tentu arah menyikapi permasalahan bangsa. Kemiskinan bisa membawanya menjadi pekerja seks, Na'udzubillahi mindzalik. Dari situ justru timbul masalah baru. Ia bisa mengidap penyakit AIDS begitupula para lelaki yang 'bermain' dengannya. Kalaupun tidak sakit, tapi kalau ia hamil lantas menggugurkan bayinya karena tidak punya uang untuk membiayai anaknya. Itu juga masalah sosial yang timbul akibat degradasi moral wanitanya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;Atau bila para ibu menjual anaknya ke preman jalanan agar mendapatkan uang demi menyambung hidup. Sang anak bukannya mengecap pendidikan yang baik disekolah malah belajar menipu dan menjambret dari preman. Bila sang istri selingkuh akibat suaminya tak mampu membelikannya kosmetik. Sehingga kehidupan rumah tangga dan anak-anaknya berantakan. Atau bila gadis remaja rela 'jalan' dengan lelaki hidung belang yang bisa memberinya uang untuk bayar sekolah atau sekedar jajan dan hidup hedonis. Generasi penerus bangsa semakin rusak, tak ada lagi yang mampu memberi solusi bagi permasalahan bangsa. Sehingga perlahan tapi pasti, bangsa ini bukannya maju malah jatuh dan mati.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="font-family: lucida grande;"&gt;Sejak seminggu yang lalu, saya googling dan baca berbagai opini tentang 100 tahun Indonesia. Kesimpulannya, masih banyak kekecewaan. Wajar. 100 tahun adalah angka yang besar untuk memperingati kebangkitan suatu bagsa. Tapi nyatanya : BBM naik hampir 30%, yang akan segera disusul dengan kenaikan bahan pokok dan angkutan umum. meski jutaan rakyat menolak dan berunjuk rasa, pemerintah seakan tak punya hati tuk menanggapi.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: lucida grande;"&gt;Pidato pak presiden yang menyoroti kemandirian bangsa, nampaknya hanya manis di bibir tapi pahit pada faktanya: indosat dikuasai singapura, XL garapan malaysia, Freeport masih diperpanjang kontraknya, beberapa ladang minyak digenggam Chevron, ExxonMobil, PetroChina, dll. Mana amanat UU bahwa kekayaan alam yang terkandung didalam bumi Indonesia ini dikuasai negara dan dimanfaatkan untuk seBESAR-BESAR kemakmuran rakyat?&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: lucida grande;"&gt;Saya juga sempat menonton acara perayaan 100 tahun kebangkitan nasional yang serba wah itu, ditengah himpitan yang ada. Rakyat yang kelaparan dan mungkin besok paginya harus ngantri minyak, dipaksa melihat presidennya tersenyum melihat hiburan aksi terjun payung para jendral TNI. Karena seluruh televisi serentak menayangkan acara itu. Sepanjang acara hanya hiburan. Nyanyi-nyanyi. Tidak ada refleksinya!&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: lucida grande;"&gt;Hari ini, 22 Mei, diadakan seminar 'Selamatkan Indonesia' di Aula Barat ITB. Acara yang dikelola oleh teman-teman dari FIM, GAMAIS dan Kabinet KM ini justru sangat menarik dan memiliki poin lebih dibandingkan perayaan di senayan itu. Memaknai kata 'Bangkit' dengan memulai dari membangun Pendidikan yang baik, aku rasa itu bisa jadi salah satu solusi dari permasalah bangsa saat ini. &lt;/p&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt; Salut sama Pak Ahmad Heryawan (Gubernur Jabar Terpilih) yang mau duduk bareng mahasiswa dan diskusi tentang pendidikan sebagai solusi memerangi kemiskinan. Karena memang untuk memutus mata rantai semua permasalahan bangsa, pendidikan adalah kuncinya. Karena apa yang dilakukan seseorang, tak akan mungkin melangkahi apa yang ada dalam otak/pikirannya. Kalau otaknya hanya sejengkal, tak mungkin ia melangkah sehasta. namun bila isi otaknya melebar jadi sehasta, maka ia pasti bisa melangkah sehasta pula. Seseorang tak mungkin bekerja untuk hidup sejahtera bila pengetahuannya rendah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt; Salut juga sama temen-temen penginisiasi Rumah Belajar KM. Semoga usaha membantu mendidik adik-adik yang tidak mampu itu memang bisa mendewasakan. Baik mendewasakan adik-adik muridnya, maupun para mahasiswa pengajarnya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="font-family: lucida grande;"&gt;Kembali ke 100 tahun Indonesia bangkit. Saya hanya seorang mahasiswa yang masih banyak mengeluh dan belum banyak berkontribusi. Terlepas dari sudah bangkit kah Indonesia atau belum? So, I just wanna keep struggle to have a better civilization of my nation.   &lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: lucida grande;"&gt;Saya yakin ditengah kelemahan pemimpin negeri ini masih ada sebagian diantara mereka yang benar-benar ingin negeri ini maju. Indonesia 2008 seperti ini. Mungkin Indonesia 2030 sebagaimana visinya yang sudah banyak dibayangkan para pemimpin, kehidupan bangsa ini benar-benar bisa lebih baik dari saat ini. Akankah?&lt;em&gt; It may be faster or longer. It depends on us as the agent of change, isn't it?&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: lucida grande;"&gt;&lt;em&gt;Wassalamu'alaikum Wr.Wb.&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: lucida grande;"&gt;&lt;em&gt;-------------------&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: lucida grande;"&gt;&lt;em&gt;Fahri : Pak, bolehkah saya meminjam uang pada bapak, untuk pengobatan adik saya yang sakit parah?&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: lucida grande;"&gt;&lt;em&gt;Bahadur : Hmm, lebih baik kau kerja saja padaku! Hasilnya pasti sangat besar bagi orang semiskin kamu! ayo, jual Narkoba dengan saya!&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: lucida grande;"&gt;&lt;em&gt;Fahri : astaghfirullahal'adzim...&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;em style="font-family: lucida grande;"&gt;( sekilas dialog dari teater anak Kampung 200 di seminar 'Selamatkan Indonesia' ^ ^)&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4867951779813451239-7997815727084952227?l=annisaagamais.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://annisaagamais.blogspot.com/feeds/7997815727084952227/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4867951779813451239&amp;postID=7997815727084952227' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4867951779813451239/posts/default/7997815727084952227'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4867951779813451239/posts/default/7997815727084952227'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://annisaagamais.blogspot.com/2008/05/dua-hari-lalu-indonesia-memperingati.html' title='Refleksi Kebangkitan Nasional'/><author><name>Girlsvaganza</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12767896418878963158</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VBnHk8jfpH4/SK7FPWvBzYI/AAAAAAAAAAc/64dFbStiR44/S220/salman.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4867951779813451239.post-4988667003275397106</id><published>2008-05-22T05:51:00.000-07:00</published><updated>2008-05-22T05:56:58.200-07:00</updated><title type='text'>Ku Tertegun dan Berharap</title><content type='html'>Apakah yang dibisikkan angin?&lt;br /&gt;yang bersemilir melintasi untaian zamrud khatulistiwa negriku..&lt;br /&gt;Ku tertegun&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Rabb,apa yang terjadi pada para ibu di negriku?&lt;br /&gt;apa yang terjadi pada para gadis remaja?&lt;br /&gt;apa yang terjadi pada para bocah perempuan kami?&lt;br /&gt;Adakah semua itu berdampak&lt;br /&gt;pada kehancuran dan kerusakan melanda negeri ini...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Rabb, Engkau Yang Maha Mengampuni&lt;br /&gt;Selamatkanlah kami dari kehancuran bangsa ini&lt;br /&gt;Selamatkanlah kaum perempuan sehingga tidak menjadi fitnah di bumi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jikalau kami berpaling dari fitrah kami&lt;br /&gt;Kembalikan kami ke jalanMu&lt;br /&gt;Dan jadikanlah kami bagian dari pembangun peradaban negeri ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya padaMu Ya Rabb,&lt;br /&gt;kami beribadah dan berharap&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4867951779813451239-4988667003275397106?l=annisaagamais.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://annisaagamais.blogspot.com/feeds/4988667003275397106/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4867951779813451239&amp;postID=4988667003275397106' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4867951779813451239/posts/default/4988667003275397106'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4867951779813451239/posts/default/4988667003275397106'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://annisaagamais.blogspot.com/2008/05/ku-tertegun-dan-berharap.html' title='Ku Tertegun dan Berharap'/><author><name>Girlsvaganza</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12767896418878963158</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VBnHk8jfpH4/SK7FPWvBzYI/AAAAAAAAAAc/64dFbStiR44/S220/salman.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4867951779813451239.post-5387442910378251024</id><published>2008-04-22T06:51:00.000-07:00</published><updated>2008-05-22T06:06:20.667-07:00</updated><title type='text'>Hari Kartini : 'Aisyah, pejuang wanita seluruh dunia</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; font-family: lucida grande; color: rgb(153, 51, 153);"&gt;Amru bin ‘Ash pernah diutus Rasulullah SAW untuk memimpin pasukan menuju Dzatus Salasil. Ia kemudian mendatangi Rasulullah dan bertanya, “ Siapakah orang yang paling engkau cintai? “&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; font-family: lucida grande; color: rgb(153, 51, 153);"&gt;“’Aisyah,” jawab beliau.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; font-family: lucida grande; color: rgb(153, 51, 153);"&gt;“Dari kaum laki-laki?”&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; font-family: lucida grande; color: rgb(153, 51, 153);"&gt;“Ayahnya (Abu Bakar)” (HR. Bukhari, Muslim, Tirmidzi)&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; font-family: lucida grande; color: rgb(153, 51, 153);"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; font-family: lucida grande; color: rgb(153, 51, 153);"&gt;‘Aisyah binti Abu Bakar ash-Shiddiq, siapa tak mengenal perempuan cantik, cerdas, shalihah dan dicintai Rasulullah SAW ini? &lt;i style=""&gt;Humairo&lt;/i&gt;, pipi putih kemerah-merahan adalah pujian Rasulullah pada kecantikannya. ‘Aisyah adalah anak dari sahabat dekat sekaligus istri yang paling istimewa bagi Nabi terakhir kita yang mulia. Maka ia mendapat gelar &lt;i style=""&gt;Ummul Mu’minin&lt;/i&gt; (Ibunya orang-orang mu’min). Bahkan bila kita ingin mencari pahlawan wanita yang benar-benar memperjuangkan hak-hak kaumnya di seluruh dunia, ‘Aisyah lah jawabannya.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; font-family: lucida grande; color: rgb(153, 51, 153);"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; font-family: lucida grande; color: rgb(153, 51, 153);"&gt;Saudariku, bila kita baca kembali gagasan-gagasan Kartini tentang emansipasi wanita, maka kesimpulannya hak perempuan yang harus diperjuangkan adalah hak memperoleh pendidikan yang sama. Di era Kartini (akhir abad 19), wanita-wanita negeri ini belum memperoleh kebebasan dalam berbagai hal. Mereka belum diizinkan untuk memperoleh pendidikan yang tinggi seperti pria bahkan belum diizinkan menentukan jodoh/suami sendiri, dan lain sebagainya. Padahal ‘Aisyah yang lahir 15 abad yang lalu sejak usia remajanya telah memikirkan tentang hak kaum perempuan itu.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; font-family: lucida grande; color: rgb(153, 51, 153);"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; font-family: lucida grande; color: rgb(153, 51, 153);"&gt;Dari segi pendidikan, Kartini hanya belajar sampai sekolah dasar tapi juga rajin membaca buku-buku tentang kemajuan wanita di Eropa. Sedangkan ‘Aisyah sejak kecil senang belajar, bahkan mampu menghafal ayat al-Qur’an yang didengarnya meskipun sedang asik bermain. Ia berkata,&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; font-family: lucida grande; color: rgb(153, 51, 153);"&gt;&lt;i style=""&gt;“Ketika aku masih kecil dan suka bermain, Rasulullah SAW menerima ayat berikut ini di Mekah, ‘Bahkan hari Kiamat itulah yang dijanjikan kepada mereka dan hari Kiamat itu lebih dahsyat dan pahit.’(QS.Al Qamar : 46) “&lt;/i&gt; (HR. Bukhari)&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; font-family: lucida grande; color: rgb(153, 51, 153);"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; font-family: lucida grande; color: rgb(153, 51, 153);"&gt;‘Aisyah beruntung karena memperoleh kehormatan untuk menjadi sahabat sekaligus istri terdekat Rasulullah sejak kecil hingga remaja. Sehingga ia dapat belajar langsung dari Rasulullah tentang Islam, dan ia banyak bertanya tentang hal-hal khusus yang dialami wanita. Bahkan Rasulullah menunjuk ‘Aisyah untuk mengajarkan Islam khusus bagi kaum perempuan. Maka ‘Aisyah selalu membantu para perempuan yang datang padanya dan menyampaikan persoalan mereka kepada Rasulullah SAW.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; font-family: lucida grande; color: rgb(153, 51, 153);"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; font-family: lucida grande; color: rgb(153, 51, 153);"&gt;Dari ayahnya, Abu Bakar, ‘Aisyah mewarisi keahlian bidang sastra dan syair. Ia juga menguasai sejarah bangsa-bangsa dan ilmu pengobatan. Keluasan ilmunya terlihat dari caranya berbicara dan bertingkah laku.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; font-family: lucida grande; color: rgb(153, 51, 153);"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; font-family: lucida grande; color: rgb(153, 51, 153);"&gt;‘Aisyah adalah satu-satunya perempuan yang termasuk periwayat hadits terbanyak. Ia mampu menghafal dan meriwayatkan 2.210 hadits dari sekitar 9 tahun perjalanan hidupnya bersama Rasulullah. Padahal sebagaimana fitrah seorang wanita, ia jarang keluar rumah dan berkesempatan lebih sedikit dalam menghadiri majelis-majelis illmu hadits dibandingkan laki-laki. Ia juga tidak memiliki kesempatan berkunjung ke kota-kota besar pusat ilmu pengetahuan, sebagaimana kesempatan itu dimiliki laki-laki. Ini membuktikan bahwa fitrah sebagai perempuan tidak menjadi penghalang bagi seorang perempuan dalam mencari ilmu, karena mereka tetap bisa berprestasi dan berkarya.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; font-family: lucida grande; color: rgb(153, 51, 153);"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; font-family: lucida grande; color: rgb(153, 51, 153);"&gt;Tentang perjuangannya mengangkat derajat kaum perempuan, terlihat dari pendapatnya yang banyak memberi kemudahan dan pembelaan bagi kaum perempuan.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify; font-family: lucida grande; color: rgb(153, 51, 153);"&gt;1.Bangsa Arab sangat bangga memanjangkan dan menyeret pakaiannya di atas tanah. Rasulullah melarang hal itu dengan bersabda,&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify; font-family: lucida grande; color: rgb(153, 51, 153);"&gt;&lt;i style=""&gt;“Barang siapa menyeret pakaiannya untuk menyombongkan diri, Allah tidak akan pernah memandangnya di hari kiamat” (HR Bukhari Muslim).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify; font-family: lucida grande; color: rgb(153, 51, 153);"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify; font-family: lucida grande; color: rgb(153, 51, 153);"&gt;Mendengar hal itu, ‘Aisyah bertanya kepada Nabi, “Bagaimana dengan pakaian perempuan? “&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify; font-family: lucida grande; color: rgb(153, 51, 153);"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify; font-family: lucida grande; color: rgb(153, 51, 153);"&gt;Beliau menjawab, &lt;i style=""&gt;“ Panjangkanlah sejengkal saja”&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify; font-family: lucida grande; color: rgb(153, 51, 153);"&gt;‘Aisyah bertanya lagi, “ Jika kaki mereka terlihat? “&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify; font-family: lucida grande; color: rgb(153, 51, 153);"&gt;Rasulullah berasabda, “ &lt;i style=""&gt;panjangkanlah sehasta, dan jangan lebih dari itu. “&lt;/i&gt; (HR. Tirmidzi, Nasa’I, Ibnu Majah, Ahmad, Darimi)&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify; font-family: lucida grande; color: rgb(153, 51, 153);"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify; font-family: lucida grande; color: rgb(153, 51, 153);"&gt;2. Islam memerintahkan agar perempuan dimintai persetujuan mereka sebelum dinikahkan. Rasulullah bersabda,&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify; font-family: lucida grande; color: rgb(153, 51, 153);"&gt;&lt;i style=""&gt;“ Seorang janda tidak boleh dinikahkan, kecuali ia dimintai pertimbangan. Seorang gadis juga tidak boleh dinikahkan hingga ia dimintai persetujuan. “&lt;/i&gt; (HR. Bukhari, Muslim, Nasa’i)&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify; font-family: lucida grande; color: rgb(153, 51, 153);"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify; font-family: lucida grande; color: rgb(153, 51, 153);"&gt;Akan tetapi karena sifat dasarnya pemalu, seorang gadis seringkali malu menyatakan persetujuannya. ‘Aisyah menyadari itu dan berkata, “ Wahai Rasulullah, seorang gadis cenderung malu”&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify; font-family: lucida grande; color: rgb(153, 51, 153);"&gt;Rasulullah pun bersabda, &lt;i style=""&gt;“ Jika ia diam, maka itulah tandanya bahwa ia rela (setuju).”&lt;/i&gt; (HR.Bukhari)&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify; font-family: lucida grande; color: rgb(153, 51, 153);"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify; font-family: lucida grande; color: rgb(153, 51, 153);"&gt;3. Salah satu tradisi jahiliah yang merendahkan kaum perempuan adalah tidak ada batasan jumlah talak dan rujuk yang boleh dilakukan suami dalam perceraian. Suami bebas menalak istrinya berkali-kali.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify; font-family: lucida grande; color: rgb(153, 51, 153);"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify; font-family: lucida grande; color: rgb(153, 51, 153);"&gt;Seorang perempuan yang mengalami hal ini mendatangi ‘Aisyah dan meminta solusi. ‘Aisyah belum bisa menjawab dan bertanya kepada Rasulullah. Rasulullah pun terdiam, hingga turun ayat.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify; font-family: lucida grande; color: rgb(153, 51, 153);"&gt;&lt;i style=""&gt;“Talak (yang dapat dirujuk) itu dua kali. (Setelah itu suami dapat ) menahan dengan baik, atau melepaskan dengan baik…” ( QS. Al Baqoroh :229)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify; font-family: lucida grande; color: rgb(153, 51, 153);"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify; font-family: lucida grande; color: rgb(153, 51, 153);"&gt;Sejak itu orang-orang memulai hitungan baru dalam talak yang mereka jatuhkan kepada istri mereka. (HR. Tirmidzi)&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify; font-family: lucida grande; color: rgb(153, 51, 153);"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify; font-family: lucida grande; color: rgb(153, 51, 153);"&gt;4. Abdullah bin Zubair pernah memfatwakan bahwa seorang perempuan yang berihram dalam haji maupun umroh, wajib memotong rambutnya sepanjang empat jari. Ketika ‘Aisyah mendengar fatwa itu, ia berkata,&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify; font-family: lucida grande; color: rgb(153, 51, 153);"&gt;&lt;i style=""&gt;“ Tidakkah kalian heran terhadap Ibnu Zubair ? Ia berfatwa bahwa seorang perempuan yang berihram harus memotong rambutnya sepanjang empat jari, padahal perempuan itu cukup memangkas ujung rambutnya saja.”&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; font-family: lucida grande; color: rgb(153, 51, 153);"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; font-family: lucida grande; color: rgb(153, 51, 153);"&gt;‘Aisyah bukan saja teladan perempuan dalam didang pendidikan. Dalam bidang rumah tangga, ia malah lebih sukses dibandingkan Kartini. Ia adalah istri yang selalu mendukung suaminya dan melayaninya dengan baik.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; font-family: lucida grande; color: rgb(153, 51, 153);"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; font-family: lucida grande; color: rgb(153, 51, 153);"&gt;Meskipun Rasulullah beristri banyak, ‘Aisyah berinteraksi dengan sikap lapang dada terhadap istri-istri yang lain. Ia justru meriwayatkan banyak pujian kepada para istri Rasulullah yang lain. Ia memahami poligami bukan sebagai penindasan terhadap kaum wanita, justru perlindungan lebih dan penghargaan terhadap mereka. Ia juga tidak pernah berghibah atau menyakiti perasaan orang lain.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; font-family: lucida grande; color: rgb(153, 51, 153);"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; font-family: lucida grande; color: rgb(153, 51, 153);"&gt;Dengan ketaatan pada suami yang dilandasi taat kepada Allah dan mengharap ridha Allah semata, kehidupan poligami ‘Aisyah dengan Rasulullah justru dipenuhi keberkahan dan hikmah yang luas. Hubungan ‘Aisyah dan Rasulullah tetap harmonis, bahkan Rasulullah pada akhir hayatnya berbaring dalam pangkuan ‘Aisyah.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; font-family: lucida grande; color: rgb(153, 51, 153);"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; font-family: lucida grande; color: rgb(153, 51, 153);"&gt;Saudariku yang shalihah, ‘Aisyah adalah pahlawan bagi semua kaum perempuan didunia. Ia membuktikan bahwa wanita bisa memiliki kedudukan yang sama dengan laki-laki tanpa meninggalkan fitrahnya sebagai wanita. Asalkan wanita tersebut mau terus belajar, tidak malu bertanya dan meluruskan niatnya beraktivitas adalah untuk mengharap keridhaan Allah.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; font-family: lucida grande; color: rgb(153, 51, 153);"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; font-family: lucida grande; color: rgb(153, 51, 153);"&gt;Cantik, cerdas, suci, lembut tetapi juga berani dan dicintai oleh suami termulia. Akhlak dan keluasan ilmunya adalah sumber inspirasi bagi seluruh wanita di dunia.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; font-family: lucida grande; color: rgb(153, 51, 153);"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; font-family: lucida grande; color: rgb(153, 51, 153);"&gt;Muslimah…&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 0.5in; font-family: lucida grande; color: rgb(153, 51, 153);"&gt;Kau akan mulia, dengan ilmu dan ketaatanmu pada Allah! : )&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4867951779813451239-5387442910378251024?l=annisaagamais.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://annisaagamais.blogspot.com/feeds/5387442910378251024/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4867951779813451239&amp;postID=5387442910378251024' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4867951779813451239/posts/default/5387442910378251024'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4867951779813451239/posts/default/5387442910378251024'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://annisaagamais.blogspot.com/2008/04/hari-kartini-aisyah-pejuang-wanita.html' title='Hari Kartini : &apos;Aisyah, pejuang wanita seluruh dunia'/><author><name>Girlsvaganza</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12767896418878963158</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VBnHk8jfpH4/SK7FPWvBzYI/AAAAAAAAAAc/64dFbStiR44/S220/salman.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4867951779813451239.post-8238765853042032497</id><published>2008-03-15T00:30:00.000-07:00</published><updated>2008-05-22T06:09:01.288-07:00</updated><title type='text'>Mengenal Allah lewat kromosom manusia</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(102, 102, 204);font-size:100%;" &gt;&lt;span style="font-family: lucida grande;"&gt;Dr. Ahmad Khan seorang peneliti lulusan Summa Cumlaude dari Duke University menemukan informasi lain selain konstruksi Polipeptida yang dibangun dari kodon DNA.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: lucida grande;"&gt;DNA (Deoxy Nucleotida Acid) sendiri merupakan materi genetik yang membawa informasi yang dapat diturunkan. Di dalam sel manusia DNA dapat ditemukan di dalam inti sel dan di dalam mitokondria. Di dalam inti sel, DNA membentuk satu kesatuan untaian yang disebut kromosom. Setiap sel manusia yang normal memiliki 46 kromosom yang terdiri dari 22 pasang kromosom somatik dan 1 pasang kromosom sex (XX atau XY)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: lucida grande;"&gt;Dalam dunia biologi dan genetika dikenal banyaknya DNA yang hadir tanpa memproduksi protein sama sekali.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: lucida grande;"&gt;Area tanpa produksi ini disebut Junk DNA atau DNA sampah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: lucida grande;"&gt;Kenyataannya DNA tersebut menurut Ahmad Khan jauh sekali dari makna sampah. Menurut hasil hasil risetnya, Junk DNA tersebut merupakan untaian firman-firman Allah sebagai pencipta serta sebagai tanda kebesaran Allah bagi kaum yang berpikir.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: lucida grande;"&gt;Setelah bekerjasama dengan adiknya yang bernama Imran, seorang yang ahli dalam analisis sistem, laboratorium genetiknya mendapatkan proyek dari pemerintah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: lucida grande;"&gt;Proyek tersebut awalnya ditujukan untuk meneliti gen kecerdasan pada manusia. Dengan kerja kerasnya Ahmad Khan berupaya untuk menemukan huruf Arab yang mungkin dibentuk dari rantai Kodon pada kromosom manusia. Sampai kombinasi tersebut menghasilkan ayat-ayat Al Qur’an. Akhirnya pada tanggal 2 Januari tahun 1999 pukul 2 pagi, ia menemukan ayat yang pertama “Bismillah ir Rahman ir Rahiim. “Iqra bismirrabbika ladzi Khalq”, “Bacalah dengan nama Tuhanmu yang menciptakan”. Ayat tersebut adalah awal dari surat Al-A’laq yang merupakan surat pertama yang diturunkan Allah kepada Nabi Muhammad di Gua Hira. Anehnya setelah penemuan ayat pertama tersebut ayat lain muncul satu persatu secara cepat. Sampai sekarang ia telah berhasil menemukan 1/10 ayat Alquran.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: lucida grande;"&gt;Ahmad Khan kemudian menghimpun penemuan-penemuannya dalam beberapa lembar kertas yang banyak memuat kode-kode genetika rantai kodon pada cromosome manusia yaitu; T, C, G, dan A masing-masing kode Nucleotida akan menghasilkan huruf Arab yang apabila dirangkai akan menjadi firman Allah yang sangat mengagumkan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: lucida grande;"&gt;(sumber : yenk.wordpress.com)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: lucida grande;"&gt;Subhanallah, bahkan tubuh kita saja menjadi saksi akan kebesaran Allah. Kalau orang atheis bilang, mereka bisa hidup tanpa ada Tuhan, maka amat salah ucapannya itu. Sel tubuh kita bahkan menunjukkan bahwa semua kita diciptakan oleh Dzat Yang Maha Sempurna dalam menciptakan manusia, yang Dia turunkan ayat-ayatNya lewat wahyu kepada nabiNya (al-Qur'an) juga dalam blue print manusia yaitu kromosom. Dan masih banyak lagi ciptaanNya yang menggambarkan keagungan Allah. Bagaimana ikan-ikan di laut bertasbih, pepohonan, gunung dan burung-burung bertasbih dengan caranya sendiri, matahari bertawaf mengelilingi black hole, bumi bertawaf mengelilingi matahari, semua tunduk pada Allah...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: lucida grande;"&gt;Sungguh Allah telah banyak memberi nikmat pada manusia, namun hanya sedikit yang bersyukur... semoga kita termasuk yang sedikit itu...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4867951779813451239-8238765853042032497?l=annisaagamais.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://annisaagamais.blogspot.com/feeds/8238765853042032497/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4867951779813451239&amp;postID=8238765853042032497' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4867951779813451239/posts/default/8238765853042032497'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4867951779813451239/posts/default/8238765853042032497'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://annisaagamais.blogspot.com/2008/03/mengenal-allah-lewat-kromosom-manusia.html' title='Mengenal Allah lewat kromosom manusia'/><author><name>Girlsvaganza</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12767896418878963158</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VBnHk8jfpH4/SK7FPWvBzYI/AAAAAAAAAAc/64dFbStiR44/S220/salman.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4867951779813451239.post-6552432195037350320</id><published>2008-02-08T23:26:00.000-08:00</published><updated>2008-02-08T23:29:19.513-08:00</updated><title type='text'>Like Water, Like Me</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Harlow Solid Italic&amp;quot;;"&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 51, 102);"&gt;“Dan Allah telah menciptakan semua jenis hewan dari air, maka sebagian dari hewan itu ada yang melata di atas perutnya dan sebagian berjalan dengan dua kaki, sedang sebagian (yang lain) berjalan dengan empat kaki; Allah menciptakan apa yang dikehendaki-Nya, sesungguhnya Allah Mahakuasa atas segala sesuatu.” (QS. An Nuur: 45)&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span class="gen"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;           &lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Di atas terdapat suatu ayat suci tentang penciptaan dan juga merupakan ayat yang sering digunakan oleh Harun Yahya untuk menentang para pemikiran evolusioner. Memang ada apa dengan ayat ini? Tentunya jika kita baca dengan cermat, tertulis bahwa ”....Allah telah menciptakan semua jenis hewan dari air....” Air? Apa maksudnya? Berikut akan dibahass lebih detail pada alinea selanjutnya.&lt;/span&gt;&lt;o:p style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;&lt;span class="gen"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Secara biologis, tubuh kita tersusun dari sejumlah sel yang akan membentuk jaringan. Kumpulan dari jaringan yang berbeda akan membentuk organ. Organ akan bekerja saling komplementer membentuk sistem organ. Sistem organ kemudian akan membentuk organisme. Inilah konsep dasar biologi. Tapi, apa hubungannya dengan air? Dalam tingkatan seluler, tubuh kita tersusun dari sel dan dalam tingkatan molekuler, sel sendiri tersusun dari molekul-molekul yang saling mendukung. Dalam sel, terdapat sitoplasma yang penyusunnya adalah air (75%) dan protein (25%). Dari satu sel saja, sudah dapat dilihat bahwa tubuh kita memang sebagian besar tersusun dari air. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;&lt;span class="gen"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Dalam sebuah buku yang berjudul &lt;i style=""&gt;The Miracle of True Water&lt;/i&gt;, dijelaskan bahwa air dapat berupa kristal yang dapat berubah bentuk sesuai dengan kondisi lingkungan di sekitarnya. Air dapat menjadi bentuk kristal heksagonal yang indah apabila dibasakan doa-doa dan dapat berubah bentuk yang tak karuan dan tidak indah jika didengarkan kata-kata kasar. Fenomena ini juga berimbas pada manusia yang sebagian besar tubuhnya tersusun dari air. Manusia akan lebih baik, sabar, tingkat keimanan dan ketakwaan tinggi jika lebih sering mendengar doa-doa dalam bentuk dzikir atau firman Allah dalam &lt;i style=""&gt;Holly Qur’an&lt;/i&gt;. Sebaliknya, manusia yang lebih sering mendengar umpatan yang kasar akan membuat manusia tersebut rusak dan tentunya bukan ini yang kita harapkan sebagai seorang muslim. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;&lt;span class="gen"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Salah satu bentuk nikmat dari kehadiran air adalah wudhu. Apakah pernah terlintas dalam pikiran kita, mengapa wudhu menggunakan air? Mengapa tidak menggunakan media lain? Dalam hal medis, ternyata wudhu dapat mempermudah regenerasi kulit yaitu penggantian sel yang lama dengan yang baru. Selain itu, air bekerja sama dengan Immunoglobulin A (IgA) dapat menjaga sterilitas dan infeksi. Hal ini didukung dengan fatwa Allah kepada nabi Musa a.s. ” ...Karena sesungguhnya barangsiapa yang berwudhu, maka di berada dalam keamanan-Ku.” &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;&lt;span class="gen"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Mungkin yang kita pikirkan sekarang hanyalah bentuk aplikasi dan manfaat dari adanya air. Tapi, sebenarnya masih ada yang dapat kita pelajari dari air, antara lain:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0cm; text-align: justify; text-indent: 18pt; line-height: 150%; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;img src="file:///C:/DOCUME%7E1/comp01/LOCALS%7E1/Temp/msohtml1/01/clip_image001.gif" alt="*" height="13" width="15" /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Air mengalir dari tempat yang tinggi ke tempat yang rendah. Maksudnya setinggi-tingginya manusia tersebut dalam hal jabatan, gelar, bahkan penghasilan, manusia harus tetap rendah hati karena manusia akan kembali ke tempat yang lebih rendah dari tempat berpijaknya sekarang, yaitu liang lahat. Lalu, bagaimana dengan air mancur? Air mancur merupakan fenomena di mana airdapat bergerak ke tempat yang lebih tinggi karena adanya usaha. Hal ini dapat kita amalkan juga bahwa manusia dapat menjadi lebih baik dengan adanya usaha. Bukankah Allah tidak akan merubah suatu kaum sebelumnya kaum tersebut merubah dirinya sendiri?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0cm; text-align: justify; text-indent: 18pt; line-height: 150%; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;img src="file:///C:/DOCUME%7E1/comp01/LOCALS%7E1/Temp/msohtml1/01/clip_image001.gif" alt="*" height="13" width="15" /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Air dapat berubah bentuk bahkan wujud menjadi padat, cair, bahkan gas. Hal ini dapat dicontoh oleh manusia yang dapat beradaptasi terhadap lingkungan sekitarnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0cm; text-align: justify; text-indent: 18pt; line-height: 150%;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: Symbol; color: rgb(51, 51, 255);" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;img src="file:///C:/DOCUME%7E1/comp01/LOCALS%7E1/Temp/msohtml1/01/clip_image001.gif" alt="*" height="13" width="15" /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Air mengikuti sebuah siklus. Sayangnya, ini tidak berlaku untuk manusia. Air yang berada di hulu akan menuju hilir dan bermuara ke lautan lepas. Setelah itu, akan mengalami kondensasi dan turun sebagai hujan di daerah hulu lalu berlanjut ke hilir dan seterusnya siklus ini terjadi. Tetapi, lain halnya dengan manusia. Setelah dilahirkan, manusia akan tumbuh besar, dewasa, menemui masa tuanya lalu meninggal dunia. Dan setelah berjumpa dengan alam kubur, manusia tidak akan kembali dilahirkan ke dunia dan tumbuh dewasa dan menjalani masa tua untuk ke dua kalinya. Itulah sunatullah! Itu pula yang menandakan bahwa manusia bukanlah zat yang sempurna dan kekal. Milik-Nyalah kesempurnaan dan kekekalan.&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; color: rgb(255, 153, 255);"&gt;&lt;i style=""&gt;Cause we lost it all&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; color: rgb(255, 153, 255);"&gt;&lt;i style=""&gt;Nothing last forever&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 255);"&gt;I’m sorry I can be perfect….&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4867951779813451239-6552432195037350320?l=annisaagamais.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://annisaagamais.blogspot.com/feeds/6552432195037350320/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=4867951779813451239&amp;postID=6552432195037350320' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4867951779813451239/posts/default/6552432195037350320'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4867951779813451239/posts/default/6552432195037350320'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://annisaagamais.blogspot.com/2008/02/like-water-like-me.html' title='Like Water, Like Me'/><author><name>Girlsvaganza</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12767896418878963158</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VBnHk8jfpH4/SK7FPWvBzYI/AAAAAAAAAAc/64dFbStiR44/S220/salman.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
